Tujuan Supervisi Pendidikan Secara Umum & Khusus

Tujuan Supervisi Pendidikan

Tujuan Supervisi Pendidikan – Tujuan supervisi pendidikan bisa kita pisah ke dalam dua kategori, yaitu tujuan umum dan tujuan khusus.

Bahasan kita kali ini akan mengupas kedua tujuan supervisi pendidikan tersebut. Namun sebelum itu, ada baiknya kita review kembali mengenai beberapa hal yang berkaitan dengan supervisi pendidikan pada halaman ini.

Antara lain mengenai pengertian dari supervisi pendidikan itu sendiri dan seperti apa sebaiknya proses supervisi itu ditujukan.

Pengertian Supervisi Pendidikan

Jika kita kulik kembali pengertiannya, maka supervisi didefinisikan sebagai aktivitas pembinaan yang direncanakan untuk membantu para guru dan pegawai sekolah lainnya dalam melakukan pekerjaan secara efektif (Purwanto,2000).

Pengertian supervisi yang lain disampaikan oleh Manullang (2005), yang menyatakan bahwa supervisi adalah proses untuk menerapkan pekerjaan apa yang sudah dilaksanakan, menilainya dan bila perlu mengkoreksi dengan maksud supaya pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan rencana semula.

Dalam bidang pendidikan, supervisi bisa dipandang sebagai usaha memberi pelayanan agar guru menjadi lebih profesional dalam menjalankan tugas melayani peserta didik.

Atau dengan kata lain, supervisi adalah segala bantuan dari para pemimpin sekolah, yang tertuju kepada perkembangan kepemimpinan guru-guru dan personel sekolah lainnya di dalam mencapai tujuan-tujuan pendidikan.

Bantuan itu bisa berupa dorongan, bimbingan, dan kesempatan bagi pertumbuhan keahlian dan kecakapan guru-guru. Misalnya bimbingan dalam usaha dan pelaksanaan pembaharuan media pembelajaran dan metode mengajar.

Termasuk di dalamnya juga teknik-teknik evaluasi pendidikan terbaru yang diberlakukan dalam unit sekolah.

Dengan demikian, proses supervisi pendidikan akan menjadi sebuah aktivitas  aktivitas pembinaan yang direncanakan untuk membantu para guru dan pegawai sekolah lainnya dalam melakukan pekerjaan mereka secara efektif.

Baca Juga:  Pengertian Pembelajaran Matematika Menurut Ahli Untuk Calon Guru

Supervisi yang Baik

Menurut Barton, program supervisi yang baik harus ditujukan:

1. Supervisi yang baik mengarahkan perhatiannya kepada dasar-dasar pendidikan dan cara-cara belajar serta perkembangannya dalam pencapaian tujuan umum pendidikan.

2. Tujuan supervisi harus ditujukan untuk perbaikan dan perkembangan proses belajar-mengajar secara total. Artinya bukan untuk mengoreksi performance dari guru saja, tetapi juga merupakan bagian pembinaan pengembangan profesi guru.

Termasuk juga di dalamnya pengadaan fasilitas yang menunjang kelancaran proses kegiatan belajar-mengajar, pemilihan media dan metode pembelajaran yang pas sesuai karakter di unit sekolah tersebut.

3. Supervisi ditujukan untuk semua insan SDM di sekolah tersebut. Dan proses supervisi harus bisa memahamkan bahwa semua guru, kepala sekolah dan pegawai adalah teman sekerja (coworkers) dengan tujuan pengabdian yang sama.

Tujuan Supervisi Pendidikan

Supervisi harus ditujukan untuk mendorong pertumbuhan profesionalisme guru. Salah satu indikatornya adalah proses pembelajaran yang semakin efektif serta penuh kreatifitas.

Adapun peran supervisor dalam hal ini kepala sekolah adalah mengadakan pengawasan terhadap operasional pembelajaran harian, dan memecahkan permasalahan pembelajaran yang timbul sehari-hari.

Dari hal-hal di atas, maka kita bisa rumuskan tujuan pembelajaran menjadi tujuan umum dan tujuan khusus sebagai berikut:

Tujuan Umum

Sebagaimana tercantum dalam pengertiannya, tujuan umum supervisi adalah memberikan bantuan teknis dan bimbingan kepada guru (dan staf sekolah lain) agar lebih mampu meningkatkan kualitas profesionalismenya. Dalam hal ini adalah tugas mengajar.

Tentunya seiring meningkatnya kualitas guru diharapkan ada perbaikan dalam tingkat ketercapaian tujuan pembelajaran yang canangkan di awal tahun ajaran.

Perbaikan tersebut dilaksanakan menggunakan program pembinaan terencana yang bersifat langsung maupun tidak langsung kepada guru yang dituju maupun seluruh guru secara umum.

Baca Juga:  Perspektif Dua Sisi : Kabinet Indonesia Maju

Dengan demikian jelas bahwa tujuan umum supervisi adalah memberikan layanan dan bantuan untuk meningkatkan kualitas mengajar guru di kelas yang pada gilirannya untuk meningkatkan meningkatkan kualitas belajar peserta didik.

Bukan saja memperbaiki kemampuan mengajar tapi juga untuk pengembangan potensi kualitas guru.

Secara singkat Olivia (1984) menyampaikan tujuan umum supervisi pendidikan sebagai berikut:

  1. Mengembangkan kurikulum yang sedang dilaksanakan di sekolah
  2. Meningkatkan proses belajar mengajar di sekolah
  3. Mengembangkan seluruh staf di sekolah.

Tujuan Khusus

Dalam usaha ke arah tercapainya tujuan umum supervisi pendidikan sebagaimana dirumuskan di atas, terdapat pula beberapa tujuan khusus supervisi pendidikan.

Di bawah ini dikemukakan beberapa tujuan khusus seorang supervisor di bidang pendidikan dan pengajaran:

1. Membantu guru untuk lebih memahami tujuan sebenarnya dari pendidikan dan peranan sekolah untuk mencapai tujuan itu.

2. Membantu guru-guru untuk dapat lebih menyadari dan memahami kebutuhan-kebutuhan dan kesulitan-kesulitan murid untuk menolong mereka untuk mengatasinya.

3. Memperbesar kesanggupan guru-guru untuk melengkapi dan mempersiapkan murid-muridnya menjadi masyarakat yang efektif.

4. Membantu guru mengadakan diagnosa secara kritis aktivitas-aktivitasnya, serta kesulitan-kesulitan mengajar dan belajar murid-muridnya, dan menolong mereka merencanakan perbaikan.

5. Membantu guru-guru untuk dapat menilai aktivitas-aktivitasnya dalam rangka tujuan perkembangan anak didik.

6. Memperbesar kesadaran guru-guru terhadap tata kerja yang demokratis dan kooperatif serta memperbesar kesediaan untuk saling tolong menolong.

7. Memperbesar ambisi guru-guru untuk meningkatkan mutu karyanya secara maksimal dalam bidang profesi keahliannya.

8. Membantu guru-guru untuk dapat lebih memanfaatkan pengalaman-pengalaman sendiri.

9. Membantu untuk lebih mempopulerkan sekolah kepada masyarakat agar bertambah simpati dan kesediaan masyarakat untuk menyokong sekolah

10. Melindungi guru-guru dan tenaga pendidikan terhadap tuntutan-tuntutan yang tak wajar dan kritik tak sehat dari masyarakat.

Baca Juga:  Bahasa Inggris Sekolah Dasar, Urgensi Materi Pelajarannya!

Beberapa Tujuan Supervisi Menurut Ahli Lainnya:

Selain tujuan supervisi pendidikan secara umum dan khusus sebagaimana sudah kita bahas di atas, beberapa pakar juga mengemukakan tujuan-tujuan dari supervisi pendidikan berikut:

Tujuan supervisi pendidikan menurut Piet A. Sahertian:

Dalam bukunya menjelaskan bahwa tujuan supervisi ialah memberikan layanan dan bantuan untuk meningkatkan kualitas mengajar guru di kelas yang pada gilirannya untuk meningkatkan kualitas belajar siswa.

Atau dengan kata lain, tujuan supervisi ialah memberikan layanan dan bantuan untuk meningkatkan kualitas belajar siswa, bukan saja memperbaiki kemampuan mengajar tapi juga mengembangkan potensi kualitas guru.

Tujuan supervisi pendidikan menurut Made Pidarta:

Menurut Pidarta, tujuan supervisi ialah:

  1. Membantu menciptakan lulusan optimal dalam kuantitas dan kualitas
  2. Membantu mengembangkan pribadi, kompetensi,dan sosialnya
  3. Membantu kepala sekolah mengembangkan program yang sesuai dengan kondisi masyarakat setempat
  4. Ikut meningkatkan kerjasama dengan masyarakat atau komite sekolah.

Dari pendapat-pendapat di atas, secara ringkas dapat disimpulkan bahwa tujuan diadakannya supervisi di unit sekolah adalah untuk mengembangkan situasi belajar mengajar yang lebih baik dengan cara membantu guru-guru dalam meningkatkan kinerjanya dalam rangka pembentukan pribadi anak secara maksimal.

Demikian bahasan kami, semoga dapat membantu anda yang sedang mencari referensi perihal ini. Untuk lebih detail dan lengkap, saya sarankan anda juga merujuk ke sumber rujukan berikut.

Sumber rujukan:

  1. https://www.academia.edu/30961459/TUJUAN_DAN_FUNGSI_SUPERVISI_PENDIDIKAN
  2. Artikel Supervisi Pendidikan, oleh: Winny Fajarny Suhada Ramzah. E-mail: winnyfajarnysuhada@gmail.com

You May Also Like

About the Author: Ageng Triyono

Curriculum Researcher & Developer | Guru Kampung | Penulis Lepas

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *