Persiapan UTBK 2021 Paling Praktis [Tips Sukses SBMPTN]

persiapan UTBK

Persiapan Sukses UTBK 2021-Hallo para Pejuang UTBK 2021! Untuk mendukung sukses kalian dalam persiapan UTBK 2021 maka ada banyak hal yang harus kalian riset.

Tapi tenang saja, karena saya sudah menyiapkan setidaknya ada 14 pertanyaan mengenai hal apa saja yang wajib diketahui oleh para calon peserta UTBK 2021. Harapannya, setelah kalian membaca artikel ini, kalian akan lebih fokus mempersiapkan-hal apa saja yang menjadi prioritas untuk sukses pada gelaran tes masuk kampus.

Okey, saya sudah mengumpulkan 14 pertanyaan yang biasa ditanyakan oleh para calon peserta yang sedang menuju persiapan sukses UTBK. Dengan membaca jawaban-jawaban dalam artikel ini, kalian bisa langsung ikut mempersiapkannya sejak sekarang.

Simak ya sampai selesai!

14 Pertanyaan Untuk Sukses Persiapan UTBK 2021

Pertanyaan Pertama:

Apa saja jurusan yang menjadi pilihan terfavorit pada UTBK 2020?

Jawab:

Berikut ini sepuluh Prodi Saintek dengan keketatan tertinggi, yaitu: Teknik Informatika UNPAD (1:77), Kedokteran Gigi UNDIP (1:58),Kedokteran UGM (1:58), Pendidikan Dokter UI (1:56), Ilmu Komputer UGM (1:51),

Untuk Prodi Soshum; Ilmu Komunikasi UI (1:125), Ilmu Hubungan Internasional UI (1:90), Ilmu Komunikasi UNPAD (1:87), Manajemen UNPAD (1:86), Ilmu Komunikasi UNY (1:83).

Pertanyaan Kedua:

Apa kira-kira yang membuat jurusan-jurusan ini menjadi banyak diminati?

Jawab:

Beberapa alasan mengapa calon mahasiswa baru tetap memilih jurusan yang justru ramai peminat, antara lain:

  • Menujukkan kemampuan berkompetisi
  • Dianggap pintar
  • Jurusan yang aplikatif (ada modal passion, latar belakang bisnis ortu, dll)
  • Kemudahan mendapatkan pekerjaan (berkaitan dengan kebutuhan pasar tenaga kerja dimasa depan)

Pertanyaan Ketiga:

Apa saja yang menjadi tolak ukur diterimanya seorang calon mahasiswa dalam suatu jurusan, terutama pada jalur UTBK?

Jawab:

Jika melalui UTBK berarti kalian akan masuk kampus melalui Jalur SBMPTN. Apa sih yang menjadi tolak ukur atau tergantung dari apanya calon mahasiswa itu bisa masuk PTN? Ini lah beberapa yang jadi tolak ukurnya:

  • Pilihan PTN
  • Pilihan Prodi
  • Daya tampung
  • Banyaknya peminat
  • Nilai UTBK
  • Keketatan Prodi

Berikut adalah cara menganalisisnya:

  • Misal; Jurusan ilmu tanah UGM 2020
  • Daya tampung : 27 mahasiswa
  • Peminat           : 432
  • Keketatan        : 6% (lumayan ketat, semakin rendah presentase maka semakin ketat atau dengan kata lain semakin sulit. Sebaliknya semakin tinggi presesntase maka semakin mudah)
  • UTBK              :     634.33   (rata-rata nilai UTBK yang kan diterima)

Pada faktanya, akan dirangking sesuai nilai UTBK ayng terbaik.

Pertanyaan Keempat:

Siapa saja yang berhak mendaftar UTBK SBMPTN 2021?

Jawab:

Yang lulus di tahun berjalan, dan dua tahun sebelumnya (2020 +2019)

Pertanyaan Kelima:

Apakah akan ada kemiripan antara teknis UTBK tahun 2020 dengan 2021?

Baca Juga:  Pendaftaran UTBK 2021-SBMPTN 2021 & SNMPTN [Informasi LTMPT]]

Jawab:

Jalur penerimaan mahasiswa baru Program Sarjana pada PTN dilakukan melalui:

  • Seleksi Nasional Masuk PTN (SNMPTN) yang dilakukan berdasarkan hasil penelusuran prestasi akademik dan/atau portofolio calon mahasiswa; dan
  • Seleksi Bersama Masuk PTN (SBMPTN) dilakukan berdasarkan hasil Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) serta kriteria lain yang disepakati PTN.
  • Selain penerimaan mahasiswa baru melalui SNMPTN dan SBMPTN, PTN dapat melakukan seleksi mandiri dimana dapat menggunakan nilai hasil UTBK.

(Namanya juga seleksi mandiri, maka komponen seleksi dan bentuk tesnya bisa berbeda antar kampus)

Kuota tiap jalur :

  • SNMPTN: minimal 20%
  • SBMPTN:  paling sedikit 40%
  • Seleksi mandiri: Maksimal 30%

Pertanyaan Keenam: 

Bagaimana teknis pelaksanaan tes UTBK nya?

Jawab:

  • Jika ditanya teknisnya, maka seluruh hal teknis dilaksanakan dan diatur oelh Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT). Mak kita tunggu update informasi resmi dari pemerintah yang disampaikan melalui LTMPT.

Pertanyaan Ketujuh:

Apakah ada kemiripan?

Jawab:

  • Maka jika berkaca dari tahun-tahun sebelumnya, jawabannya mirip. Sehingga kalian selalu dianjurkan untuk belajar mengenai tips-tips lulus masuk PTN kepada para kakak kelas berhasil menjadi mahasiswa di kampus-kampus impiannya.

Pertanyaan Kedelapan:

Apakah UTBK dan SBMPTN ini berbeda atau sama?

Jawab:

  • UTBK dan SBMPTN adalah dua hal yang berbeda tapi dilaksnakan untuk maksud yang sama, yaitu untuk tujuan masuk Peguruan Tinggi.
  • UTBK adalah nama tesnya atau nama ujiannya, sedangkan SBMPTN adalah nama proses seleksinya atau proses persaingannya.
  • Barulah setelah melaksanakan UTBK, kemudian hasilnya dipakai untuk mendaftar SBMPTN.

Pertanyaan Kesembilan:

Bagaimana dengan nilai UTBK yang sudah dinyatakan tidak diterima pada gelombang SBMPTN?

Jawab:

  • Tenang, hasil UTBK masih bias digunakan untuk mendaftar pada jalur seleksi mandiri.

Misal pada tahun 2020, ada beberapa kampus yang seleksi mandirinya  menggunakan nilai UTBK, Univ Negeri Surabaya, UNY, Univ Brawijaya, UGM, dan UNS. Begtu juga dengan kampus2 swasta yang besar.

Pertanyaan Kesepuluh:

Apa saja yang menjadi ketentuan dalam pendaftaran UTBK 2021?

Jawab:

Jika dilihat dari ketentuan umum, maka ada beberapa hal yang diatur:

  • Persyaratan
  • Jenis dan tahapan pendaftar
  • Jenis tesnya
  • Jumlah pilihan PTN dan Prodi
  • Biaya UTBK
  • Kapan diumukan hasilnya,

Kesemuanya itu diatur oleh LTMPT. Dan edufren bisa akses langsung ke laman resminya: ltmpt.ac.id

Pertanyaan Kesebelas:

Materi Ujian UTBK apa saja?

Jawab:

Dalam UTBK terdapat tiga jenis soal yakni TPA,TPS, TKA. Pada UTBK tahun 2021 jenis soal manakah yang akan diujikan?

Kalau kita bicara TPA (Tes Potensi Akademik) maka itu ada nya pada UTBK 2019, karena pada tahun 2020, TPA berganti nama menjadi TPS (Tes Potensi Skolastik). Tes potensi Skolastika adalah Tes untuk mengukur kemampuan kognitif siswa berupa penalaran dan pemahaman umum yang dianggap penting.

Baca Juga:  Perilaku Tidak Jujur dari Murid; Yuk, Sikapi Secara Bijak!

Adapun TKA atau Tes Kompetensi Akademik, adalah tes yang materi ujiannya sesuai dengan jurusan/ peminatannya.

Artinya yang akan mengambil jurusan saintek, maka akan mengerjakan soal TKA Saintek, sedangkan untuk yang jurusan soshum, maka akan mengerjakan soal TKA Soshum.

Jadi pada UTBK 2019, yang ambil jurusan saintek, dia mengerjakan soal TPA + TKA Saintek. Untuk jurusan soshum dia mengerjakan Soal TPA + TKA soshum.

Pertanyaan Keduabelas:

Lalu bagaimana pada 2020?

Jawab:

Pada 2020, TPA berganti nama menjadi TPS. Materi ujiannya sama, hanya berganti nama saja. Nah, pada 2020 rencananya juga akan ada 2 jenis soal UTBK yaitu TPS + TKA.

Namun Karena pendemi, soal TKA ditiadakan, dengan alas an protocol kesehatan.

Lalu bagaimana dengan 2021. Kita semua belum tahu kepastiannya sebelum ada pengumuman resmi dari LTMPT.

Namun kalau kita boleh berasumsi, maka jumlah jenis soal UTBK pada 2021 bisa jadi tergantung kondisi pandemic. Jika pandemic sudah bias dikendalikan sangat mungkin TPS dan TKA dilaksanakan.

Pertanyaan Ketigabelas:

Bagaimana jika masih pandemi?

Jawab:

Apakah hanya TPS saja? Kita juga belum bisa menjawabnya dengan pasti. Karena bisa jadi akan disiapkan soal TKA, yang metode tes nya akan disesuaikan dengan kondisi pandemi.

Jadi saran kami, sebelum ada info resmi, maka baik TPS maupun TKA wajib dipersiapkan dengan matang. Dan pasti semua yang kita pelajari akan memberikan manfaat yang baik dimasa mendatang.

Pertanyaan Keempatbelas:

Apa saja kesulitannya dari setiap jenis soal yang diujikan?

Jawab:

Hasil riset dengan memberikan angket kepada para peserta UTBK 2020 yang telah sukses masuk PTN, dengan salah pertanyaan yang diajukan kepada responden adalah soal apa yang dirasa paling sulit:

jawab responden adalah:

Kemampuan memahami bacaan & menulis;

  • ejaan
  • PUEBI (Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indoensia)
  • tanda baca dan serapan
  1. kemampuan dan Penalaran
  • bahasa inggris,
  • analisis wacana,
  • silogisme,
  • logika,
  • soal numeric
  1. Kemampuan kuatitatif:
  • barisan dan deret,
  • himpunan dan peluang,
  • dan masih banyak..
  1. Pengetahuan dan pemahaman Umum
  • relatif bisa menjawab

Pertanyaan Keenambelas:

Berapa persentase bobot soal dalam setiap jenis soal?

Jawab:

  • Pada tahun-tahun yang lalu penilaian dengan skema jawaban benar bernilai +4 poin, salah bernilai -1 poin, dan tidak dijawab bernilai 0. Namun ini tidak berlaku laku lagi.
  • Karena system penilaianaan berganti dengan Sistem penilaian respon Butir/ IRT (item response Theory).
Baca Juga:  Mengenal PUEBI, Apa Bedanya dengan EYD? Ini Dia Jawabanya

Pertanyaan Ketujuhbelas:

Bagaimana sih sistem penilaian IRT itu?

Jawab:

Nah ini menarik dan Unik, jadi setiap soal bobotnya akan dihitung berdasarkan jumlah peserta yang dapat menjawabnya dengan benar.

Misal soal nomor 1, peserta yang menjawab soal no 1 dengan benar jumlahnya banyak banget, maka termasuk mudah atau sulit. Karena mudah maka bobotnya kecil.

Sebaliknya, umpama soal no 2, sedikit sekali peserta yang berhasil menjawab dengan benar, angka soal itu kategori sulit, maka bobotnya tinggi. Sehingga peserta yang dapat menjawab nomor dua dengan benar mendapatkan bobot skor yang besar.

Nah, di sini lah uniknya, kita juga tidak bobot masing-masing sebelum semua hasil tes selesai dikoreksi.

Pertanyaan Kedelapanbelas:

Bagaimana Teknis Pemilihan Jurusan?

Apakah anak IPS boleh mengikuti atau mengambil jurusan IPA pada universitas?

Jawab:

Jawabanya adalah boleh, jadi boleh lintas jalur alias Linjur. Nanti tiap-tiap PTN akan memberikan keterangan, mengenai prodi mana saja yang bisa dimasuki secara linjur.

Teksnis tesnya bagaimana?

Ya tesnya 2x. TKA saintek selesai, masih perlu mengerjakan TKA soshum sesuai jadwal yang telah diatur.

Pertanyaan Kesembilanbelas:

Pada ujian UTBK bisa memilih berapa jurusan?

Jawab:

Pada UTBK peserta diberikan kesempatan memilih 2 prodi. Bisa dalam PTN yang sama, misal Teknik sipil UGM dan Teknik Mesin UGM.

Atau memilih prodi yang sama pada kampus berbeda, misal mengambil jurusan teknik listrik UGM dan juga teknik listrik UNDIP.

Pertanyaan Keduapuluh:

Bagaimana teknis dan tips urutan prioritas saat pemilihan jurusan dan universitas?

Jawab:

Urutan dalam memilih prodi itu menujukkan prioritas. Jadi prodi mana yang paling diminati ada sebaiknya dipasang pada urutan pertama.

Tipsnya:

Pahami semua aturan SBMPTN

Urutan sesuai prioritas, yang paling diminati jadikan di no 1

Pertimbangkan urutan kedua. Tips untuk prodi urutan kedua, yang pertama prodi ini benar-benar kamu minati, kemudian pastikan persaingan prodi yang kedua ini lebih rendah dari pada prodi yang pertama.

Sejak jauh harus harus sudah memiliki rencana jurusan.

Pertanyaan Keduapuluhsatu:

Berkaitan dengan informasi seputar sukses persiapan UTBK 2021 bisa didapatkan dari mana?

Jawab:

ltmpt.ac.id

Okey, semoga informasi diatas bisa membantu kalian yang sedang persiapan UTBK 2021!

You May Also Like

About the Author: Ageng Triyono

Curriculum Researcher & Developer | Guru Kampung | Penulis Lepas

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *