Soal HOTS Kelompok Sosial Kelas 11 (Contoh dan Jawabannya)

Soal HOTS Kelompok Sosial
Soal HOTS Kelompok Sosial

Haidunia.comSoal HOTS Kelompok Sosial yang kali ini akan kita bagi adalah kumpulan soal kelompok sosial dan jawabannya, yang mana materinya diajarkan pada kelas 11 jurusan sosial humaniora (Soshum). Silahkan kalian pelajari sebagai persiapan menghadapi penilaian akhir semester (PAS). Selamat menyimak!

Soal HOTS Kelompok Sosial yang kami sajikan juga sudah kami lengkapi beserta jawabannya. Jadi kalian enjoy aja dalam mempelajarinya. Kalian tinggal mencermati materi-materi yang sering keluar dalam soal dan me-review nya kembali. Bagi kalian yang malas membuka buku paket sekolah, maka tenang saja.

Read More

Selain soal HOTS Kelompok Sosial yang sudah kami siapkan, pada laman ini pula kami berikan ringkasan materi kelompok sosial tersebut. Tujuannya agar proses belajar kalian lebih komprehensif lagi. Okey, sekarang mari kita simak terlebih dahulu ringkasan materi nya!

Ringkasan Materi Kelompok Sosial

Materi kelompok sosial yang disajikan pada laman ini terdiri dari beberapa sub bab, di antaranya:

  1. Definisi Kelompok Sosial
  2. Faktor Pembentukan Kelompok Sosial
  3. Ciri-Ciri Kelompok Sosial
  4. Bentuk dan Jenis Kelompok Sosial
  5. Partikularisme
  6. Eksklusivisme

Sekarang mari kita simak ringkasan dari masing-masing sub bab di atas.

Definisi Kelompok Sosial

Sebelum membahas lebih lanjut mengenai kelompok sosial, terlebih dahulu kita harus mengetahui definisi dari kelompok sosial. Beberapa ahli memiliki definisi yang berbeda dalam mendefinisikan kelompok sosial, yaitu sebagai berikut:

(1) George Homans

Kelompok sosial merupakan suatu kumpulan dari individu berinteraksi dan mempunyai perasaan untuk membentuk suatu keseluruhan yang terorganisasi dan juga berhubungan timbal balik.

(2) Giddens

Kelompok sosial merupakan sejumlah orang yang berinteraksi antara satu dengan lainnya secara teratur.

(3) Robert K.Merton

Kelompok sosial merupakan sekumpulan orang yang saling berinteraksi dan  sesuai dengan pola yang telah ada.

(4) Soerjono Soekanto

Kelompok sosial merupakan satu kesatuan atau himpunan individu yang saling berhubungan dan didalamnya terdapat hubungan timbal balik dan saling memengaruhi.

Faktor Pembentukan Kelompok Sosial

Setiap manusia membutuhkan orang lain untuk memenuhi kebutuhan sosialnya atau biasa yang disebut makhluk sosial. Sifat manusia inilah yang menjadikan manusia untuk cenderung berinteraksi dengan manusia lainnya. Dalam proses interaksi ini akan membentuk kelompok sosial.

Faktor-faktor pembentuk kelompok sosial tersebut antara lain:

  1. Kesamaan Asal Daerah
  2. Kesamaan Kepentingan/Tujuan (Common Interest)
  3. Kesamaan Keturunan (Common in Cestry)
  4. Kesamaan Geografis

Ciri-Ciri Kelompok Sosial

Ciri-ciri dari kelompok sosial menurut Robert K. Merton adalah sebagai berikut:

  • Terdapat pola interaksi didalamnya
  • Adanya kesadaran menjadi anggota kelompok
  • Adanya kesadaran dan mengakui orang lain sebagai anggota kelompok

Sedangkan menurut Soerjono Soekanto, kelompok sosial memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

  • Kesadaran diri menjadi bagian dari kelompok
  • Adanya hubungan timbal balik antaranggota
  • Adanya faktor pengikat antaranggota
  • Adanya kesamaan pola perilaku, struktur dan kaidah
  • Berproses dan bersistem

Bentuk dan Jenis Kelompok

Pada dasarnya kelompok sosial dibagi dua yakni kelompok sosial teratur dan kelompok sosial tidak teratur.

(1) Kelompok Sosial Teratur

Macam -macam kelompok sosial teratur yaitu:

a. Kelompok Sosial berdasarkan Kualitas Hubungan Antaranggota.

Kelompok sosial jika dilihat dari  kualitas hubungan antar anggotanya bisa dibedakan menjadi:

  • kelompok sosial primer, dan;
  • kelompok sosial sekunder
Baca Juga:  Sejarah Trigonometri; Pengertian, Penemu & Rumusnya

b. Kelompok Sosial berdasarkan Erat Longgarnya Ikatan Dalam Kelompok

Kelompok sosial berdasarkan erat longgarnya ikatan dalam kelompok menurut Ferdinand  Tonnies dibedakan menjadi:

  • Kelompok Gemeinschaft (Paguyuban)
  • Kelompok Gesselschaft (Patembayan)

c. Kelompok Sosial berdasarkan Pencapaian Tujuan

Kelompok sosial jika dilihat dari pencapaian tujuan, dibedakan menjadi dua, yaitu:

  • Kelompok sosial formal
  • Kelompok Sosial Informal

d. Kelompok Sosial berdasarkan Status Keanggotaan Individu

Kelompok sosial jika dilihat dari status pencapaian individu dibedakan menjadi dua, yaitu:

  • Kelompok Referensi
  • Kelompok Membership

e. Kelompok Sosial berdasarkan Identifikasi Diri

Kelompok sosial berdasarkan identifikasi diri dapat dibedakan menjadi dua, yaitu:

  • kelompok  sosial In-gorup, dan;
  • kelompok sosial Out-group

f. Kelompok Sosial  Berdasarkan Jenis Pekerjaan

Kelompok sosial jika dilihat berdasarkan jenis pekerjaan dapat dibedakan menjadi:

  • kelompok sosial okupasional, dan:
  • kelompok sosial volunter

(2) Kelompok Sosial Tidak Teratur

Kelompok sosial tidak teratur dapat dibagi menjadi dua, yakni kerumunan dan publik. Berikut ini dijelaskan lebih rinci mengenai kerumunan dan juga publik.

a. Publik

Publik merupakan kerumunan yang terarah, serta mereka meiliki tujuan dan ketertarikan pada isu atau permasalahan yang sama.

b. Massa

Massa merupakan sekumpulan orang heterogen yang memiliki tujuan dan memiliki waktu dan tujuan untuk berkumpul, mereka tidak memiliki organisasi secara jelas sehingga tidak mampu bertindak secara teratur.

c. Kerumunan

Kerumunan merupakan kelompok sosial yang ditandai dengan berkumpul nya beberapa individu-individu secara fisik,  namun mereka tidak memiliki pengorganisasian yang jelas. Interaksi yang ada di alamnya, bersifat spontan.

Partikularisme

Manusia sebagai makhluk sosial tentu memerlukan sosialisi dan interaksi. Hal yang penting untuk dipahami dalam bersosialisasi dan interaksi pada orang lain, yaitu mengenai partikularisme.

(1) Definisi Partikularsime Kelompok

Partikularisme merupakan sistem yang mementingkan, memikirkan atau mengutamakan kepentingan pribadi dari pada kepentingan umum atau aliran politik, ekonomi,  dan juga kebudayaan yang membandingkan antara daerah satu dari pada lainnya.

Sistem partikularisme yang terlalu mementingkan kepentingan pribadi ini sangat bahaya. Karena hal inilah yang mampu menjadi akar dari terjadinya konflik. Partikularisme kelompok cenderung melihat kelompoknya sendiri tertutup dan kurang rasa solidaritas.

(2) Ciri-Ciri Partikularisme Kelompok

Partikularisme ciri-cirinya sebagai berikut:

  • Bersikap individualis (mementingkan kepentingan pribadi)
  • Tidak hanya terdiri dari satu pandangan melainkan dari macam-macam pandangan (heterogen)
  • Mengutamakan rasionalitas dan logika serta teknologi
  • Mampu menghadapi perubahan yang cepat dan mobilitas cukup tinggi

Eksklusivisme

Pada dasarnya dalam kehidupan bermasyarakat kita tidak boleh mementingkan diri sendiri atau menganggap kelompok kita lebih baik dari pada kelompok lainnya. Maka dari itu, penting bagi kita untuk belajar mengenai eksklusivisme.

(1) Definisi Eksklusivisme Kelompok

Eksklusivisme memiliki arti sebagai paham yang  memiliki kecenderungan untuk memisahkan diri dari masyarakat.  Individu yang menganut eksklusivisme biasanya menganggap kelompoknya paling baik jika dibandingkan dengan kelompok lainnya.

Namun sifat eksklusivisme disisi lain juga memiliki dampak yang positif, kelompok yang rasa kelompoknya lebih baik dan cenderung memisahkan diri dari kelompok lainnya, mereka akan cenderung mempertahankan kebudayaan kelompoknya. Namun meskipun memiliki dampak positif, tetapi dampak negatifnya cukup banyak.

Karena sifat ini mampu menjadi pemecah belah bangsa dan sangat sulit untuk melakukan perubahan yang progresif. Untuk menghindari sikap ini, maka kita perlu berbaur dengan kelompok lain supaya kita lebih bisa terbuka dan tidak memandang buruk kelompok lain.

(2) Ciri-Ciri Eksklusivisme Kelompok

Eksklusivisme juga memiliki ciri-cirinya sebagai berikut :

  • Mementingkan dan mengutamakan kepentingan pribadi
  • Memiliki kecenderungan memisahkan diri dari kelompok lain
Baca Juga:  Peran Guru di Masyarakat Dalam Kapasitasnya Sebagai ASN

Demikian ringkasan materi kelompok sosial yang telah kami sajikan. Selanjutnya silahkan kalian pelajari contoh soal kelompok sosial berikut ini!

Selamat belajar!

Soal HOTS Kelompok Sosial dan Jawabannya

Soal HOTS Kelompok Sosial ini sudah kami siapkan beserta kunci jawabannya. Sehingga sehingga memudahkan kalian dalam mereview kembali materi-materi yang berpotensi keluar dalam soal kelompok sosial di penilaian akhir semester (PAS). Okey, selamat mempelajari soal kelompok sosial yang sudah disiapkan oleh tim haidunia.com berikut ini!

Soal HOTS Kelompok Sosial nomor (1)
Denia merupakan siswa pindahan. Ia berasal dari Jawa yang pindah ke Kalimantan. Ketika mulai masuk kelas, Denia bertemu dengan Alde dan Vero. Ternyata Alde dan Vero juga berasal dari Jawa. Mereka berdua lalu mengajak Denia untuk bergabung di group WA Ikatan Siswa Jawa di Kalimantan. Pada akhirnya mereka bertiga menjadi teman dekat dan melakukan meet up dengan siswa di Kalimantan yang berasal dari Jawa.

Dari ilustrasi cerita di atas, Denia, Alde dan Vero, bergabung dalam kelompok sosial atas dasar kesamaan ….

(A) Geografis
(B) Keturunan
(C) Daerah Asal
(D) Agama
(E) Kepentingan

Jawaban: C

Daerah asal (karena Denia, Alde dan Vero sama – sama berasal dari daerah yang sama yaitu Jawa).

Soal HOTS Kelompok Sosial nomor (2)
Hari ini Yoda akan bertemu dengan teman – temannya, mereka sepakat berkumpul di taman kota. Yoda sangat senang, karena di sana nanti dia akan bertemu dengan teman yang sama – sama menyukai k-pop. Yoda tidak lupa membawa album k-pop yang ia punya, begitupun dengan teman – temannya. Dari ilustrasi diatas, kelompok yang tercipta antara Yoda dan teman – temannya didasarkan atas kesamaan ….

(A) Daerah Asal
(B) Agama
(C) Keturunan
(D) Kepentingan
(E) Geografis

Jawaban: D

Kepentingan (Karena mereka memiliki kepentingan/tujuan/ketertarikan yang sama yaitu sama – sama menyukai k-pop).

Soal HOTS Kelompok Sosial nomor (3)
Kelompok sosial yang didalamnya terdapat aturan yang tegas, dan aturan tersebut dibuat untuk mengatur hubungan antar anggotanya, jika dilihat dari kelompok sosial berdasarkan pencapaian tujuan maka kelompok sosial tersebut merupakan bentuk kelompok sosial ….

(A) Membership
(B) Referensi
(C) Paguyuban
(D) Formal
(E) Out-group

Jawaban: D

Kelompok sosial Formal, merupakan sebuah kelompok yang didalamnya terdapat peraturan – peraturan yang tegas dan dibuat bertujuan untuk mengatur hubungan para anggotanya. Dalam kelompok formal, yang terjalin bukanlah bersifat pribadi namun lebih ke umum, biasanya kelompok formal dibentuk untuk mencapai tujuan tertentu

Soal HOTS Kelompok Sosial nomor (4)
Fahru merupakan seorang guru honorer, namun pada bulan september ia telah lolos menjadi guru PNS. Fahru kini telah tergabung dalam kelompok guru PNS. Berdasarkan ilustrasi tersebut, jika dilihat dari status keanggotannya, Fahru yang menjadi PNS masuk dalam kelompok sosial … .

(A) Paguyuban
(B) Patembayan
(C) Formal
(D) Referensi
(E) Membership

Jawaban: A

Kelompok membership merupakan kelompok yang dalam pemilihan anggotanya dilakukan dengan cara mengadakan tes atau persyaratan nya lainnya. Kelompok ini juga disebut sebagai kelompok keanggotaan, yaitu menjadikan individu secara fisik menjadi bagiannya

Soal HOTS Kelompok Sosial nomor (5)
Pada hari Jumat, masyarakat desa A sedang melakukan bakti sosial, semua pemuda wajib di desa A harus mengikutinya. Namun Leodra yang juga termasuk pemuda di desanya justru memilih untuk bermain game di kamarnya. Ia berpikiran bakti sosial tidak penting karena menurutnya orang lain bukanlah urusannya. Sikap Leodra termasuk dalam sikap… .

Baca Juga:  14 Perbedaan Bimbingan dan Konseling yang Wajib Anda Ketahui

(A) solidaritas mekanik
(B) solidaritas organik
(C) eksklusivisme
(D) partikularisme
(E) toleransi

Jawaban: D

Partikularisme merupakan sistem yang mementingkan, memikirkan atau mengutamakan kepentingan pribadi daripada kepentingan umum. Sikap Leodra yang cenderung acuh dengan kepentingan umum dan lebih mementingkan kepentingan pribadi bisa dikatakan bahwa Leodra memiliki sifat partikularisme.

Contoh soal kelompok sosial nomor (6)
Kelompok A tidak ingin berbaur dengan kelompok B. Karena menurutnya kelompok B tidak setara dan tidak sepemikiran dengan mereka. Hal tersebut mencerminkan sikap… .

(A) solidaritas mekanik
(B) solidaritas organik
(C) eksklusivisme
(D) partikularisme
(E) toleransi

Jawaban: C

Eksklusivisme memiliki arti sebagai paham yang memiliki kecenderungan untuk memisahkan diri dari masyarakat.  Individu yang menganut eksklusivisme biasanya menganggap kelompoknya paling baik jika dibandingkan dengan kelompok lainnya.

Contoh soal kelompok sosial nomor (7)
Perhatikan tabel berikut!

No.

X

Y

1.

Ria, Helni dan Vio membentuk kelompok bermain. Mereka semua merasa akrab karena sama – sama keturunan melayu Kesamaan kepentingan

2.

Pak Nyoni dan Pak Dion tergabung dalam group pecinta sepeda lipat Kesamaan asal daerah

3.

Ikatan Mahasiswa Jawa Tengah Kesamaan keturunan

Dasar-dasar pembentukan sosial beserta contohnya ditunjukkan pada kombinasi ….

(A) (X1, Y2) dan (X2, Y1)
(B) (X1, Y1) dan (X2, Y2)
(C) (X1, Y3) dan (X3, Y3)
(D) (X1, Y3) dan (X3, Y2)
(E) (X2, Y3) dan (X3, Y2)

Jawaban: D

Pada soal diatas, kombinasi jawaban yang benar yaitu (X1,Y3) (X2, Y1) (X3, Y2).

Contoh soal kelompok sosial nomor (8)
Perhatikan ilustrasi cerita berikut!

soal kelompok sosial
Ilustrasi contoh soal kelompok sosial nomor 9

Gambar di atas menunjukkan kelompok sosial juga terbentuk atas dasar kesamaan ….

(A) daerah asal
(B) keturunan
(C) geografis
(D) tujuan
(E) ekonomi

Jawaban: D

Kesamaan tujuan menjadi salah satu dasar pembentukan kelompok sosial. Manusia atau individu akan mencari teman atau bekerjasama dengan individu lain yang memiliki kepentingan atau tujuan yang sama, bukan hanya itu namun ketertarikan pada suatu hal yang sama juga mempengaruhi nya.

Contoh soal kelompok sosial nomor (9)
Dibawah ini yang bukan merupakan contoh dari dasar pembentukan sosial atas dasar kesamaan kepentingan yaitu ….

(A) Kelompok pecinta fotografi
(B) Kelompok pencak silat
(C) Paguyuban pecinta sastra
(D) Kelompok perantau Jawa
(E) Kelompok sepak bola

Jawaban: D

Kelompok perantau jawa merupakan kelompok yang terbentuk atas dasar kesamaan daerah asal. Sedangkan kelompok sosial atas dasar kesamaan kepentingan tidak dipengaruhi oleh letak/asal daerah.

Contoh soal kelompok sosial nomor (10)
Di bawah ini merupakan contoh dari kelompok sosial primer dan sekunder secara berturut-turut adalah ….

(A) kelompok bermain teman sebaya dan keluarga
(B) kelompok jual beli dan keluarga
(C) keluarga dan kelompok bermain teman sebaya
(D) organisasi buruh buruh dan kelompok bermain teman sebaya
(E) keluarga, organisasi buruh

Jawaban: E

Contoh kelompok sosial primer yaitu keluarga dan teman sebaya karena ikatan di dalamnya cukup kuat. Sedangkan contoh kelompok sekunder yaitu kelompok jual beli dan organisasi buruh, karena ikatan didalamnya tidak terlalu erat.

Soal HOTS Kelompok Sosial beserta jawabannya yang kami sampaikan semoga mematangkan persiapan belajar kalian. Tapi sebagai saran, sebaiknya kalian juga mengunjungi soal-soal sosiologi yang juga telah kami posting sebelumnya. Silahkan berkunjung ke laman: Contoh Soal Integrasi Sosial Kelas 11 dan Jawabannya

Soal Sosiologi Kelas 11 Semester 2 Tentang Konflik Sosial, serta materi lain yang bersesuaian. Sekian, selamat belajar dan menuai prestasi!

About Author

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *