Contoh Soal Silogisme CPNS dan Pembahasannya!

contoh soal silogisme CPNS dan pembahasan
contoh soal silogisme CPNS dan pembahasan

Contoh Soal Silogisme CPNS dan Pembahasan – Hallo sobat muda Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) 2022!! Beruntung sekali Anda membuka laman ini. Karena kami akan berbagi soal TIU yang paling HOTS tahun 2022 ini! Semoga yang kami sampaikan menambah bekal persiapan Anda dalam seleksi tes CPNS tahun 2022 yang sebentar lagi dilaksanakan.

Contoh Soal silogisme CPNS 2021 yang kami bawakan telah sertai dengan pembahasannya. Tiada lain kami persembahkan untuk mendukung sukses Anda menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang sebentar lagi akan digelar tes seleksinya. Semoga cita-cita Anda untuk menjadi abdi negara segera terkabul dengan mempelajari materi yang kami berikan pada laman haidunia.com ini.

Read More

Sebelum kita membahas contoh soal silogisme CPNS 2021 dan pembahasannya, Anda kan kami ajak untuk me-review beberapa materi silogisme CPNS, dengan harapan Anda akan lebih memahami latar belakang dari tes ini. Sekaligus menambah referensi Anda mengenai kemampuan verbal silogisme.

Silogisme dan Penarikan Kesimpulan

Silogisme merupakan bagian dari penarikan kesimpulan beberapa pertanyaan atau yang kita sebut dengan premis. Di dalam banyak pertanyaan tes psikotes, salah satunya dalam Tes Intelegensi Umum (TIU) CPNS, seringkali peserta disuruh untuk menyimpulkan pernyataan-pernyataan.

Di dalam menyimpulkan pernyataan-pernyataan tersebut Anda harus berpikir logis dan jangan terlalu banyak menggunakan perasaan. Hal ini penting agar cara berpikir Anda makin logis.

Untuk itu perlu kita pelajari beberapa hal penting mengenai arti dari pernyataan-pernyataan yang sering digunakan dalam tes psikotes.

1. Ada P yang Merupakan Q 

Dalam pelajaran matematika, kata ada sama artinya dengan kata beberapa. Untuk memudahkan Anda mempelajari arti dari pernyataan Ada P yang merupakan Q maka sebaiknya terlebih dahulu mempelajari penggunaan kata ada dalam suatu kalimat.

Contoh 1
Misalkan dalam suatu kelas terdapat 5 orang siswa memakai sepatu buatan luar negeri, sedangkan 35 orang siswa memakai sepatu buatan dalam negeri.

Maka dari keterangan di atas didapatkan keterangan bahwa:
(a) Ada siswa yang memakai sepatu buatan luar negeri
(b) Ada siswa yang memakai sepatu buatan dalam negeri

Contoh 2
Misalkan Ali melihat seekor anjing senang memakan tulang.

Maka dari keterangan di atas dapat dikatakan bahwa;
Ada Anjing yang senang memakan tulang

2. Ada P yang Mungkin Merupakan Q

Setelah Anda mengerti penggunaan kata ada dalam suatu kalimat, maka sekarang kita beralih ke pernyataan Ada P yang merupakan Q. Jika P dan Q dipandang sebagai himpunan, maka pernyataan Ada P yang merupakan Q dapat diganti menjadi Ada anggota P yang merupakan anggota Q atau P∩Q ≠ ∅.

Kemungkinan-kemungkinan diagram venn P∩Q ≠ ∅ ditunjukkan seperti di bawah ini.

soal silogisme cpns diagram venn
Diagram Venn

Jadi jika P∩Q ≠ ∅, maka dapat dikatakan (disimpulkan) bahwa mungkin P⊂Q. Pernyataan P⊂Q artinya semua anggota P merupakan anggota Q.

Dengan demikian, dari pernyataan Ada P yang merupakan Q dapat diganti menjadi Mungkin semua P merupakan Q. Untuk memudahkan Anda dalam menyelesaikan soal-soal, maka terlebih dahulu dipelajari menggunakan kata mungkin dalam suatu kalimat.

Kata mungkin dipakai dalam kalimat yang belum pasti.
Contoh:

1. Misalkan Anda tidak tahu apakah Ali akan datang ke rumah Badu nanti malam. Maka Anda dapat berkata:

(i) Mungkin Ali akan datang ke rumah Badu nanti malam.
(ii) Mungkin Ali tidak datang ke rumah Badu nanti malam.

2. Misalkan dalam suatu kelas terdapat 2 orang siswa tidak pakai seragam dan 33 orang lainnya pakai seragam. Dalam hal ini Anda tidak dapat berkata:

(i) Mungkin ada siswa yang tidak pakai seragam
(ii) Mungkin ada siswa yang pakai seragam

3. Misalkan suatu sekolah mempunyai murid sebanyak 300 siswa, 290 di antaranya tidak pernah datang terlambat. Dalam hal ini, kita masih dapat berkata:

(i) Mungkin ada siswa yang datang terlambat
(ii) Mungkin semua siswa tidak pernah datang terlambat

Sekarang Anda telah mengerti menggunakan kata dan mungkin dalam kalimat, dan sebelumnya Anda sudah ketahui pula bahwa pernyataan Ada P yang merupakan Q sama artinya dengan  Mungkin semua P merupakan Q.

Untuk jelasnya sekarang kita coba terlebih dahulu mengerjakan beberapa soal.
Contoh:

1. Akhmad adalah orang. Akhmad menjadi buruh di sebuah pabrik. banyak di antara buruh-buruhnya yang malas bekerja. Badrun adalah teman Akhmad.

Kesimpulan: 

(A) Akhmad itu malas
(B) Badrun itu malas
(C) Badrun mungkin teman sekerja Akhmad
(D) Teman-teman Badrun semua rajin
(E) Teman-teman Akhmad semuanya malas

Jawab:

Tentang Badrun hanya kita ketahui bahwa Badrun adalah teman Akhmad. Dan juga kita ketahui bahwa Akhmad menjadi buruh di sebuah pabrik. Berarti dapat disimpulkan bahwa Badrun mungkin teman sekerja Akhmad. Jadi jawaban yang benar C.

3. Semua P Merupakan Q

Jika P dan Q dianggap himpunan, maka pernyataan Semua P merupakan Q berubah menjadi Semua anggota P merupakan anggota Q atau P⊂Q.

Pernyataan semua P merupakan Q sama artinya dengan P →Q, yang artinya:

  1. Jika P terjadi maka pasti Q terjadi
  2. Jika P tidak terjadi maka mungkin Q terjadi, tentu juga mungkin Q tidak terjadi
  3. Jika Q terjadi maka mungkin P terjadi, tentu juga mungkin P tidak terjadi
  4. Jika Q tidak terjadi maka pasti P tidak terjadi.

Contoh:

Semua kera merupakan binatang, maka dapat disimpulkan bahwa;

  1. Jika A adlah kera, maka A adalah binatang
  2. Jika B tidak kera, maka mungkin B binatang tetapi mungkin juga tidak binatang
  3. Jika C binatang, maka mungkin C merupakan kera juga tidak
  4. Jika D tidak binatang, maka D pasti tidak merupakan kera

4. Sifat Silogisme

sifat silogisme itu berbunyi; Semua P merupakan Q dan semua Q merupakan R, maka semua P merupakan R.

Jika P, Q dan R dipandang sebagai himpunan, maka pernyataan Semua P merupakan Q dan semua Q merupakan R, maka semua P merupakan R  berubah menjadi jika P ⊂Q dan Q⊂R, maka P⊂R.

Pernyataan semua P merupakan Q dan semua Q merupakan R, maka semua P merupakan R sama artinya dengan P→Q dan Q→R, maka P→R.

Contoh:

1. Semua Rene merupakan Rana, semua Rana merupakan Rono.
Kesimpulan:

(A) Tidak mungkin ada Rana yang merupakan Rene
(B) Tidak mungkin ada Rono yang merupakan Rene
(C) Semua Rene merupakan Rono
(D) Semua Rono merupakan Rene
(E) Semua Rono merupakan Rana

Jawab:

Semua Rene merupakan Rana dan semua Rana merupakan Rono, maka dapat disimpulkan bahwa semua Rene merupakan Rono. Jadi jawaban yang benar adalah C.

2. Maat lebih tua dari Meet dan Moot lebih muda dari Meet.

Kesimpulan: 

(A) Maat lebh tua dari Moot
(B) Maat lebih muda dari Moot
(C) Maat seusia dengan Moot
(D) Maat lebih muda dari Meet
(E) Tidak dapat disimpulkan antara Maat dan Moot

Jawab:

Moot lebih muda dari Meet sama artinya dengan Meet lebih tua dari moot. dari Maat lebih tua dari Meet dan Meet lebih tua dari Moot, berarti dapat disimpulkan bahwa Maat lebih tua dari Moot. Jadi jawaban yang benar adalah A

Materi Kemampuan Verbal Silogisme CPNS

Tes intelegensia umum (TIU) sebagaimana dimaksud dalam Pasal 35 ayat (3) huruf b bertujuan untuk menilai penguasaan pengetahuan dan kemampuan mengimplementasikan kemampuan verbal, yang meliputi silogisme.

“Materi silogisme diujikan dengan dengan tujuan mengukur kemampuan individu untuk menarik kesimpulan dari dua pernyataan yang diberikan.”

Soal Silogisme CPNS dan Pembahasan

Soal silogisme CPNS dan pembahasan nya ini kami tujukan untuk membantu Anda yang akan mengikuti Tes Kompetensi Dasar (TKD), maupun bagi Anda yang sedang persiapan masuk perguruan tinggi negeri (PTN). Semua soal yang kami sajikan sangat mendukung untuk dipelajari sebagai persiapan sukses Anda memasuki sebuah institusi pemerintahan.

Petunjuk Khusus :
Dari lima kemungkinan jawaban yang terdapat pada tiap-tiap nomor soal, pilihlah salah satu jawaban yang anda anggap benar-benar merupakan kesimpulan dari pernyataan-pernyataan yang terdapat dalam nomor tersebut.
Waktu: 25 menit.

Soal Silogisme CPNS (1)
Semua binatang adalah makhluk hidup. Semua makhluk hidup akan mati. Kera adalah binatang yang berekor. Tidak semua binatang yang berekor dapat memanjat.
Kesimpulan:

A. Kera tidak memanjat pohon.
B. Kera tidak dapat memanjat pohon.
C. Kera tidak mungkin akan mati.
D. Kera akan mati.
E. Tidak semua binatang yang berekor akan mati.

Soal Silogisme CPNS (2)
Yang boleh mengikuti ujian masuk Universitas Negeri harus memiliki ijazah S.L.A. Tidak semua tamatan S.L.A boleh mengikuti ujian masuk Universitas Negeri. Tamatan S.L.A dengan sendirinya memiliki ijazah S.L.P. S.M.E.P., S.M.P., S.K.K.P. dan S.T.P tergolong ke S.M.E.A., S.M.A., S.K.K.A. dan S.T.M. yang tergolong S.L.A
Kesimpulan:

A. Yang boleh memasuki Universitas Negeri harus memiliki ijazah S.T.P.
B. Tamatan S.T.M. boleh memasuki Universitas Negeri.
C. Tamatan S.K.K.A. tidak boleh memasuki Universitas Negeri.
D. Tamatan SMA. Budaya boleh memasuki Fakultas Kedokteran Universitas Negeri.
E. Tamatan S.M.E.A harus memiliki ijazah S.L.P.

Soal Silogisme CPNS (3)
Tidak semua Sarjana Sastra menguasai bahasa Perancis. Tidak semua Sarjana Sastra Perancis lancar berbicara bahasa Perancis. Semua Sarjana jurusan Indonesia lancar berbicara bahasa Indonesia. Sunaryati adalah Sarjana jurusan Jerman.
Kesimpulan:

A. Sunaryati lancar berbicara bahasa Jerman.
B. Sunaryati mungkin tidak lancar berbicara bahasa Prancis.
C. Sunaryati tidak mungkin lancar berbicara bahasa Jerman.
D. Sunaryati tidak mungkin tidak lancar berbahasa Jerman.
E. Tidak ada kesimpulan yang benar.

Soal Silogisme CPNS (4)
Tidak semua tamatan S.M.A. yang pandai lulus ujian masuk Universitas Negeri. Semua tamatan S.M.A yang bodoh tidak lulus ujian masuk Universitas Negeri. Tidak semua murid S.M.A yang pandai selalu mempunyai angka ijazah yang lebih baik daripada yang lebih bodoh. Subari mempunyai angka ijazah S.M.A. yang lebih buruk dari Hutauruk.
Kesimpulan:

A. Hutauruk lebih pandai daripada Subari.
B. Tidak mungkin Subari akan lulus ujian masuk Universitas Negeri.
C. Mungkin Subari dan Hutauruk akan lulus ujian masuk Universitas Negeri.
D. Tidak mungkin Hutauruk satu sekolah dengan Subari.
E. Tidak mungkin Hutauruk akan tidak lulus ujian masuk Universitas Negeri.

Soal Silogisme CPNS (5)
Tamatan S.M.A. dari semua jurusan boleh mengikuti ujian masuk Fakultas Kedokteran U.I. Sebagian besar yang lulus ujian masuk Fakultas Kedokteran U.I. berasal dari jurusan Pas-Pal. Sumarto adalah tamatan S.M.A. jurusan Sos-Bud. Dia diterima di U.I.
Kesimpulan:

A. Sumarto lulus ujian masuk Fakultas Ilmu-ilmu Sosial U.I.
B. Mungkin Sumarto tidak diterima di salah satu Fakultas di U.I.
C. Mungkin Sumarto diterima di Fakultas Kedokteran U.I.
D. Tidak mungkin Sumarto diterima di Fakultas Kedokteran U.I.
E. Tidak mungkin Sumarto diterima di Fakultas Ekonomi U.I.

Soal Silogisme CPNS (6)
Murid yang pandai dalam matematika lebih mudah belajar bahasa. Orang yang tinggal di Negara asing lebih lancar berbicara dalam bahasa yang dipakai di negara tersebut. Tati lancar berbicara dalam berbahasa Inggris.
Kesimpulan:

A. Mungkin Tati bisu.
B. Mungkin Tati tidak pernah tinggal di luar negeri.
C. Tidak mungkin Tati pernah tinggal di luar negeri.
D. Tidak mungkin Tati pandai dalam matematika.
E. Tidak mungkin Tati pandai dalam bahasa asing lainnya.

Soal Silogisme CPNS (7)
Lampu neon 20 watt lebih terang dari bola lampu 20 watt. Lampu neon 22 watt buatan luar negeri lebih mahal dari lampu neon 20 watt buatan dalam negeri.
Kesimpulan:

A. Lampu neon buatan dalam negeri lebih murah dari bola lampu buatan luar negeri.
B. Lampu neon 20 watt lebih mahal dari bola lampu 20 watt.
C. Bola lampu 20 watt buatan luar negeri lebih mahal dari bola lampu 20 watt buatan dalam negeri.
D. Lampu neon 20 watt lebih mahal dari lampu 1000 watt.
E. Lampu neon 20 watt buatan dalam negeri lebih tahan lama daripada lampu neon 20 watt buatan luar negeri.

Soal Silogisme CPNS (8)
Lembana bekerja sekantor dengan Semiati, Mulyono dan Hartanto. Lembana mengenal bawahan-bawahan mereka. Farida mempunyai teman-teman dekat yang bernama Husein, Winny dan Yanti. Ade dan Yanti adalah bawahan-bawahan dari Semiati. Hartanto adalah atasan dari Asikin, Husein, Miranda dan Farida.
Kesimpulan:

A. Miranda adalah teman dekat Farida.
B. Mulyono adalah bawahan Samiati.
C. Asikin mengenal Yanti.
D. Lembana mengenal Husein.
E. Winny adalah teman dekat Semiati.

Soal Silogisme CPNS (9)
Barang-barang pecah-belah itu mudah pecah kalau jatuh. Barang-barang yang tidak dapat pecah kalau tidak jatuh tidak digolongkan dalam barang-barang pecah belah. Cangkir merk “Strong” buatan Inggris tidak dapat pecah kalau jatuh.
Kesimpulan:

A. Cangkir buatan Inggris termasuk barang-pecah-belah.
B. Cangkir buatan Inggris tidak dapat pecah.
C. Cangkir merk “Strong” buatan Inggris tidak termasuk barang-pecah-belah.
D. Cangkir merk Strong buatan Inggris tidak mungkin pecah.
E. Cangkir merk Strong buatan Inggris termasuk barang-pecah-belah.

Soal Silogisme CPNS (10)
Semua ikan yang ibu beli di pasar kemarin adalah ikan laut. Semua ikan yang dijual di toko Bintang kemarin adalah ikan laut. Sebagian ikan yang ibu beli di pasar kemarin berasal dari toko Bintang.
Kesimpulan:

A. Semua ikan yang pernah dijual di toko Bintang hanya ikan laut.
B. Mungkin kemarin semua ikan laut dibeli di toko Bintang.
C. Mungkin kemarin Ibu mau membeli ikan tawar di toko Bintang.
D. Kemarin Ibu hanya membeli ikan laut dari Toko Bintang
D. Tidak mungkin Toko Bintang menjual ikan tawar minggu yang lalu.

Jawaban Soal Silogisme CPNS

Berikut adalah kunci jawaban dari soal silogisme di atas:

No Soal Jawaban
1 D
2 E
3 B
4 C
5 C
6 B
7 B
8 D
9 C
10 D

 

Related posts