Kumpulan Contoh Soal Objek IPA dan Pengamatannya Kelas 7 Beserta Jawabannya

soal objek IPA dan pengamatannya
Contoh soal objek IPA dan pengamatannya

Haidunia.com – Contoh soal objek IPA dan pengamatannya untuk kelas 7 ini sudah kami lengkapi beserta jawabannya. Sehingga memudahkan adik-adik pelajar dalam memahami materi objek IPA dan pengamatannya.

Contoh soal objek IPA dan pengamatannya yang kami bahas akan melengkapi materi-materi objek IPA dan pengamatannya, yang mana sudah dijelaskan oleh bapak/ibu guru biologi kalian saat kegiatan belajar di kelas.

Contoh soal objek IPA dan pengamatannya ini silahkan dijadikan referensi belajar dan bahan diskusi kalian bersama rekan-rekan dalam satu kelas. Silahkan baca dengan seksama dan bertanyalah pada guru kalian jika ada hal yang kurang dipahami.

Contoh Soal Objek IPA dan Pengamatannya

1. Perhatikan pernyataan berikut!

(1) Berhati-hati ketika melakukan pengukuran.

(2) Menggunakan alat ukur yang paling sederhana

(3) Pengukuran dilakukan beberapa kali.

(4) Pengukuran dilakukan secara cepat.

(5)Teliti dalam menggunakan dan membaca alat ukur.

Kesalahan dalam pengukuran dapat diminimalkan dengan cara ….

A. (1), (2), dan (4)
B. (1), (3), dan (5)
C. (2), (3), dan (4)
D. (2), (4), dan (5)

Jawaban: B

Kesalahan dalam pengukuran tidak dapat dihilangkan, tetapi dapat diminimalkan dengan cara berikut.

(i) Berhati-hati ketika melakukan pengukuran.

(ii) Pengukuran dilakukan beberapa kali. Semakin banyak mengulang pengukuran, kesalahan dalam pengukuran semakin kecil.

(iii) Teliti dalam menggunakan dan membaca alat ukur.

2. Seorang pengrajin sedang membuat miniatur pesawat yang dipesan oleh seorang pembeli. Agar perbandingan ukurannya benar-benar pas dengan pesawat sungguhan, alat ukur apa yang dapat digunakan untuk mengukur diameter pesawat?

A. Alat ukur yang dapat digunakan adalah jangka sorong karena memiliki ketelitian yang cukup tinggi

B. Alat ukur yang dapat digunakan adalah mistar karena mudah saat digunakan dan hasilnya cukup akurat

C. Alat ukur yang dapat digunakan adalah mikrometer sekrup karena memiliki ketelitian yang paling tinggi daripada alat lain

D. Alat ukur yang dapat digunakan adalah rol meter karena jangkauan skalanya cukup luas

Jawaban: C

Alat ukur yang dapat digunakan adalah mikrometer sekrup karena memiliki ketelitian yang sangat tinggi (0,01 mm).

3. Sebuah benda berukuran balok, diukur panjangnya menggunakan jangka sorong. Hasil pengukurannya adalah seperti gambar di bawah ini.

contoh soal objek ipa dan pengamatannya kelas 7
Gambar soal nomor 3

 

 

 

 

 

 

Berapakah panjang benda tersebut dalam satuan mm?

A. 31,9 mm
B. 31,8 mm
C. 32,9 mm
D. 32,5 mm

Jawaban: A

Hasil pengukuran dengan jangka sorong dapat diketahui dengan melihat skala utama dan skala nonius pada jangka sorong.

Skala utama menunjukkan 31 mm.

Skala nonius dipilih yang berimpitan dengan skala utama (pada gambar dilingkari merah). Skala noniusnya adalah 0,1 x 9 = 0,9 mm.

Jadi, panjang penghapus = skala utama + skala nonius = 31 mm + 0,9 mm = 31,9 mm.

4. Jumlah materi yang terkandung dalam suatu benda disebut ….

A. berat benda
B. massa benda
C. panjang benda
D. suhu benda

  • Jawaban: B

Massa benda adalah jumlah materi yang terkandung dalam suatu benda. Satuan standar untuk besaran massa adalah kilogram (kg). Misalnya, massa tubuhmu 52 kg, massa seekor kucing 3 kg, dll. Massa benda tidak akan mengalami perubahan meskipun kedudukannya berubah.

5. Berikut adalah alat ukur untuk massa benda, kecuali ….

Baca Juga:  Guru Dalam Serial Kepahlawanan, Motivasi Bagi Guru!

A. timbangan badan
B. neraca Ohaus
C. timbangan digital
D. termometer

Jawaban: D

Alat untuk mengukur massa benda adalah timbangan manual, timbangan digital, neraca Ohauss. Termometer adalah alat untuk mengukur suhu atau temperatur.

6. Perhatikan pernyataan berikut!

1) Meletakkan benda di piring beban.

2) Membaca hasil dari masing-masing lengan kemudian dijumlahkan.

3) Menggeser beban geser hingga mencapai setimbang (dimulai dari beban geser yang paling besar/di belakang).

4) Mengalibrasi neraca hingga posisi lengan mendatar saat semua beban geser di angka nol, dengan cara memutar sekrup kalibrasi.

Urutan menggunakan neraca Ohaus yang tepat adalah ….

A. 4) – 3) – 1) – 2)
B. 4) – 1) – 3) – 2)
C. 1) – 4) – 3) – 2)
D. 1) – 3) – 2) – 4)

Jawaban: B

Cara menggunakan neraca Ohaus yang tepat adalah sebagai berikut.

(i) Mengalibrasi neraca hingga posisi lengan mendatar saat semua beban geser di angka nol, dengan cara memutar sekrup kalibrasi. 4)

(ii) Meletakkan benda di piring beban. 1)

(iii) Menggeser beban geser hingga mencapai setimbang (dimulai dari beban geser yang paling besar/di belakang). 3)

(iv) Membaca hasil dari masing-masing lengan kemudian dijumlahkan. 2)

Jadi, urutan yang benar adalah 4) – 1) – 3) – 2).

7. Seorang bidan sedang mengukur berat dan tinggi badan bayi yang baru lahir. Hasil pengukurannya adalah sebagai berikut.

  • massa bayi = 2.500 g
  • tinggi badan bayi = 50 cm

Agar satuan yang digunakan sesuai dengan satuan standar, maka hasil pengukurannya menjadi ….

A. massa bayi = 25 kg; tinggi badan bayi = 5 m
B. massa bayi = 2,5 kg; tinggi badan bayi = 0,5 m
C. massa bayi = 2.500 g; tinggi badan bayi = 0,5 m
D. massa bayi = 2,5 kg; tinggi badan bayi = 50 cm

Jawaban: B

Besaran yang diukur adalah besaran panjang dan massa. Satuan standar untuk panjang adalah meter, sementara satuan standar untuk massa adalah kilogram. Jadi, agar satuannya sesuai dengan satuan standar, hasil pengukurannya diubah menjadi sebagai berikut.

massa bayi = 2.500 g = 2.500 : 1000 = 2,5 kg

tinggi badan bayi = 50 cm = 50 : 100 = 0,5 m

8. Pedagang sate membeli 20 kg daging kambing. Satuan lain yang biasa digunakan untuk massa adalah ….

A. sekon
B. meter
C. gram
D. ampere

Jawaban: C

Satuan standar (satuan SI) untuk massa adalah kilogram (kg). Satuan lain yang bisa digunakan untuk massa adalah gram (g), miligram (mg), ons untuk massa-massa yang kecil atau ton dan kuintal (kw) untuk massa-massa yang besar. Berikut konversi satuan-satuan tersebut ke satuan standar.

1 ton = 1.000 kg
1 kw = 100 kg
1 kg = 1.000 g
1 kg = 10 ons

Sekon atau detik adalah satuan standar untuk waktu. Meter adalah satuan standar untuk panjang. Ampere adalah satuan standar untuk kuat arus listrik.

9. Perhatikan gambar berikut!

soal objek ipa dan pengamatannya
Gambar soal nomor 9

 

 

 

 

 

 

 

Logam P memiliki massa sebesar … kg.

A. 1150
B. 1,15
C. 115
D. 11,5

Jawaban: B

Sisi kanan dan sisi kiri timbangan sudah setimbang. Oleh karena itu, massa logam P sama dengan total massa beban di sebelah kanan.

Massa logam P = 1000 g + 100 g + 50 g = 1150 g

Pada soal, satuan yang diminta adalah kg.

Baca Juga:  Tujuan Pendidikan Dasar Secara Umum & Menurut Undang-Undang

1 g = 1 kg/1000

massa logam P = 1150 x 1 kg/1000  = 1,15 kg

10. Perhatikan gambar berikut!

soal objek ipa dan pengamatannya
Gambar soal nomor 10

 

 

 

 

 

 

 

 

Jika satuan panjang yang digunakan ingin diubah agar lebih ringkas, pengubahan atau konversi satuan yang benar menjadi ….

A. 1,2 m
B. 200 dm
C. 12 mm
D. 0,12 km

Jawaban: A

Tinggi jendela 120 cm. Jika satuannya diubah maka:

(i) diubah menjadi meter (m) >> 120 cm = 120 : 100 = 1,2 m

(ii) diubah menjadi centimeter (cm) >> 120 cm = 120 : 10 = 12 dm

(iii) diubah menjadi milimeter (mm) >> 120 cm = 120 x 10 = 1200 mm

(iv) diubah menjadi kilometer (km) >> 120 cm = 120 : 100.000 = 0,0012 km

Jadi, pengubahan atau konversi satuan yang benar adalah 1,2 m.

11. Jarak antara rumah Budi dan sekolah adalah 2 km. Berapakah jaraknya jika dinyatakan dalam satuan m?

A. 20 m
B. 200 m
C. 2000 m
D. 20.000 m

Jawaban: C

10 x 10 x 10 = 1.000

Diketahui 1 km = 1.000 m

Jarak rumah Budi dan sekolah = 2 km = 2 x 1.000 m = 2.000 m

12. Seorang ibu mengukur suhu anaknya yang sedang demam. Setelah termometer diangkat dari ketiak anak, diketahui hasilnya sebagai berikut.

soal objek ipa dan pengamatannya
Gambar soal nomor 12

 

 

 

 

 

 

Suhu yang ditunjukkan oleh termometer tersebut adalah ….

A. 37,0 °C
B. 37,5 °C
C. 38,0 °C
D. 38,5 °C

Jawaban: B

Termometer digunakan untuk mengukur suhu. Satuan standar untuk suhu adalah Kelvin (K). Termometer pada gambar adalah termometer badan, yang biasa digunakan untuk mengukur suhu badan. Suhu badan normal manusia berada di antara 36 °C – 37 °C. Oleh karena itu, skala pada termometer badan tidak dimulai dari nol, tetapi dari suhu yang mendekati suhu badan normal.

Berdasarkan skala pada termometer pada soal (dilingkari merah pada gambar), suhu yang ditunjukkan adalah 37,5 °C.

13. Perhatikan gambar di bawah ini!

soal objek ipa dan pengamatannya
Gambar soal nomor 13

Bagaimana cara menentukan volume dari tempat pensil tersebut?

A. Caranya adalah mengukur panjang, lebar, dan tinggi tempat pensil dengan menggunakan penggaris. Hasil pengukuran kemudian dimasukkan ke dalam perhitungan.

B. Caranya adalah memasukkan tempat pensil ke dalam air dan menghitung perubahan volume air sebelum dan sesudah tempat pensil dimasukkan.

C. Caranya adalah memasukkan tempat pensil ke dalam gelas ukur dan lihat volume tempat pensil pada skala.

D. Caranya adalah menimbang tempat pensil menggunakan timbangan. Volume tempat pensil sama dengan nilai massanya.

Jawaban: A

Tempat pensil tersebut memiliki bentuk yang beraturan, yaitu berbentuk balok. Rumus volume balok adalah

volume = panjang x lebar x tinggi

Panjang, lebar, dan tinggi balok dapat diketahui dengan cara mengukurnya menggunakan penggaris. Setelah masing-masing nilainya diketahui, masukkan ke dalam perhitungan sesuai rumus di atas.

14. Dalam kehidupan sehari-hari, volume zat cair biasanya dinyatakan dalam satuan ….

A. centimeter (cm) dan milimeter (mm)
B. centimeter (cm) dan mililiter (mL)
C. milimeter (mm) dan liter (L)
D. mililiter (mL) dan liter (L)

Jawaban: D

Dalam kehidupan sehari-hari, volume zat cair biasanya dinyatakan dalam satuan mililiter (mL) dan liter (L). Misalnya, saat membeli air mineral, pada kemasannya akan tertulis volume air, ada yang 240 mL, 600 mL sampai 1,5 L.

15. Saat memasukkan garam ke dalam air, besaran yang dapat digunakan untuk menggambarkan banyaknya garam di dalam air adalah ….

Baca Juga:  Tes Wawasan Kebangsaan (50 Contoh Soal TWK Dan Jawabannya Pdf)

A. volume air
B. volume larutan
C. massa gula terlarut
D. konsentrasi larutan

Jawaban: D

Saat memasukkan garam ke dalam air, kita sedang membuat larutan garam. Besaran yang dapat digunakan untuk menggambarkan banyaknya garam di dalam air adalah konsentrasi larutan. Pada contoh larutan garam, konsentrasi larutan dapat ditentukan dengan rumus :

K = masa terlarut/Volume pelarut

16. Laju pertumbuhan tanaman adalah besaran turunan yang berasal dari besaran pokok ….

A. waktu dan suhu
B. suhu dan massa
C. panjang dan massa
D. panjang dan waktu

Jawaban: D

Laju pertumbuhan tanaman adalah besaran turunan yang berasal dari besaran pokok panjang dan waktu.

Rumus laju pertumbuhan = pertambahan tinggi/ selang waktu

17. Seorang siswa menanam kacang hijau dalam pot. Pada awal pengukuran, tinggi kecambah dari permukaan tanah adalah 2 cm. Selang 5 hari kemudian, tinggi kecambah menjadi 7 cm. Laju pertumbuhannya adalah ….

A. 1 cm/hari
B. 1 m/hari
C. 2 cm/hari
D. 2 m/hari

Jawaban: A

Diketahui:
pertumbuhan tinggi = 7 cm – 2 cm = 5 cm
selang waktu = 5 hari

Ditanyakan:
laju pertumbuhan

Jawab:
Laju pertumbuhan = pertumbuhan tinggi/ selang waktu
​=  5 cm/ 5 hari
=1 cm/hari

18. Rika ingin membeli minuman di minimarket. Terdapat suatu produk minuman dengan dua pilihan kemasan, yaitu 250 ml untuk kemasan gelas plastik dan 2 L untuk kemasan botol besar. Harga minuman dalam kemasan gelas plastik adalah Rp2.000,00 dan kemasan botol Rp15.000,00. Kemasan manakah yang harganya lebih ekonomis?

A. gelas plastik
B. kemasan botol besar
C. keduanya sama saja
D. tidak dapat ditentukan

Jawaban: B

Jika Rika membeli minuman dengan kemasan gelas plastik, maka harga minuman per liternya sebagai berikut.

1 L = 1.000 mL = 4 x 250 mL

Harga = 4 x Rp2.000,00 = Rp8.000,00 per liter.

Jika membeli kemasan botol besar, maka harga minuman per liternya sebagai berikut.

Harga = Rp 15.000 / 2 L = Rp7.500,00 per liter.

Jadi, agar lebih ekonomis, Rika dapat memilih kemasan botol besar dengan harga yang lebih murah.

19. Seorang penambang ingin mengukur volume sebuah emas yang bentuknya tidak teratur. Diketahui massa jenis emas adalah 19 g/cm3. Pengukuran apakah yang tepat dilakukan dan bagaimana caranya?

A. Pengukuran yang tepat adalah pengukuran tidak langsung. Caranya adalah dengan terlebih dahulu menimbang massa emas, kemudian volume emas dapat dihitung dengan rumus v = m/ρ

B. Pengukuran yang tepat adalah pengukuran tidak langsung. Caranya adalah dengan menimbang massa emas karena volume emas sama saja dengan massa emas

C. Pengukuran yang tepat adalah pengukuran tidak langsung. Caranya adalah memasukkan emas ke dalam gelas ukur

D. Pengukuran yang tepat adalah pengukuran langsung dengan menggunakan timbangan

Jawaban: A

Untuk mencari volume emas dapat dilakukan dengan pengukuran tidak langsung. Karena massa jenis emas diketahui, kita dapat mengetahui volume emas dari perhitungan matematis sebagai berikut: v = m/ρ, dengan ρ = massa jenis, m = massa, dan v = volume. Massa emas diukur dengan menggunakan timbangan.

Contoh soal objek IPA dan pengamatannya yang kami berikan semoga menambah pengetahuan kalian. Selanjutnya silahkan pelajari materi kami yang lain, di antaranya soal klasifikasi makhluk hidup. Selamat belajar dan semoga kamu berhasil menjadi murid berprestasi.

About Author

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *