Arti Kejujuran Dalam Islam

Arti Kejujuran Dalam Islam
Arti Kejujuran Dalam Islam

Haidunia.com – Arti kejujuran dalam Islam kadang kala menjadi pertanyaan yang sering diajukan oleh guru di sekolah. Oleh karenanya arti kejujuran dalam Islam yang kami sajikan dalam laman ini salah satu tujuannya adalah dalam rangka membantu menjawab pertanyaan mengenai pengertian jujur menurut Islam.

Arti kejujuran dalam Islam itu sendiri bisa kita lacak dari pengertian kata jujur. Pengertian kejujuran menurut Islam pastinya tidak akan lepas dari akar katanya, yaitu jujur!

Jujur artinya kecenderungan untuk berbuat atau berperilaku yang sesungguhnya. Mari kita kupas pengertian kejujuran menurut Islam dan menurut perspektif para ahli melalui artikel di laman haidunia.com yang singkat ini.

Arti Kejujuran Dalam Islam Menurut Ahli

Arti kejujuran dalam Islam bisa kita lacak dari pendapat para ahli. Berikut adalah arti kejujuran menurut beberapa pakar yang relevan untuk kita kemukakan.

Pengertian jujur menurut Suparman (2011):

Beliau mendefinisikan kata jujur sebagai kecenderungan untuk berbuat atau berperilaku yang sesungguhnya dengan apa adanya, tidak berbohong, tidak mengada-ada, tidak menambah dan tidak mengurangi, serta tidak menyembunyikan informasi.

Pengertian bersikap jujur menurut Jamani, Arkanudin, & Syarmiati (2013):

Bersikap jujur menurut beliau adalah berkata apa adanya, terbuka, konsisten dengan apa yang dikatakan dan dilakukan, berani karena benar, serta dapat dipercaya.

Pengertian jujur menurut Lestari dan Adiyanti (2012):

Jujur adalah menyampaikan fakta dengan benar dan berupaya mendapatkan sesuatu dengan cara yang benar. Sehingga bentuk dari perilaku jujur adalah menyampaikan kebenaran dan bertindak fair atau adil.

Pengertian kejujuran akademik menurut Koellhoffer (2009): 

Jika kita berbicara mengenai kejujuran akademik, berarti jujur dalam peraturan pendidikan. Seseorang yang secara akademis jujur yaitu tidak melakukan tindakan plagiarisme, yang berarti tidak menyalin pekerjaan orang lain atau tidak menggunakan pekerjaan orang lain tanpa izinnya (Koellhoffer, 2009).

Atau dengan kata lain, kejujuran akademik adalah suatu perilaku dalam lingkup akademik yang dilakukan dengan mengedepankan kebenaran atau kenyataan yang ada, tidak berbuat curang atau berbohong, berkata yang sebenarnya, tidak menyembunyikan suatu informasi apapun, serta bertindak sesuai dengan peraturan yang ditetapkan di lingkungan sekolah.

Pengertian Jujur Secara Bahasa

Pengertian jujur dalam Islam bisa kita lacak dari akar kata kejujuran. Kejujuran adalah sifat yang melekat dalam diri seseorang dan merupakan hal penting untuk dilakukan dalam kehidupan sehari-hari.

Menurut Tabrani Rusyan, arti jujur dalam bahasa Arab merupakan terjemahan dari kata shidiq yang artinya benar, dapat dipercaya. Dengan kata lain, jujur adalah perkataan dan perbuatan sesuai dengan kebenaran.

Jujur merupakan induk dari sifat-sifat terpuji (mahmudah). Jujur juga disebut dengan benar, memberikan sesuatu yang benar atau sesuai dengan kenyataan (Rusyan, 2006)

Sedangkan pengertian kejujuran menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia berasal dari kata” jujur” yang mendapat imbuhan ke-an, yang artinya “lurus hati, tidak berbohong, tidak curang, tulus atau ikhlas” (Badri, 2008)

Dapat disimpulkan bahwa kejujuran adalah suatu pernyataan atau tindakan yang sesuai dengan faktanya sehingga dapat dipercaya dan memberikan pengaruh bagi kesuksesan seseorang.

Dalam konteks pembangunan karakter di sekolah, kejujuran menjadi amat penting untuk menjadi karakter anak-anak Indonesia saat ini. Karakter ini dapat dilihat secara langsung dalam kehidupan di kelas, semisal ketika anak melaksanakan ujian. (Kesuma dkk, 2011)

Baca Juga:  Contoh Soal Program Linear Kelas 11 dan Jawabannya

Menurut Albert (2017) kejujuran adalah mengakui, berkata atau memberikan sebuah informasi yang sesuai dengan kenyataan dan kebenaran. Dengan fenomena atau realitas seseorang akan memperoleh gambaran yang jelas.

Sedangkan kejujuran menurut The Six Pillars Of Character (dalam Is dkk, 2017) adalah bentuk karakter yang membuat seseorang menjadi berintegritas, jujur dan loyal.

Adapun teori pendidikan kejujuran menurut pendapat Al- Ghazali (dalam Is dkk, 2017) ada lima bentuk yaitu:

(1) jujur dalam ucapan/lisan;

(2) jujur dalam kemauan/niat atau kehendak;

(3) jujur dalam bercita-cita (obsesi)

(4) jujur dalam menempati janji atau cita- cita;

(5) jujur dalam perbuatan, beramal, dan bekerja.

Berdasarkan uraian diatas maka kejujuran adalah perilaku yang didasari atas upaya menjadikan pribadi sebagai orang yang selalu dapat dipercaya, baik perkataan, tindakan, maupun pekerjaan didasari tulus dan ikhlas.

Pengertian Kejujuran dalam Perspektif Islam

Kejujuran itu ada pada ucapan, juga ada pada perbuatan, sebagaimana seorang yang melakukan suatu perbuatan, tentu sesuai dengan yang ada pada batinnya

Seorang yang berbuat riya‟ tidaklah dikatakan sebagai orang yang jujur karena dia telah menampakkan sesuatu yang berbeda dengan apa yang dia sembunyikan (di dalam batinnya).

Begitu pula orang munafik tidaklah dikatakan sebagai seorang yang jujur karena dia menampakkan dirinya sebagai seorang yang bertauhid, padahal sebaliknya. Jujur adalah sifat penting bagi Islam.

Salah satu pilar Aqidah Islam adalah Jujur. Kejujuran adalah perhiasan orang berbudi mulia dan orang yang berilmu. Oleh sebab itu, sifat jujur sangat dianjurkan untuk dimiliki setiap umat Rasulullah SAW. Hal ini sesuai dengan firman Allah;

“Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanah kepada yang berhak menerimanya. (Q.S. An-Nisa: 58).”

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengkhianati Allah dan Rasul-Nya dan janganlah kamu mengkhianati amanah- amanah yang dipercayakan kepadamu, sedang kamu mengetahui. (Q.S. Al-Anfal: 27).”

Dari dua ayat tersebut didapat pemahaman bahwa manusia,  selain dapat berlaku tidak jujur terhadap dirinya dan orang lain, adakalanya berlaku tidak jujur juga kepada Allah dan Rasul-Nya.

Baca Juga:  Makna dan Lirik Lagu Hymne Guru Menurut Islam

Maksud dari ketidakjujuran kepada Allah dan Rasul-Nya adalah tidak memenuhi perintah mereka. Dengan demikian, sudah jelas bahwa kejujuran dalam memelihara amanah merupakan salah satu perintah Allah dan dipandang sebagai salah satu kebajikan bagi orang yang beriman.

Pengertian Kejujuran sebagai Sebuah Nilai dan Kemaslahatan

Jujur sebagai sebuah nilai merupakan keputusan seseorang untuk mengungkapkan (bentuk perasaan, kata-kata dan/atau perbuatan) bahwa realitas yang ada tidak dimanipulasi dengan cara berbohong atau menipu orang lain untuk keuntungan dirinya.

Makna jujur lebih jauh dikorelasikan dengan kebaikan (kemaslahatan). Kemaslahatan memiliki makna kepentingan banyak, bukan kepentingan diri sendiri atau kelompoknya, tetapi semua orang yang terlibat.

Arti kejujuran dalam Islam yang kami bawakan semoga dapat menjawab pertanyaan yang diajukan oleh bapak/ibu guru kalian. Silahkan Anda pelajari kembali sebagai bentuk pengayaan pengetahuan tentang makna sebuah kejujuran.

About Author

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1 comment