Ciri-ciri Gaya Belajar Visual dan Strategi Guru & Murid Saat di Kelas

ciri-ciri gaya belajar visual

Ciri-ciri Gaya Belajar Visual dan Cara Memaksimalkannya-Hallo Sobat Pendidik maupun para calon guru. Kali ini kita akan memaparkan secara lebih ciri spesifik mengenai gaya belajar visual, dan disertai saran-saran terpenting bagi guru dan siswa untuk dapat memaksimalkannya selama proses kegiatan belajar mengajar (KBM).

Memang harus kita akui, gaya belajar dalam konteks pembelajaran di Indonesia belum mendapat banyak perhatian. Orang tua siswa, guru, bahkan dosen pun sepertinya secara umum masih melaksanakan KBM secara klasikal dan belum banyak memberi perhatian terhadap gaya belajar para peserta didiknya.

Sangat jarang adanya guru maupun dosen yang berkeinginan untuk melacak dan menemukan gaya belajar peserta didiknya untuk kemudian dijadikan dasar dalam menyusun rencana pelaksanaan pembelajaran.

Bahkan jika mau kita jujur, sesunggunya masih banyak diantara guru maupun kepala sekolah tidak mengetahui ihwal gaya belajar. Apalagi para siswa sebagai peserta didiknya?

Sedikit sekali siswa yang mengetahui gaya belajarnya karena dibantu oleh sang guru mata pelajaran. Namun hal ini juga harus dapat kita maklumi bersama. Karena para guru mata pelajaran pun semasa mereka di SMA banyak yang tidak mengetahui ihwal gaya belajarnya.

Oleh sebab itu, gaya belajar perlu diketahui, baik oleh para siswa maupun guru, dan juga tenaga kependidikan, misalnya pustakawan sekolah. Berikut ini dipaparkan ciri spesifik gaya belajar dan saran bagi guru dan siswa untuk dapat memaksimalkan pembelajaran berdasarkan gaya belajar siswa.

Ciri-ciri Gaya Belajar Visual & Cara Memaksimalkannya

Siswa bergaya belajar visual, seperti namanya, belajar paling baik dengan menggunakan mata mereka. Mereka lebih suka melihat bagaimana melakukan sesuatu daripada berdiskusi.

Ini adalah gaya belajar pendidikan konvensional, secara tradisional diarahkan. Tidak mengherankan, karena 60% orang percaya dirinya sebagai pembelajar visual, dan ini adalah salah satu gaya yang lebih mudah untuk mengakomodasi pembelajaran dalam skala besar.

Baca Juga:  Pembelajaran Blended Learning; Desain Penerapan di Era New Normal

Gaya belajar visual, berarti siswa belajar dengan melihat dan mencermati. Siswa-siswa tersebut pada umumnya:

  1.  membuat catatan rinci daripada terlibat dalam diskusi;
  2. cenderung duduk di depan agar dapat melihat dengan jelas
  3. mendapatkan manfaat dari ilustrasi dan presentasi, dan terutama yang berwarna;
  4. memberikan komentar seperti:

“Bagaimana kamu melihat situasinya?”

“Apa yang kamu lihat dan dapat menghentikanmu agar fokus?”

“Apakah kamu melihat apa yang aku tunjukkan padamu?”

Beberapa Saran Bagi Guru Untuk Memaksimalkan KBM

  1. Saat mengajar siswa bergaya belajar visual ini, pastikan untuk memiliki diagram, diagram, kode warna, dan video untuk memperkuat pengetahuan.
  2. Siswa bergaya visual visual menyukai visualisasi berupa garis besar, garis waktu, dan representasi data visual lainnya. Bukan hanya mereka suka membaca; mereka juga suka mengembangkan konstruksi konten di luar kata-kata, tetapi memvisualisasikannya dengan gambar statis dan gambar bergerak.
  3. Hindari tes yang membutuhkan pendengaran dan respons yang luas. Para siswa ini lebih sesuai jika diberi materi ajar berupa esai, pilihan ganda, dan diagram.

Beberapa Saran Bagi Siswa Gaya Visual Untuk Memaksimalkan Belajar 

  1. Gunakan peta, garis waktu, dan gambar.
  2. Buatlah garis besar/kerangka hasil baca/belajar! Ini dapat mempuat peta pikiran atau MindJet software.
  3. Buat catatan terkait hasil membaca, menonton video, dll.
  4. Gunakan warna-kode. Garis bawahi kata-kata kunci dengan bolpen warna
  5. Buat diagram bila memungkinkan (diagram venn, diagram kalimat)
  6. Gunakan flashcards (kartu warna dan/atau penanda).
  7. Gunakan berbagai jenis bagan (pai, bar, garis).

Okey, sobat. Sementara pembahasan kita sampai di sini dulu. Artikel selanjutnya direncanakan akan membahas gaya belajar auditori dan kinestetik. Semoga ya!

You May Also Like

About the Author: Ageng Triyono

Curriculum Researcher & Developer | Guru Kampung | Penulis Lepas

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *