Mengenal Perbedaan Finance dan Accounting, Sudah Tahu?

perbedaan finance dan accounting

Perbedaan Finance dan Accounting – Bagi anda yang terjun ke dunia perusahaan pasti tahu kalau peran finance dan accounting tidak dapat diremehkan. Kedua disiplin ini sering kali dianggap sama, tapi sebenarnya antara finance dan accounting memiliki perbedaan loh, apa saja perbedaan finance dan accounting? berikut penjelasannya.

Finance vs. Accounting: Apa Perbedaannya?

Salah satu perbedaan utama antara finance dan accounting adalah ruang lingkup pekerjaan mereka. Accounting lebih berfokus pada pencatatan, pengukuran, dan pelaporan transaksi keuangan yang telah terjadi. Termasuk pembuatan laporan keuangan seperti neraca, laporan laba rugi, dan laporan arus kas. Accounting berperan sebagai catatan sejarah keuangan perusahaan.

Read More

Di sisi lain, finance lebih bersifat proyeksi dan perencanaan. Finance mencoba untuk memahami bagaimana keputusan finansial saat ini akan mempengaruhi masa depan perusahaan. Ini melibatkan perencanaan anggaran, proyeksi pendapatan, analisis investasi, dan strategi keuangan jangka panjang.

Perbedaan berikutnya adalah dari sisi tujuan, accounting bertujuan untuk menghasilkan informasi yang akurat dan dapat dipercaya tentang keuangan perusahaan. Informasi ini digunakan oleh berbagai pihak, termasuk pemilik, manajemen, investor, dan pihak berkepentingan lainnya, untuk mengambil keputusan yang informasional tentang bisnis.

Di sisi lain, tujuan dari finance adalah untuk mengelola sumber daya keuangan perusahaan secara efisien dan mengoptimalkan nilai perusahaan. Finance berfokus pada penilaian risiko dan pengambilan keputusan finansial yang cerdas untuk mencapai tujuan bisnis jangka panjang.

Peran Finance dan Accounting

Selain itu antara finance dan accounting juga memiliki peran yang berbeda-beda.

Accounting memiliki peran penting dalam bisnis. Beberapa peran utama dari fungsi akuntansi termasuk:

  1. Pencatatan Transaksi: Mencatat setiap transaksi bisnis, termasuk pembelian, penjualan, dan transaksi lainnya.
  2. Pelaporan: Menyiapkan laporan keuangan seperti neraca, laporan laba rugi, dan laporan arus kas.
  3. Audit: Memastikan bahwa catatan keuangan akurat dan sesuai dengan standar akuntansi yang berlaku.

Adapun finance, memiliki peran yang lebih strategis. Beberapa peran utama dari fungsi keuangan termasuk:

  1. Perencanaan Keuangan: Membuat rencana keuangan jangka panjang dan mengidentifikasi sumber daya yang diperlukan.
  2. Manajemen Risiko: Mengidentifikasi, mengevaluasi, dan mengelola risiko finansial yang mungkin dihadapi perusahaan.
  3. Pengambilan Keputusan Investasi: Menganalisis proyek-proyek investasi dan menentukan apakah mereka layak atau tidak.

Hubungan Antara Finance dan Accounting

Meskipun finance dan accounting berbeda, keduanya saling terkait dalam menjalankan fungsi bisnis. Bagaimana antara finance dan accounting saling berkolaborasi:

  • Informasi Dasar: Finance bergantung pada data akuntansi yang akurat untuk membuat keputusan finansial yang tepat. Tanpa informasi akuntansi yang benar, perencanaan keuangan yang baik tidak mungkin dilakukan.
  • Pelaporan Keuangan: Accounting menghasilkan laporan keuangan yang menjadi dasar bagi finance untuk menganalisis kinerja perusahaan dan mengidentifikasi area yang memerlukan perbaikan.
  • Anggaran: Finance menggunakan informasi akuntansi untuk membangun anggaran yang realistis, yang akan menjadi pedoman bagi departemen-departemen lain dalam perusahaan.
  • Pajak dan Kepatuhan: Finance bekerja sama dengan accounting dalam mengelola pajak dan memastikan bahwa perusahaan mematuhi peraturan perpajakan yang berlaku.

Peran Profesional dalam Finance dan Accounting

Untuk lebih memahami perbedaan antara finance dan accounting, kita juga perlu mempertimbangkan peran profesional yang bekerja dalam kedua bidang ini.

Akuntan (Accountants): Akuntan adalah individu yang bekerja dalam disiplin accounting. Mereka bertanggung jawab untuk mencatat, mengklasifikasikan, dan menginterpretasikan data keuangan perusahaan. Akuntan juga terlibat dalam menyusun laporan keuangan dan memastikan bahwa perusahaan mematuhi standar akuntansi yang berlaku.

Jenis Akuntan:

  • Akuntan Publik (Public Accountants): Akuntan publik bekerja untuk firma akuntansi dan menyediakan layanan audit, perpajakan, dan konsultasi keuangan kepada klien mereka.
  • Akuntan Manajemen (Management Accountants): Akuntan manajemen berfokus pada penyusunan laporan keuangan internal, anggaran, dan analisis kinerja untuk membantu manajemen dalam pengambilan keputusan.

Profesional Keuangan (Financial Professionals): Profesional keuangan adalah individu yang bekerja dalam disiplin finance. Mereka memiliki beragam peran yang mencakup perencanaan keuangan, manajemen risiko, analisis investasi, dan pengelolaan aset.

Jenis Profesional Keuangan:

  • Manajer Keuangan (Financial Managers): Manajer keuangan adalah pemimpin dalam departemen finance dan bertanggung jawab atas strategi keuangan perusahaan.
  • Analis Keuangan (Financial Analysts): Analis keuangan menganalisis data keuangan dan tren pasar untuk memberikan rekomendasi investasi kepada perusahaan atau investor.
  • Pengelola Portofolio (Portfolio Managers): Pengelola portofolio mengelola investasi dan aset keuangan dalam portofolio investasi untuk mencapai tujuan keuangan tertentu.

Pendidikan Accounting dan Finance

Baik finance maupun accounting adalah disiplin yang sangat teknis dan memerlukan pemahaman mendalam tentang konsep keuangan dan akuntansi. Oleh karena itu, pendidikan dan pelatihan sangat penting dalam kedua bidang ini.

  • Pendidikan Accounting: Untuk menjadi seorang akuntan yang berkualitas, seseorang biasanya memerlukan gelar sarjana dalam akuntansi atau bidang terkait. Selain itu, banyak akuntan juga mengejar sertifikasi profesional seperti Certified Public Accountant (CPA) untuk meningkatkan kredibilitas mereka.
  • Pendidikan Finance: Profesional keuangan sering memiliki latar belakang dalam bidang keuangan, bisnis, atau ekonomi. Gelar sarjana dalam keuangan adalah langkah awal yang umum, diikuti oleh sertifikasi seperti Chartered Financial Analyst (CFA) atau Certified Financial Planner (CFP) untuk mengembangkan keterampilan khusus.
Baca Juga:  Kenapa Zombie Kalau Nyerang Mesti Bareng Bareng? Ini Jawabannya!

Kesimpulan

Finance dan accounting adalah dua disiplin yang berbeda dalam bisnis, tetapi keduanya memiliki peran yang krusial. Finance berfokus pada perencanaan keuangan, pengambilan keputusan investasi, dan manajemen risiko, sementara accounting berurusan dengan pencatatan dan pelaporan transaksi keuangan.

Meskipun antara finance dan accounting berbeda, keduanya harus bekerja sama secara efektif untuk mencapai kesuksesan bisnis. Kolaborasi yang baik antara finance dan accounting dapat menghasilkan keputusan yang lebih baik, efisiensi operasional, dan ketahanan bisnis yang lebih baik.

Sebagai pemimpin bisnis atau profesional keuangan, penting untuk memahami peran masing-masing departemen ini dan mempromosikan kolaborasi yang sehat antara keduanya. Dengan begitu, perusahaan Anda akan memiliki landasan yang kuat untuk mencapai tujuan keuangan jangka panjangnya.

Nah itulah ulasan seputar perbedaan finance dan accounting, semoga bermanfaat.

About Author

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *