4 Syair Rabiah Al Adawiyah, Bikin Hati Gemetar dan Merinding

syair rabiah al adawiyah

Syair Rabiah Al Adawiyah – Siapa yang tak kenal Rabiah Al Adawiyah, salah satu sufi perempuan yang masyhur akan cintanya kepada Allah SWT. Sebagai seorang sufi Rabiah banyak sekali menuliskan syair yang isinya ekspresi cinta kepada Tuhan. Berikut beberapa syair rabiah al adawiyah.

Syair Rabiah Al Adawiyah, Full Cinta Allah

Syair 1

Bila aku menyembah-Mu karena takut akan Neraka,

Read More

Bakarlah aku dalam neraka-Mu.

Bila aku menyembah-Mu karena mengharap Surga-Mu,

Tutuplah Surga-Mu dariku.

Namun, jika aku menyembah-Mu karena engkau yang pantas disembah,

Janganlah engkau tahan kenikmatan wajib-Mu dariku.

Syair 2

Ya Tuhan, bintang-bintang telah bersinar, mata telah tertidur,

Raja-raja telah menutup pintunya, dan setiap kekasih sendirian dengan kekasihnya, dan inilah tempatku di tanganmu…

Ya Tuhan, malam ini telah tiba dan ini Hari telah terbenam,

maka kuharap malamku datang kepadaku dan aku bahagia,

atau maukah kau mengembalikannya kepadaku agar aku terhibur,

dan inilah kemuliaanku selama kau membuatku tetap hidup.

Kau menolongku, dan demi kemuliaan-Mu, jika Engkau mengusirku dari pintu rumahmu, aku tidak akan meninggalkannya karena cintamu padaku.

Syair 3

Wahai Tuhanku, aku telah datang kepada-Mu
Dengan mataku yang menangis dan hatiku yang tawadhu.
Aku membawa dosaku yang berlimpah
Dan ketulusan hatiku yang menjemput kasih-Mu.

Wahai Tuhanku, meski aku berjalan di atas jalan-Mu
Aku tahu aku tak mungkin mencapai-Mu.
Namun, aku terus berjalan, mengejar cinta-Mu
Dalam setiap langkah yang kuambil, ku rindu.

Wahai Tuhanku, biarlah aku menjadi salah satu
Dari hamba-Mu yang dicintai, yang setia.
Bimbinglah aku, berikan aku petunjuk
Hingga aku menyatu dengan cinta-Mu yang abadi.

Wahai Tuhanku, jangan pernah menjauh dariku
Karena hanya dalam dekat-Mu aku menemukan ketenangan.
Biarkan aku merasakan hadirat-Mu yang agung
Dan memahami kasih-Mu yang tak terhingga.

Wahai Tuhanku, biarlah aku mencintai-Mu
Bukan karena surga yang Kau janjikan.
Tapi karena cinta yang Kau curahkan pada diriku
Lebih berharga daripada segala yang ada di dunia ini.

Syair 4

Dalam kesendirianku, aku menemukan Engkau,
Walaupun aku berada di tengah keramaian.
Engkau adalah temanku dalam kegembiraan dan duka,
Selalu hadir saat aku memanggilmu.

Walaupun dunia berlalu di sekelilingku,
Hanya Engkau yang tetap abadi.
Engkau adalah cahaya dalam kegelapan,
Panduan dalam kebingungan yang gelap.

Cinta-Mu adalah api yang membakar hatiku,
Membakar semua yang bukan Engkau.
Engkau adalah tujuan akhirku,
Dalam pencarian yang tak berkesudahan.

Walaupun tubuhku lemah dan rapuh,
Jiwaku menguat dalam cinta-Mu.
Engkau adalah segalanya bagiku, ya Allah,
Dalam hidup dan setelah kematianku.

Sekelumit tentang Rabiah Al Adawiyah

Rabiah al-Adawiyah adalah seorang tokoh sufi perempuan yang terkenal dalam sejarah Islam. Ia lahir sekitar tahun 718 Masehi di Basrah Irak, dan meninggal sekitar tahun 801 Masehi di Basrah Irak. Rabiah al-Adawiyah dikenal sebagai salah satu tokoh sufi wanita yang paling berpengaruh dalam sejarah Islam. Dia dianggap sebagai salah satu dari sedikit wanita yang mencapai tingkat kesempurnaan dalam bidang spiritualitas sufi.

Rabiah al-Adawiyah menjadi seorang sufi, yang merupakan aliran dalam Islam yang fokus pada pencarian cinta dan kesatuan dengan Tuhan. Dia hidup dengan sederhana, meninggalkan dunia material dan mencurahkan dirinya sepenuhnya kepada ibadah dan cinta kepada Allah.

Salah satu ajaran utama Rabiah adalah cinta kepada Allah yang mendalam dan tulus. Ia sering menggunakan bahasa cinta dalam puisi dan ajarannya untuk menggambarkan hubungan antara jiwa manusia dengan Sang Khalik. Ia dikenal karena syair-syairnya yang menggambarkan keintiman spiritual ini.

Rabiah al-Adawiyah mengajarkan makna kesetiaan kepada Allah yang tidak tergantung pada imbalan Surga atau ketakutan akan Neraka. Baginya, cinta kepada Tuhan adalah hal yang harus ada dalam diri seseorang dan bukan semata-mata untuk tujuan pahala atau ganjaran.

Rabiah al-Adawiyah memiliki pengaruh yang besar dalam perkembangan ajaran sufi di dunia Islam. Pemikiran dan ajarannya memengaruhi banyak tokoh sufi kemudian yang datang setelahnya.

Kisah Rabiah Al Adawiyah Bertemu Iblis

Ada kisah menarik seputar Rabiah Al Adawiyah ketika beliau ziarah ke makam Nabi Muhammad SAW.

Ketika beliau datang ke makam Nabi Muhammad, beliau minta maaf kepada Nabi sambil berujar:

Saya minta maaf wahai Rasul, saya baru sempat ziarah ke makam engkau, karena hati saya sudah penuh cinta kepada Allah

Setelah selesai ziarah, Rabiah berjumpa dengan iblis lalu mengatakan:

Saya minta maaf wahai iblis, saya tidak bisa membenci engkau karena hati saya sudah dipenuhi cinta kepada Allah SWT

Sekelumit kisah diatas menggambarkan betapa hati rabiah al adawiyah nampak sangat jernih, beliau tidak membenci siapapun, jangankan menaruh benci terhadap manusia, sama iblis saja hatinya tidak ada sedikitpun rasa benci, karena sudah full cintanya kepada Allah.

Akhir Kata

Lalu bagaimana dengan kita? apakah kita sudah mengisi hati kita untuk senantiasa berdzikir kepada Allah sehingga muncul rasa mahabbah, rindu kepada sang Khalik?

Semoga kita semua yang membaca syair rabiah al adawiyah ini bisa mengikuti jejak rabiah al adawiyah, minimal dalam hal cinta kepada Allah.

Semoga syair rabiah al adawiyah ini bermanfaat untuk kita semua.

About Author

Baca Juga:  Sholawat Taisir, Teks Bacaan Arab & Latin Beserta Arti dan Manfaat

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *