Cara Belajar Auditori Adalah Begini yang Tepat

cara belajar auditori
Cara Belajar Auditori

Haidunia.comCara belajar auditori mungkin sudah kita pahami bersama, utamanya bagi para pendidik. Bagi para guru yang masih membutuhkan informasi mengenai cara-cara belajar berdasarkan gaya belajarnya maka tepat sekali Anda telah berkunjung ke laman ini.

Cara belajar auditori yang dapat dipahami dengan baik, dan kemudian pemahaman tersebut dijadikan dasar untuk merencanakan pembelajaran oleh guru, maka besar kemungkinan akan berdampak positif terhadap hasil belajar atau capaian prestasinya.

Read More

Bagaimana pun juga hasil belajar peserta didik sangat dipengaruhi oleh cara mereka menyerap informasi ketika pembelajaran, sehingga macam-macam gaya belajar peserta didik juga perlu di identifikasi ciri-cirinya, termasuk ciri-ciri gaya belajar auditori yang akan kita ulas di laman ini.

Cara Belajar Auditori

Cara belajar auditori sebenarnya paling banyak dimiliki oleh para peserta didik. Sadar maupun tidak, jika kita mengamati murid kita disaat sedang menyerap informasi (apapun itu), maka kita sudah bisa menyimpulkan bahwa murid tersebut memiliki gaya belajar auditori atau tidak.

Namun pada umumnya pra pendidik tidak begitu menyadari bagaimana cara mereka menyerap informasi tersebut. Murid ataupun kita pada umumnya akan mendapatkan informasi melalui penglihatan (visual), menyimak dan berbicara (auditori) atau mempraktikkannya (kinestetik).

Agar informasi yang diterima tersebut dapat bertahan lama dalam rasa dan memori, maka seseorang biasanya akan secara dominan menggunakan salah satu dari visual, auditori, atau kinestetik.

Akan tetapi tetap ada kemungkinan lain, yaitu seseorang yang dapat menyerap informasi melalui perpaduan: visual- auditori, visual-kinestetik, auditori-kinestetik; atau perpaduan ketiganya secara merata, atau yang satu sedikit lebih dominan dari lainnya.

Baca Juga:  Pengembangan Modul Ajar Kurikulum Merdeka (Konsep dan Langkah langkahnya)

Lebih jelasnya mari kita simak ciri-ciri gaya belajar auditori yang sudah dicatat oleh para ahli.

Ciri-ciri Gaya Belajar Auditori

Ciri-ciri gaya belajar auditori yang paling mudah dideteksi adalah ketika murid memantapkan pemahaman pengetahuan mereka disaat proses belajar melalui cara mendengarkan suatu informasi yang disampaikan oleh guru maupun teman diskusinya.

Murid dengan gaya belajar auditori biasanya dapat mengikuti arahan dengan  baik. Selain itu juga memiliki tingkat konsentrasi yang lebih baik dengan cara mendengarkan musik atau gerakan di latar belakang. Atau juga dengan cara mengulang-ulang semuanya secara lisan kembali  demi memastikan informasi yang ditermanya telah dipahaminya dengan baik.

Peserta didik dengan gaya belajar auditori umumnya akan belajar dengan mendengar dan menyimak secara intensif. Beberapa ciri-cirinya yang perlu guru dan orang tua pahami antara lain:

(1) Murid dengan gaya belajar auditori cenderung lebih bisa menikmati diskusi dan membicarakan banyak hal dengan terlebih dahulu mendengarkan orang lain.

(2) Banyak mendapatkan pengetahuan dengan membaca secara keras
(3) Beberapa kali akan tampak bergumam atau berbicara dengan dirinya sendiri

(4) Memberikan komentar, seperti:
“Saya mendengarmu dengan jelas”
“Saya ingin anda mendengarkan”
“Ini terdengar bagus”

Tips Belajar Auditori

Nah, setelah kita memahami beberapa ciri-ciri gaya belajar auditori di atas, maka selanjutnya perlu juga dicoba beberapa saran berikut. Baik untuk Si Murid maupun bagi bapak ibu guru yang hendak mengajarnya.

  • Tips Belajar Auditori Untuk Guru 

(1) Murid dengan gaya belajar auditori ini  akan mengajukan  banyak  pertanyaan. Biasanya meminta lebih banyak penjelasan atau berharap guru dapat menjelaskannya dengan cara yang berbeda.

(2) Mereka mungkin akan membaca sedikit lebih lambat dan lebih suka membaca dalam suasana tenang.

Baca Juga:  Soal Pilihan Ganda Logika Matematika dan Jawabannya Kelas 11 Pdf

(3) Mereka dapat belajar lebih baik dengan orang-orang yang dapat memunculkan ide-ide, dan akan lebih baik jika mereka menggunakan audiobook, selain buku teks

(4) Penugasan yang baik meliputi: wawancara, laporan lisan parafrase konten. Hindari tes yang membutuhkan banyak tulisan, terutama tes yang berjangka waktu lama

(5) Para  pembelajar  ini  lebih  cocok  untuk  menunjukkan penguasaan hasil belajar dengan presentasi lisan, seperti dengan ujian lisan atau penulisan bebas (free writing) begitu mereka   mendengar  teks  yang  disampaikan, atau menggunakan alat-alat speech-to-text tools (fasilitas yang ada pada telpon genggam android)

  • Tips Belajar Auditori Untuk Murid 

(1) Gunakan asosiasi kata untuk fakta / tanggal.
(2) Dengarkan podcast/rekaman ceramah
(3) Gunakan video jika waktunya tepat.

(4) Bahas materi pelajaran dengan menyuarakannya
(5) Dengarkan buku audio
(6) Baca catatan dengan suara keras dan rekam
(7) Ulangi semua materi belajar dengan menyuarakannya bila menginginkannya
(8) Belajar dalam kelompok dengan cara berdiskusi.

Cara belajar auditori yang kami sampaikan semoga menambah manfaat. Jangan lupa kunjungi laman kami lainnya dengan tema pembahasan yang sangat menarik. Salam!

About Author

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *