Contoh Soal SKB Arsiparis CPNS 2021 dan Pembahasan

contoh soal SKB Arsiparis Kearsipan CPNS 2021 dan Pembahasan
contoh soal SKB Arsiparis Kearsipan CPNS 2021 dan Pembahasan

Contoh Soal SKB Arsiparis (Kearsipan) CPNS 2021 – Hallo calon arsiparis muda!!! Saya ucapkan selamat, karena Anda berhasil masuk ke laman ini. Karena kami sebentar lagi akan berbagi materi yang sangat penting bagi keberhasilan Anda dalam tes seleksi CPNS tahun anggaran 2021 ini.

Contoh soal SKB arsiparis CPNS 2021 dan pembahasan yang akan kami sajikan tidak lain adalah untuk mendukung kesuksesan Anda. Kami berharap, apa yang kami bawakan berdampak positif bagi Anda, sehingga menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) di tahun 2021 ini bukan mimpi.

Read More

Tentunya sebelum Anda sampai ke tahap tes Seleksi Kompetensi Bidang (SKB), pastikan Anda telah lulus persyaratan administrasi calon tenaga kearsipan. Setelah lulus administrasi Anda juga harus berhasil melewati tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD).

Okey, sebelum menguraikan contoh soal SKB Arsiparis CPNS 2021, kita perlu mengulik beberapa hal yang penting sebagai pengayaan pengetahuan Anda yang akan bertugas menjadi seorang pegawai kearsipan.

Formasi Arsiparis (Kearsipan) CPNS 2021

Formasi CPNS 2021 telah dirilis oleh masing-masing instansi, baik kementerian pusat maupun pemerintah provinsi dan kabupaten/kota. Termasuk yang cukup banyak peluang adalah formasi arsiparis pada CPNS 2021 ini.

Beberapa instansi yang sudah memastikan pembukaan formasi untuk arsiparis antara lain; Kementerian Luar negeri (2 formasi), Pemda DKI (1 formasi), Kemen- PANRB (1 formasi) dan banyak instansi lain. Anda tentunya bisa mencari informasi lainnya, dan bisa memilih instansi yang Anda harapkan untuk bergabung di sana.

Adapun persyaratan pendidikan untuk formasi arsiparis, sebagaimana yang dirilis oleh Kemen-PANRB, seperti yang kami capture dari kanal sosmed Kemen-PANRB;

Kualifikasi pendidikan Arsiparis CPNS 2021
Kualifikasi pendidikan formasi Arsiparis CPNS 2021

Untuk menjadi tenaga kearsipan setidaknya Anda memiliki kualifikasi pendidikan;

  • S-1 Ilmu Administrasi Negara
  • D-IV Kearsipan
  • D-IV Pengelola Arsip Dan Rekaman Informasi
  • D-IV Manajemen Rekod dan Arsip

Selanjutnya silahkan Anda pelajari materi berikut sebelum mencoba contoh soal SKB Arsiparis yang menjadi menu utama kita di laman ini.

Materi SKB Kearsipan CPNS 2021

Materi SKB Kearsipan CPNS 2021 bisa kita rujuk dari surat Kemen-PANRB No B570/M.SM. 01.00/2020 tentang Materi Pokok Soal Seleksi Kompetensi Bidang dengan CAT. Berikut kami capture isi dari surat tersebut;

Materi SKB Arsiparis CPNS 2021
Materi SKB Arsiparis CPNS 2021

Dalam surat tersebut disebutkan ada dua jabatan fungsional untuk arsiparis, yaitu arsiparis ahli pertama dan arsiparis terampil. Adapun kompetensi yang diharapkan di dasarkan pada referensi Permen-PANRB Nomor 48 Tahun 2014.

Adapun materi SKB arsiparis ahli pertama dan arsiparis terampil relatif sama. Contoh soal SKB Arsiparis yang kami bawakan juga mencu pada kisi-kisi tersebut. Perhatikan tabel berikut;

Jabatan Fungsional Materi SKB Arsiparis
  • Arsiparis Ahli Pertama
  • Arsiparis Terampil
Kemampuan umum:
Peraturan perundang-undangan tentang kearsipanKemampuan Khusus:
Pengelolaan Arsip Dinamis: Pengurusan Surat dan Tata Naskah DinasPengelolaan Arsip Dinamis: Pemberkasan Arsip

Pengelolaan Arsip statis: Layanan Arsip statis

Pengelolaan Arsip Statis: Pengelolaan Arsip statis

Pembinaan Kearsipan: Penilaian kinerja JFA

Silahkan Anda perhatikan dengan seksama mengenai kisi-kisi materi SKB Arsiparis sebagaimana di atas. Kami perlu sampaikan lagi mengenai tujuan dari tes seleksi kompetensi bidang, yaitu:

“SKB sebagaimana dimaksud dalam Pasal 31 huruf c dilakukan untuk menilai kesesuaian antara kompetensi bidang yang dimiliki oleh pelamar dengan standar kompetensi bidang sesuai dengan kebutuhan Jabatan. (Permen-PANRB Nomor 27 Tahun 2021)”

Ringkasan Materi SKB Arsiparis

Berikut kami bawakan ringkasan materi sesuai kisi-kisi di atas;

Undang-undang tentang Arsiparis

  • Peraturan Arsip Nasional Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2020 tentang Organisasi Dan Tata Kerja Arsip Nasional Republik Indonesia
  • Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2009 tentang Kearsipan
  • Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 48 Tahun 2014 Tentang Jabatan Fungsional Arsiparis

Pengertian Arsip

Arsip adalah rekaman kegiatan atau peristiwa dalam berbagai bentuk dan media sesuai dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang dibuat dan diterima oleh lembaga negara, pemerintah daerah, lembaga pendidikan, perusahaan, organisasi politik, organisasi kemasyarakatan, dan perseorangan dalam pelaksanaan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Penyelenggaraan kearsipan adalah keseluruhan kegiatan meliputi kebijakan, pembinaan kearsipan, dan pengelolaan Arsip dalam suatu sistem kearsipan daerah yang didukung oleh sumber daya manusia, prasarana dan sarana, organisasi kearsipan, dan pendanaan.

Jenis Arsip dan Pengelolaannya

a. Arsip Dinamis

Arsip yang dipergunakan secara langsung dalam perencanaan, pelaksanaan, penyelenggaraan kehidupan kebangsaan pada umumnya atau dipergunakan secara langsung dalam penyelenggaraan administrasi negara.

Singkatnya dapat dikatakan bahwa arsip dinamis adalah arsip-arsip yang masih dipergunakan secara langsung dalam kegiatan perkantoran sehari-hari.

Selanjutnya arsip dinamis menurut fungsi dan kegunaannya dapat dibedakan menjadi :

(1) Arsip aktif

Arsip-arsip yang masih sering dipergunakan bagi kelangsungan kerja. Jadi, arsip aktif masih ada ditempat-tempat / unit pengolah dalam suatu kantor/organisasi.

(2) Arsip semi aktif

Arsip-arsip yang frekuensi penggunaannya sudah mulai menurun. Arsip semi aktif maksudnya arsip-arsip dalam masa transisi secara aktif dan inaktif.

(3) Arsip inaktif atau semi statis

Arsip-arsip yang jarang sekali dipergunakan dalam proses pekerjaan sehari-hari.

b. Arsip statis

Arsip yang tidak dipergunakan secara langsung untuk perencanaan, penyelenggaraan kehidupan kebangsaan pada umumnya maupun untuk penyelenggaraan sehari-hari administrasi negara.

Singkatnya dapat dikatakan bahwa arsip statis adalah arsip-arsip yang sudah tidak dipergunakan secara langsung dalam kegiatan perkantoran sehari-hari.

Peranan Kearsiapan

Sebagai sumber informasi, maka arsip dapat membantu mengingatkan dalam rangka pengambilan keputusan secara cepat dan tepat mengenai sesuatu masalah. Oleh sebab itu, menurut Sedarmayanti (2003:19) dapat disimpulkan bahwa peranan arsip adalah sebagai :

(1) Alat utama ingatan organisasi

(2) Bahan atau alat pembuktian (bukti otentik)

(3) Bahan dasar perencanaan dan pengambilan keputusan

(4) Barometer kegiatan suatu organisasi mengingat setiap kegiatan pada umumnya menghasilkan arsip

(4) Bahan informasi kegiatan ilmiah lainnya

Tujuan Kearsipan

Tujuan arsip secara umum adalah untuk menjamin keselamatan bahan pertanggungjawaban nasional tentang rencana, pelaksanaan dan penyelenggaraan kehidupan kebangsaan, serta untuk menyediakan bahan pertanggungjawaban tersebut bagi kegiatan pemerintah (Sedarmayanti, 2003:19).

Tujuan kearsipan adalah agar dapat dengan mudah dan cepat ditemukan kembali, arsip terawat dengan baik dan tersimpan rapi, terjamin keselamatannya dengan sistem tertentu.

Ciri-ciri Sistem Kearsipan yang Baik

Sistem kearsipan mempunyai tujuan yaitu menjamin keselamatan arsip dan penyedia kembali arsip dengan cepat ketika dibutuhkan. Untuk mencapai tujuan instansi (baik pemerintah maupun swasta) harus mampu menjalankan suatu sistem kearsipan yang baik.

Menurut Wursanto (2000:32) sistem kearsipan yang dijalankan oleh suatu instansi dikatakan baik apabila mempunyai ciri-ciri sebagai berikut :

(1) Mudah dilaksanakan

Sistem kearsipan harus mudah dilaksanakan, sehingga tidak menimbulkan kesulitan baik dalam penyimpanan, pengambilan maupun dalam pengembalian arsip-arsip.

(2) Mudah dimengerti

Sistem kearsipan harus mudah dimengerti oleh para pegawai kearsipan sehingga tidak menimbulkan banyak kesalahan dalam pelaksanaannya.

(3) Murah/ekonomis

Sistem kearsipan yang diselenggraakan harus mudah/ekonomis baik dalam penegeluaran dana/biaya maupun dalam pemakaian tenaga, peralatan atau perlengkapan arsip.

(4) Tidak memakan tempat

Tempat penyimpanan dapat berupa ruangan, bangunan atau gudang (gedung arsip), rak arsip, lemari dan sebagainya terlepas dari jenis dan bentuk tempat yang dipergunakan pada dasarnya.

(5) Mudah dicapai

Sistem kearsipan yang dilaksanakan hendaknya cocok atau sesuai dengan jenis dan luas lingkup kegiatan organisasi. Suatu sistem kearsipan yang baik bagi suatu organisasi belum tentu baik atau cocok apabila dilaksanakan oleh organisasi lain.

(6) Fleksibel atau luwes

Fleksibel atau luwes artinya sistem filling yang digunakan dapat diterapkan disetiap satuan organisasi dan dapat mengikuti perkembnagan organisasi. Organisasi pada umumnya bersifat dinamis (berkembang). Jadi jangan sampai filling yang dilaksananakan setiap saat berubah karena perkembangan organisasi.

(7) Dapat mencegah kerusakan dan kehilangan arsip

Salah satu tujuan kearsipan adalah menyimpan dengan baik, memelihara dan mencegah dari berbagai macam bentuk kerusakan. Arsip-arsip harus terpelihara dari berbagai macam bentuk kerusakan yang disebabkan oleh binatang, serangga, rayap, dan kelembapan udara.

(8) Mempermudah pengawasan

Untuk mempermudah pengawasan dalam bidang kearsipan, sistem kearsipan akan dilaksanakan dibantu dengan mempergunakan berbagai macam perlengkapan/peralatan misalnya, Kartu Indeks, Lembar Pengantar, Lembar Tunjuk Silang, Kartu Pinjaman Arsip atau Out slip dan sebagainya.

Demikian ringkasan materi SKB Kearsipan CPNS 2021 yang kami bawakan. Tentunya masih ada beberapa materi yang perlu Anda sendiri perkaya sebelum mencoba mengerjakan contoh soal SKB Arsiparis CPNS 2021 berikut ini!

Contoh Soal SKB Kearsipan CPNS 2021 dan Pembahasan

Soal nomor 1
Tujuan utama dari sistem kearsipan adalah ….

A. kerapihan dokumen
B. mendapatkan data secara cepat dan tepat
C. kelestarian dokumen
D. koleksi dokumen negara
E. menjaga kerahasiaan dokumen negara

Jawaban: B
Tujuan utama sistem kearsipan adalah agar mendapatkan kembali data/dokumen yang dibutuhkan secara cepat dan tepat.

Soal nomor 2
Sistem Geografis/Wilayah dalam bidang kearsipan merupakan sistem penyimpanan di dasarkan pada ….

A. alamat surat
B. urutan nama wilayah
C. subjek masalah dalam satu wilayah
D. asal wilayah surat/dokumen dikirim
E. abjad wilayah

Jawaban: A
Sistem wilayah/geografis merupakan suatu sistem penyimpanan arsip yang didasarkan pada pembagian wilayah atau daerah yang menjadi alamat suatu surat.

Soal nomor 3
Anda akan menyimpan arsip secara lateral, maka ….

A. dokumen akan saya susun mendatar pada rak/laci yang tidak dalam
B. dokumen akan saya susun dalam posisi tegak lurus berderet ke belakang
C. dokumen akan saya susun berdasarkan umur suatu arsip
D. dokumen akan saya susun berdiri dan berderet menyamping
E. dokumen saya tempatkan dalam stopmap folio dan diberi identitas

Jawaban: D
Ada tiga cara penempatan atau penyimpanan arsip, yaitu; pengarsipan horizontal, vertikal, dan lateral. Yang dimaksud dengan pengarsipan lateral adalah penempatan atau penyimpanan arsip/dokumen/map secara berdiri (lateral) dimana arsip disusun berderet menyamping.

Soal nomor 4
Salah satu Arsip yang di bawah tanggung jawab Anda akan dipinjam untuk berbagai keperluan. Setelah lembar pinjam arsip anda buat rangkap tiga, maka lembar kedua akan disimpan oleh ….

A. Anda sendiri sebagai arsiparis
B. sekretaris
C. pihak peminjam
D. tempat arsip yang dipinjam
E. ticler file

Jawaban: C
Cukup jelas, lembar kedua harus diserahkan pihak peminjam dan diserahkan kembali ke arsiparis setelah arsip dikembalikan.

Contoh soal 5
Salah satu bentuk mitigasi untuk mencegah terjadinya kehilangan arsip akibat peminjaman yang tidak tertib maka dapat digunakan tools ….

A. kartu indeks
B. kartu tunjuk silang
C. out slip
D. buku arsip
E. ticler file

Jawaban: C
Lembar pinjam arsip (out slip) adalah lembaran/formulir yang digunakan untuk mencatat setiap peminjaman arsip

Soal nomor 6
Perhatikan tabel langkah-langkah pengelolaan arsip berikut:

Langkah Aktivitas kerja

i

Mengindeks arsip yang akan dipinjam

ii

Menuju tempat penyimpanan

iii

Kenali arsip yang diminta atau yang diperlukan

iv

Telusuri dengan menggunakan kartu indeks

v

Menempatkan out slip di tempat arsip yang diambil

vi

Mengisi bon peminjam
vii Menyerahkan arsip kepada yang memerlukan

Urutan langkah yang benar dalam menemukan kembali arsip yang disimpan pada sistem subjek adalah ….

A. i – ii – iii – iv – v – vi – vii
B. ii – iv – iii – i – vi – v – vii
C. iii – i – iv – ii – v – vi – vii
D. iii – i – iv – ii – vi – v – vii
E. iii – iv – ii – i – v – vi – vii

Jawaban: D
Cukup jelas!

Soal nomor 7
Kegiatan instansi yang ditransmisikan secara elektronik melalui sambungan komputer dalam proses dokumentasi disebut ….

A. file transfer protocol
B. document type definition
C. optical character recognition
D. electronic data interchange
E. database record

Jawaban: D
Proses dokumentasi kegiatan instansi yang ditransmisikan secara elektronik disebut electronic data interchange

Soal nomor 8
Dokumen berikut yang akan Anda kategorikan ke dalam arsip yang bernilai keuangan adalah….

A. cek
B. data penjualan
C. ATM
D. buku tabungan
E. invoice

Jawaban: A
Karena cek bisa langsung dicairkan untuk mendapatkan dana.

Soal nomor 9 
Anda merasa lebih mudah menemukan kembali arsip yang disimpan berdasarkan isi dari dokumen yang disimpan. maka sebaiknya penyimpanan arsip menggunakan sistem ….

A. sistem klasifikasi
B. sistem subjek
C. sistem kronologi
D. sistem wilayah
E. sistem nama

Jawaban: B
Cukup jelas!

Soal nomor 10
Arsip yang digunakan secara langsung dalam kegiatan pencipta arsip dan disimpan selama jangka waktu tertentu adalah ….

A. arsip dinamis
B. arsip vital
C. arsip aktiv
D. arisp inaktiv
E. arsip statis

Jawaban: A
Jawaban didasarkan pada UU Nomor 43 Tahun 2019 tentang Kearsipan

Contoh Soal SKB Arsiparis CPNS 2021 Nomor 11-20

Soal nomor 11
Pengertian dari arsip inaktiv adalah ….

A. arsip yang frekuensi penggunaannya tinggi dan/atau terus menerus

B. arsip yang frekuensi penggunaannya telah menurun

C. arsip yang keberadaannya merupakan persyaratan dasar bagi kelangsungan operasional pencipta arsip, tidak dapat diperbarui, dan tidak tergantikan apabila rusak atau hilang.

D. arsip yang digunakan secara langsung dalam kegiatan pencipta arsip dan disimpan selama jangka waktu tertentu.

E. adalah arsip yang tidak termasuk dalam kategori arsip terjaga

Jawaban: B
Jawaban didasarkan pada pengertian arsip dalam UU Nomor 43 Tahun 2019 tentang Kearsipan

Soal nomor 12
Pihak yang mempunyai kemandirian dan otoritas dalam pelaksanaan fungsi, tugas, dan tanggung jawab di bidang pengelolaan arsip dinamis disebut ….

A. Unit pengolah arsip
B. Unit kearsipan
C. Pencipta arsip
D. Penyelenggaraan kearsipan
E. Unit pemusnahan arsip

Jawaban: C
Pengertian pencipta arsip terdapat dalam UU Nomor 43 Tahun 2019 tentang Kearsipan, yakni sebagaimana option jawaban C.

Soal nomor 13
Sistem jaringan informasi dan sarana pelayanan arsip secara nasional yang dikelola oleh ANRI dalam UU Nomor 43 Tahun 2019 dikenal dengan sebutan ….

A. SKN
B. SIKN
C. DPA
D. JRA
E. JIKN

Jawaban: E
Jaringan informasi kearsipan nasional yang selanjutnya disingkat JIKN adalah sistem jaringan informasi dan sarana pelayanan arsip secara nasional yang dikelola oleh ANRI.

Soal nomor 14
Perhatikan jenis-jenis arsip berikut:

(1) arsip vital
(2) arsip aktif
(3) arsip inaktif
(4) arsip statis
(5) arsip terjaga

Pengelolaan arsip dinamis meliputi nomor ….
A. (1), (2), (4)
B. (2), (4), (5)
C. (1), (3), (4)
D. (3), (4), (5)
E. (1), (2), (3)

Jawaban: E
Pengelolaan arsip dinamis disebutkan dalam pasal 9, meliputi; (1) arsip vital; (2) arsip aktif; dan (c) arsip inaktif.

Soal nomor 15
Sistem penyandian untuk menentukan lokasi masing-masing dokumen atau berkas adalah ….

A. tesaurus
B. faset
C. notasi
D. indexing
E. filling

Jawaban: C
Sistem notasi merupakan sistem penyandian untuk menentukan lokasi dokumen

Soal nomor 16
Manajemen keamanan arsip harus mempertimbangkan tingkat sensitivitas dan berharganya sebuah informasi. Maka untuk hal tersebut, perencanaan manajemen keamanan arsip perlu menggunakan pendekatan ….

A. error alarm
B. assesment risiko
C. removable
D. nonremovable
E. First in firs out

Jawaban: B
Pendekatan assesment risiko digunakan jika sebagian besar dokumen mengandung informasi penting dan sensitif jika diketahui publik.

Soal nomor 17
Di bawah ini adalah metode pemusnahan dokumen rahasia yang dinilai ekonomis, bersih, nyaman, dan tidak terulangkan adalah ….

A. pembuburan
B. pembakaran
C. metode kimia
D. pencacahan
E. pembekuan

Jawaban: A
Metode pembuburan merupakan metode pemusnahan dokumen dengan cara dicampur air kemudian dicacah lalu dialirkan melalui saringan. Metode ini dinilai sebagai yang paling ekonomis, bersih dan nyaman.

Soal nomor 18
Pernyataan yang tepat mengenai nilai administratif adalah ….

A. nilai yang diberikan kepada pemberi arsip
B. nilai yang dimiliki arsip dari pencipta arsip
C. nilai penuh dalam kegiatan administratif
D. nilai sementara pada sebuah arsip
E. nilai ekonomis arsip itu sendiri

Jawaban: B
Nilai administratif merupakan nilai yang dimiliki arsip terhadap instansi pencipta arsip  dalam melakukan kegiatannya.

Soal nomor 19
Cara menambah koleksi arsip melalui aktivitas sumbangan, transfer, pembelian atau pinjaman termasuk dalam pengertian ….

A. finding aids
B. akuisisi
C. konservasi
D. preservasi
E. retaksasi

Jawaban: B
Aktivitas akuisisi arsip merupakan cara menambah koleksi arsip dengan cara menerima materi kearsipan melalui sumbangan, transfer, pembelian atau pinjaman.

Soal nomor 20
Menurut Anda, sistem kearsipan yang baik adalah seperti berikut, kecuali ….

A. mudah dilaksanakan
B. mudah dimengerti
C. murah/ekonomis
D. luwes/fleksibel
E. sulit dijangkau

Jawaban: E
Sistem kearsipan haruslah mudah dicapai oleh para petugas, sehingga harus disimpan ditempat yang tepat mengikuti sistematika yang berlaku.

Demikian pembahasan kita mengenai contoh soal SKB arsiparis CPNS 2021 dan jawabannya. Semoga yang kami bawakan benar-benar berdampak positif bagi keberhasilan Anda menjadi ASN tahun ini. Tidak lupa kami mengingatkan untuk mempelajari contoh-contoh soal CPNS 2021 yang di laman haidunia.com ini. Seperti; Contoh Soal CPNS Kemampuan Verbal; TIU 2021 dan Pembahasan, Soal Figural CPNS 2021 dan Jawabannya, Contoh TIU HOTS!, dan masih banyak materi lain yang dapat Anda jadikan rujukan. Sekali lagi, kami doakan semoga Anda sukses pada tahun CPNS 2021 ini!

Related posts