Contoh Soal P3K Perawat dan Jawabannya 2022 (Full Studi Kasus)

Contoh soal P3K Perawat dan jawabannya
Contoh soal P3K Perawat dan jawabannya

Haidunia.com – Contoh soal P3K perawat dan jawabannya ini pastinya sudah sangat dinantikan para calon peserta seleksi ASN-PPPK 2022 untuk jabatan teknis perawat. Soal P3K Perawat 2021 menjadi dasar dalam penyusunan contoh soal P3K perawat yang akan kami sajikan sebentar lagi.

Contoh soal P3K perawat dan jawabannya yang disajikan disusun berdasarkan kisi-kisi materi soal seleksi kompetensi bidang (SKB) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Oleh karenanya kami berharap soal teknis P3K perawat yang kami bawakan benar-benar dapat membantu keberhasilan Anda.

Read More

Sebelum kita uraikan contoh soal P3K perawat dan jawabannya, ada baiknya kita cek terlebih dahulu beberapa informasi penting yang harus diketahui oleh calon peserta tes kompetensi teknis P3K perawat. Selamat membaca!

Formasi Pengadaan PPPK Teknis Perawat 2022

Jenis pengadaan PPPK teknis untuk formasi perawat bisa Anda lihat pada laman resmi https://data-sscasn.bkn.go.id/. Pada saat materi ini disusun, pendaftaran secara resmi belum dibuka dan masih menunggu informasi resmi dari BKN dan Kemenpan-RB mengenai pendaftaran untuk tenaga teknis pada seluruh instansi.

Jabatan pengadaan tenaga teknis perawat menjadi kebutuhan yang sangat urgen dimasa pandemi ini. Sehingga hampir seluruh pemerintah daerah provinsi dan kabupaten/kota mengajukan formasi perawat ini. Tentunya ini menjadi peluangnya besar bagi Anda yang ingin mengabdi sebagai abdi negara.

Baca Juga:  Formasi CPNS Purworejo 2021 dan PPPK Non Guru, Lengkap!

Silahkan Anda pantau terus perkembangan pengadaan PPPK teknis formasi perawat melalui laman resmi SSCASN. Perlu kami sampaikan juga, selain formasi perawat tersedia juga formasi penyuluh keluarga berencana yang mana disyaratkan berlatar belakang pendidikan S1/D4 dan D3 keperawatan.

Formasi PPPK teknis perawat 2022
Formasi PPPK teknis perawat 2022

Bagi Anda yang menghendaki mengabdi di level pemerintah provinsi maupun lingkungan pemerintah kabupaten/kota, kami persilakan untuk mengakses langsung di https://sscasn.bkn.go.id/.

Kami ingatkan juga bagi Anda yang berlatar belakang pendidikan S1/D-IV/D-III Keperawatan/Ilmu Keperawatan dapat mengisi formasi Penyuluh Keluarga Berencana. Silahkan bagi yang menghendaki, dapat mempelajari contoh soal PPPK penyuluh keluarga berencana.

STR Perawat

Kami ingin mengingatkan bagi Anda yang belum mendaftar agar cek kembali STR atau Surat Tanda Registrasi. Karena STR merupakan syarat wajib bagi peserta PPPK teknis formasi perawat dan beberapa formasi tenaga kesehatan lainnya.

Hal ini didasarkan pada Permenpan-RB Nomor 27 Tahun 2021 tentang Pengadaan Pegawai Negeri Sipil. Selain itu diatur juga dalam Permenpan-RB Nomor 980 tentang Persyaratan Surat Tanda Registrasi Untuk Melamar Pada Jabatan Fungsional Kesehatan Dalam Pengadaan Pegawai Negeri Sipil Tahun Anggaran 2021.

Jadi silahkan dicek, apakah STR Anda masih aktif atau perlu segera Anda perpanjang kembali. Jika membutuhkan perpanjangan Anda dapat mengurusnya secara online di link e-STR.

Materi Tes Kompetensi Teknis Perawat

Materi PPPK teknis perawat bisa kita dapatkan dari surat Kemen-PANRB No B570/M.SM. 01.00/2020 tentang Materi Pokok Soal Seleksi Kompetensi Bidang dengan CAT. Berikut adalah isi surat tersebut yang berkaitan dengan kisi-kisi materi tes kompetensi teknis perawat.

Materi contoh soal SKB Perawat CPNS 2021
Materi Kompetensi Teknis PPPK Perawat 2022

Dalam surat tersebut kita dapatkan bahwasanya penyusunan materi SKB perawat CPNS didasarkan pada kebutuhan jabatan fungsional perawat dalam Permen-PANRB Nomor 25 tahun 2014 tentang Jabatan Fungsional Perawat dan Angka Kreditnya. tentunya materi kompetensi PPPK teknis perawat 2022 akan merujuk kepada Permen tersebut.

Dalam Permen-PAN RB tersebut terdapat 3 (tiga) jabatan fungsional, yaitu perawat ahli pertama, perawat pemula dan perawat terampil. Sementara untuk soal seleksi kompetensi teknis perawat memiliki standar isi yang relatif sama. Perhatikan tabel berikut:

Jabatan Fungsional

Materi  Kompetensi Teknis Perawat

(1)    Perawat Ahli Pertama

(2)    Perawat Pemula

(3)    Perawat Terampil

(1) Kemampuan Umum:
  • Kebijakan Jaminan Kesehatan Nasional Sustainable Develompment Goals (SDGs) Bidang kesehatan
  • Sistem Kesehatan nasional
  • Undang-Undang Kesehatan
  • Kebijakan Dasar Puskesmas
  • Standar Pelayanan Minimal
  • Perilaku hidup bersih dan sehat
  • penanggulangan narkoba
  • imunisasi
  • program CERDIK
  • Program Keluarga Berencana dan Program Keselamatan Pasien

(2) Kemampuan Khusus Pelayanan Keperawatan;

  • Asuhan keperawatan individu/keluarga/kelompok/masyarakat
  • Pengelolaan pelayanan keperawatan
  • Pelaksanaan tugas khusus/tugas lapangan/partisipasi kesehatan

Dari sekian banyak materi-materi yang akan diujikan dalam soal kompetensi teknis PPPK perawat saya yakin Anda telah menguasai materi khusus tersebut secara praktikal. Terlebih bagi Anda yang saat ini sudah mengabdi sebagai perawat honorer K2.

Oleh karenanya Anda bisa lebih fokus untuk memperdalam materi-materi yang bersifat umum. Karena materi ini perlu diupdate mengikuti kebijakan baru yang dirilis oleh kementerian. Contoh soal P3K perawat dan jawabannya 2022 yang kami bawakan akan fokus pada materi kemampuan khusus perawat.

Oleh karenanya yang kami sajikan sepenuhnya berupa studi kasus. Contoh soal P3K perawat dan pembahasan berikut terdiri dari 15 butir soal yang telah dianalisis. Silahkan Anda pelajari dengan seksama dan semoga bisa memperkaya pengetahuan yang mendukung Anda untuk sukses pada tes seleksi ASN-PPPK 2022.

Contoh Soal P3K Perawat

Contoh soal P3K perawat berikut ini terdiri dari 3 (tiga) soal studi kasus yang pastinya sudah sehari-hari dihadapi oleh para perawat di unit tugasnya masing-masing. Silahkan Anda simak dan pecahkan berdasarkan pengalaman yang Anda miliki!

Studi kasus 1
Masyarakat lingkungan tempat Anda berdinas mengeluhkan banyaknya kejadian diare pada anak-anak dalam rentang satu tahun terakhir. Data hasil observasi langsung didapatkan data bahwasanya masyarakat sekitar seluruhnya mengkonsumsi air dan makanan yang dimasak hingga matang.

Maka fokus observasi lanjutan yang tepat adalah ….

A. Jenis-jenis lauk yang sering dikonsumsi
B. Pola olah raga masyarakat sekitar
C. Jenis buah dan sayur yang dikonsumsi
D. Pelayanan kesehatan yang diperlukan
E. Kebiasaan cuci tangan masyarakat

Jawaban: E
Fokus pengkajian yang tepat atas kondisi di atas adalah perilaku hidup bersih dan sehat, sehingga yang perlu diobservasi selanjutnya adalah kebiasaan masyarakat dalam cuci tangan.

Studi kasus 2
Pasien Anda seorang anak perempuan berusia 10 tahun. Hasil diagnosa anak tersebut menderita ALL sejak 1 tahun yang lalu. Hasil pengkajian Anda menunjukkan:

(1) Anak tampak lemah dan hanya berbaring
(2) Anak menyampaikan terkadang nyeri pada perut
(3) Tidak nafsu makan dan mual
(4) Tidak menghabiskan porsi makan dari RS
(5) BB anak 30kg
(6) Anak mengatakan ingin cepat pulang dari RS
(7) Orang tua sangat mengkhawatirkan kondisi anaknya

Maka masalah keperawatan yang paling mendekati kondisi anak tersebut adalah …

A. Nyeri perut
B. Hospitalisasi
C. Intoleransi aktivitas
D. Ansietas orang tua
E. Ketidakseimbangan nutrisi

Jawaban: E
Kondisi di atas lebih dekat kepada kondisi ketidakseimbangan nutrisi dari kebutuhan tubuh. Hal ini ditunjukkan oleh kondisi; (1), (2) ,(3), dan (4)

Studi kasus 3

Anda adalah seorang perawat komunitas di suatu klinik homecare. Salah satu tugas Anda adalah melakukan screening kasus AIDS. Hasil menunjukkan 1 (satu) orang remaja positif. Tindakan pertama yang paling tepat Anda lakukan adalah ….

A. Meminta klien untuk menjelaskan hasil tesnya dengan didampingi keluarga

B. menyarankan klien untuk melakukan screening lanjutan (wetern blot)

C. meminta anggota keluarga klien untuk menjelaskan aktivitas klien sebelum tertular

D. mengkaji riwayat klien dengan fokus pada perilakunya yang berisiko tinggi

E. merujuk klien ke dokter untuk menjelaskan hasil tes tersebut

Jawaban: D

Tindakan screening tersebut masih bersifat umum. Sehingga dalam kasus di atas langkah yang diperlukan adalah mengkaji riwayat klien terkait HIV terutama dalam perilaku yang berisiko tinggi. Setelahnya baru penyampaian informasi hasil tes kepada keluarga.

Contoh Soal P3K Perawat dan Jawabannya

Contoh soal P3K Perawat dan jawabannya berikut ini terdiri dari 9 contoh studi kasus. Tiada lain, contoh soal P3K perawat yang kami sajikan adalah untuk menguatkan kompetensi teknis Anda sebelum nantinya benar-benar mengabdi sebagai ASN-PPPK angkatan 2022.

Studi kasus 4
Seorang lansia (wanita) berusia 68 tahun bersama keluarganya berkonsultasi ke psikiater. Sang Lansia tidak mau berterusterang atas masalah yang dihadapinya. Dari keluarganya tersebut didapatkan informasi;

  • Kurang lebih 7 bulan lamanya mengurung diri di kamar
  • Hanya 1 x mandi perhari
  • Sulit diajak berbicara
  • Selera makan menurun

Maka teknik yang tepat untuk mengawali treatment adalah dengan menganjurkan ….

A. keluarga untuk terus memberikan perhatian meski tanpa berbicara

B. pasien melakukan aktivitas harian secara mandiri

C. keluarga untuk memiliki perawat khusus untuk mendampinginya

D. lansia tersebut menggunakan antidepresan secara teratur

E. pengadaan lingkungan yang tenang dan nyaman untuk lansia tersebut

Jawaban: A
Langkah yang tepat adalah mencoba membuka dialog terhadap masalah yang dihadapi lansia. Hal ini dapat dilakukan dengan memberikan perhatian yang lebih dari pihak keluarga.

Studi kasus 5
Anda adalah seorang perawat di rumah sakit jiwa. Dari pasien yang sudah 5 hari di RSJ didapatkan data;

(1) laki-laki 37 tahun

(2) sekitar jam 10.00-11.00 selalu pergi ke bawah pohon

(3) aktivitas di bawah pohon berbicara dan tersenyum sendiri

(4) pasien koperatif ditunjukkan dengan mau minum obat dan bercakap-cakap

(5) pasien mengontrol halusinasinya dengan cara menghardik

Tindakan selanjutnya yang paling tepat untuk pasien dengan kondisi di atas adalah ….

A. Mengajak pasien untuk bercakap-cakap

B. Mengajak pasien melakukan kegiatan sehari-hari sesuai jadwal

C. Menanyakan apakah pasien masih bisa mendengar suara

D. Melakukan evaluasi tentang cara minum obat yang benar

E. Menilai apakah sudah bisa mandiri dalam melakukan kegiatan

Jawaban: D
Untuk meningkatkan tingkat koperatif pasien dengan data seperti di atas, maka yang perlu dijaga adalah proses konsumsi obat. Karena kondisi pasien yang sudah membaik dapat kembali menurun jika cara minum dan dosis obat tidak tepat.

Oleh karena itu perlu dilakukan terus mengenai cara minum obat yang dilakukan oleh pasien.

Studi kasus 6
Anda mendapati pasien seorang wanita lansia (78 tahun) dengan data sebagai berikut:

(1) Sehari-hari tinggal bersama anak perempuan dan seorang cucu yang berusia 20 tahun

(2) Pasien merasa sedih karena sang cucu tidak pulang selama satu bulan dan tanpa kabar

(3) Anak perempuan yang tinggal bersamanya mengalami retardasi mental dan sudah lama berpisah dengan suaminya

(4) Sang lansia tidak tahu harus meminta bantuan kepada siapa untuk memulangkan sang Cucu kembali ke rumah

Ketika Lansia tersebut berkonsultasi kepada Anda, dan ingin mencari tahu faktor penyebab kepergian sang cucu, maka alternatif jawaban terbaik yang Anda sampaikan adalah ….

A. Sang cucu salah pergaulan
B. Sang cucu terlalu lama dimanja
C. Kurangnya kemampuan bersosial
D. Harga diri rendah situasional
E. Kurangnya peran orang tua kandung

Jawaban: D
Dari data di atas, kondisi ibu kandung sang cucu yang mengalami retardasi mental akibat perceraian menjadi faktor utama sang cucu merasa harga dirinya rendah, dan menjadi kemungkinan paling besar yang mendorongnya pergi dari rumah.

Studi kasus 7
Anda bertugas di ruang UGD dengan pasien seorang ibu (38 tahun). Di dapatkan data sebagai berikut:

(1) mengeluh pusing, pandangan, dan kaki bengkak

(2) hasil anamnesa menunjukkan status obstetri G4P3AO dengan usia kehamilan 36 minggu

(3) tekanan darah 150/90 mmHg

(4) Hasil pemeriksaan protein urine ++

(5) Edema pada kaki dan palpebra

Kesimpulan Anda atas pasien tersebut adalah ….

A. Hipertensi dalam kehamilan
B. Pre eklamsi
C. Eklamsi
D. Edema anasarka
E. Anemia

Jawaban: A
Cukup jelas

Studi kasus 8
Anda mendapatkan pasien bayi perempuan usia 8 bulan. Informasi dari orang tua menyebutkan bahwa sang putri BAB 5 – 6 kali/ hari dalam dua hari terakhir. Setelah dilakukan pengkajian didapatkan data:

(1) Pantat bayi sering dalam kondisi basah
(2) Membrane mukosa kering
(3) Turgor kembali > 2 detik
(4) Nadi: 130x/menit
(5) RR: 35x/menit
(6) Berat badan menurun dari 8300 gram menjadi 8000 gram

Masalah utama keperawatan pasien bayi tersebut adalah ….

A. risiko gangguan integritas kulit
B. perubahan nutrisi kurang dari kebutuhan
C. risiko infeksi pada organ lain
D. kurang asupan makanan
E. Kekurang volume cairan

Jawaban: E
Cukup jelas!

Studi kasus 9
Anda mendapatkan pasien seorang wanita (35 tahun). Tungkai kanannya bengkak sejak 2 (dua) tahun lalu, namun tidak merasakan nyeri. Maka diangnosa yang paling mungkin adalah ….

A. deep vein thrombosis
B. lipedema
C. limfedema
D. edema statis
E. edema

Jawaban: C
Cukup jelas.

Studi kasus 10
Seorang laki-laki berusia 80 tahun menderita sebuah karsinoma ulseratif pada kulit
skrotum dextra. Grup kelenjar yang pertama kali akan menerima sel-sel metastatik dari karsinoma tersebut adalah ….

A. Iliaka eksterna
B. Iliaka Interna
C. Inguinal superfisialis
D. Inguinal profunda
E. Lumbar (para-aorta)

Jawaban: C

Studi kasus 11
Anda mendapati pasien seorang laki-laki berusia 35 tahun yang mengalami luka bakar. Seluruh ketebalan kulit terbakar pada daerah dorsum manus. Sebuah flap rotasi dari kulit normal dan jaringan subkutaneus dibuat untuk menutupi defek tersebut.

Maka pada lapisan manakah pembuluh darah arterial yang akan memberikan vaskularisasi  flap tersebut ….

A. stratum basale
B. dermis bagian dalam
C. stratum corneum
D. stratum lucidum
E. lemak subkutan

Jawaban: E

Studi kasus 12
Seorang anak perempuan berusia 4 tahun tidak dapat makan selama dua hari karena penyakit gastro-intestinal. Maka sumber utama energi yang akan dioksidasi pada otot rangka penderita tersebut adalah ….

A. kreatin fosfat otot
B. glikogen otot
C. trigliserida otot
D. asam lemak serum
E. glukosa serum

Jawaban: B

Studi kasus 13
Anda mendapati pasien perempuan (22 tahun) yang menemukan benjolan pada kuadran lateral bawah mammae dextra. Usia benjolan kurang lebih 3 bulan. Setelah dilakukan pemeriksaan fisik didapatkan data:

(1) massa berdiameter 2 cm
(2) berbentuk oval
(3) padat
(4) halus
(5) mobil pada mamae
(6) tidak ditemukan pembesaran kelenjar getah bening axilla.

Menurut Anda, jika biopsi eksisi di lakukan pada benjolan tersebut, maka kemungkinan besar akan menunjukkan tanda-tanda penyakit ….

A. nekrosis lemak
B. fibroadenoma
C. kelainan fibrokistik mammae
D. karsinoma intraduktal
E. papilloma intraduktal

Jawaban: B

Studi kasus 14
Seorang laki-laki berusia 30 tahun yang sebelumnya dalam keadaan sehat, menderita demam dan pruritus, berkeringat malam, serta menemukan benjolan di atas klavikula sinistra selama tiga minggu.

Pemeriksaan fisik menunjukkan pembesaran nodus lymphatikus yang tidak nyeri, berdiameter 3 cm, berkonsistensi kenyal dan berlokasidi regio supraklavikula. Pemeriksaan sinar X thoraks memberi kesan adanya limfoadenopati mediastinal.

Menurut Anda penyebab penyakit pasien tersebut yang paling tepat adalah ….
A. tuberkulosis
B. karsinoma metastatik
C. penyakit hodgkin
D. sarkoidosis
E. mononukleosis infeksiosa

Jawaban: C

Studi kasus 15
Bayi perempuan, 4 bulan. terdapat benjolan kebiruan di temporal kiri. Benjolan
muncul pada usia 1 minggu dan semakin membesar secara lambat, namun bayi tampak tidak merasa terganggu. Kadang benjolan membesar saat pasien menangis. Saat ini diameter benjolan 4 cm.

Menurut  Anda, bentuk terapi yang paling sesuai adalah ….

A. observasi
B. eksisi massa
C. ekstirpasi
D. injeksi sklerosan
E. injeksi kortikosteroid

Jawaban: C

Contoh soal P3K Perawat dan jawabannya yang kami sajikan semoga dapat menambah referensi belajar. Silahkan Anda dapat mempelajari materi lainnya, seperti: Contoh soal P3K perawat dan download kumpulan soal P3K perawat dan jawabannya. Salam Sukses!

About Author

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *