Awas Ditipu Penjual! Ini Kriteria Hewan Qurban Menurut Quran dan Hadist

Kriteria Hewan Qurban Menurut Quran dan Hadist
Kriteria Hewan Qurban Menurut Quran dan Hadist

Awas Ditipu Penjual! Ini Kriteria Hewan Qurban Menurut Quran dan Hadist – Tidak terasa Idul Adha tinggal 5 minggu lagi. Idul Adha 1442 H akan betepatan dengan tanggal 20 Juli 2021. Sebagaimana pada umumnya banyak orang sudah mempersiapkan kambing, domba atau sapi yang ingin diqurbankan nanti. Tapi tahukah kamu tidak semua hewan tersebut dapat dikurbankan karena ada syarat dan kriteria khususnya.

Kira-kira apa saja ya kriterianya? yuk simak ulasan tentang kriteria hewan yang laik diqurbankan ketika Idul Adha.

Jenis Hewan Qurban

Perlu diketahui bersama bahwa berqurban adalah sunnah, karena tidak semua orang dapat berqurban. Maka bagi muslim yang mampu, alangkah baiknya untuk berqurban di setiap musim qurban.

Lantas hewan apa sajakah yang dapat dijadikan qurban, Allah menyebutkan dalam Quran surat Al-Hajj ayat 34 yang artinya:

Dan bagi tiap-tiap umat telah Kami syariatkan penyembelihan (qurban), supaya mereka menyebut nama Allah terhadap bahimatul An’am (binatang ternak) yang telah direzekikan Allah kepada mereka

Ayat 34 surat Al-Hajj ini telah dijelaskan oleh Imam An-Nawawi dalam kitab Majmu’ Syarh Muhaddzabnya, yaitu bahwa hewan ternak yang diperbolehkan adalah unta, sapi, kambing serta hewan-hewan sejenisnya.

lantas bagimana dengan hewan liar? untuk hewan liar tidak diperbolehkan untuk jadi hewan qurban, contohnya seperti sapi liar, kambing liar.

Penjelasan detail maksud dari Imam An-Nawawi adalah tentang hewan sejenisnya adalah sebagai berikut,

Unta

Kriteria Hewan Qurban Menurut Quran dan Hadist
Unta berpunuk satu dan unta berpunuk dua

Hewan ini terkenal tinggal di gurun pasir, masyarakat Indonesia yang pernah melihat unta adalah mereka yang pernah pergi haji/umrah, keluar negeri di daerah yang ada untanya atau di kebun binatang.

Unta yang dapat dijadikan hewan qurban adalah unta segala jenis unta, termasuk unta yang memiliki punuk satu atau unta yang memiliki punuk dua.

Sapi

Di Indonesia sapi merupakan hewan unggulan untuk dijadikan qurban, banyak sekali jenis sapi yang dapat dijadikan hewan qurban, diantara yang paling sering yaitu:

Sapi Simmental

Sapi Simmental Jantan

Sapi ini merupakan salah satu sapi kelas atas, dengan kisaran harga mulai dari 22 juta sapi ini mempunyai postur tubuh besar, kekar dan berotot. Tinggi sapi Simental jantan yang biasa dijual untuk qurban biasanya sudah mencapai 170cm.

Ciri umum sapi ini berwarna merah bata, krem atau emas belang putih. Ada juga beberapa bagian sapi ini yang berwarna terang seperti ujung ekor, muka, perut, brisket dan bagian lutut ke bawahnya.

Sapi Limousin

Sapi Limousin dengan tubuh besar dan berotot

Sapi Limousin adalah primadona para peternak sapi Indonesia. Selain dagingnya yang empuk, lemak yang cukup rendah ini menjadi nilai jualnya yang tinggi. Di Indonesia sendiri sapi Limousin berkisar antara 20-30 juta tapi tidak sedikit juga yang menjualnya lebih dari harga tersebut karena memang ukuran yang sangat besar.

Sapi ini cocok dijadikan qurban karena postur tubuhnya yang besar, padat, dan panjang. Biasa sapi Limousin yang dijadikan hewan qurban tingginya telah mencapai 160 cm dengan berat rata-rata 1.1 ton. Dalam masa penggemukan sapi Limousin bisa bertambah kurang lebih 1 sampai 1.4 kg setiap harinya. Cukup fantastis bukan sapi Limousin ini.

Sapi Ongole

Sapi Ongole yang sering dijadikan hewan bantu peternakan

Kamu yang di desa pasti sering dong lihat sapi satu ini. Sapi Ongole adalah sapi yang banyak dipakai untuk kegiatan bertani dan berkebun, biasanya para petani membawa hasil tani dengan gerobak atau kereta yang ditarik dengan sapi Ongole.

Sapi ini memiliki ciri khas yaitu punuk dan glambir di bawah leher. Sapi Ongole jantan yang biasa dijual untuk qurban memiliki tinggi sekitar 140-150 cm dengan bobot dari 400-600 kg. Harga umum sapi ini sendiri berkisar antara 17-20 juta rupiah.

Selain ketiga sapi di atas masih banyak jenis sapi yang biasa jadi hewan qurban, diantaranya sapi Madura, sapi Bali, sapi Brahman dan lain-lainnya.

Kambing

Kambing juga termasuk pilihan yang pas untuk dijadikan hewan qurban. Selain karena dagingnya yang enak harga yang relatif terjangkau menjadikannya pilihan tepat bagi shahibul qurban untuk memilih hewan qurbannya.

ada beberapa kambing yang sering menjadi pilihan untuk qurban diantaranya yaitu:

Kambing Etawa

Kambing Etawa bertelinga panjang dan menjuntai ke bawah

Kambing Etawa lebih dikenal dengan produk susunya di kalangan masyarakat, namun siapa sangka kalau Etawa juga sering dijadikan hewan qurban. Ciri khusus Etawa yaitu memliki telinga panjang yang menjuntai ke bawah.

Dengan tinggi bisa mencapai 127 cm dan bobot lebih dari 90kg, Kambing Etawa sangat laik untuk dijadikan hewan qurban. Ada yang ingin qurban kambing Etawa?

Kambing Jawa Randu

Kambing Jawa Randu

Kambing Jawa Randu adalah jenis kambing persilangan antara kambing Etawa dan kambing Kacang. Kacang adalah kambing lokal yang Indonesia yang mudah ditemui di banyak daerah. Ada juga sebagian peternak yang mengawinkan peranakan kambing Etawa atau kambing PE dengan kambing kacang kemudian menyebutnya juga dengan kambing Jawa Randu.

Kambing ini mempunyai bobot sekitar 40 kg ketika sudah dewasa, dengan berat sekian artinya ukurannya dapat dibilang biasa apabila dibandingkan dengan kambing Etawa tadi.

Namun meski ukurannya biasa, banyak juga masyarakat yang tertarik untuk menjadikannya hewan qurban

Kambing Saanen

Kambing Saanen dengan janggut dan bertanduk runcing

Kambing ini memliki janggut yang panjang sehingga orang yang melihatnya dapat langsung mengenali jenis Saanen ini. Tidak hanya itu, tanduknya yang lancip dan panjang menjadikan kambing ini mempunyai karakter yang kuat.

Karena bentuknya yang unik nan asik anakan kambing Saanen berumur 3 bulan dijual di pasaran dengan harga 2.5 juta. Menginjak usia 8 bulan harganya sudah sampai 4 juta, sedangkan untuk Saanen dewasa harganya dapat mencapai 5 juta.

Masih banyak sekali jenis kambing yang biasa jadi hewan qurban selain 3 kambing di atas, diantaranya adalah kambing Muara, kambing Gembrong, kambing Boer, Kambing Marica, kambing Kosta dan lainnya.

Domba

Bagi sebagian orang awam atau anak kecil yang baru melihat domba, mungkin mereka mengiranya kambing. Memang domba dan kambing bisa dibilang mirip tapi sebenarnya dua hewan ini benar-benar berbeda.

Diantara perbedaan kambing dan domba yaitu, kambing ekornya ke atas sedangkan domba ke bawah, cara makan kambing selalu memilah milih makanannya sedangkan domba tidak, tanduk kambing cenderung ke atas atau samping dan tegak sedangkan domba cenderung ke bawah dan melengkung.

Tidak sedikit masyarakat yang menjadikan domba sebagai pilihannya untuk berqurban. Berikut beberapa jenis domba yang sering dijadikan hewan qurban:

Domba Ekor Tipis & Domba Ekor Gemuk

Domba ekor tipis dan domba ekor gemuk

Domba Ekor Tipis adalah domba lokal yang banyak diternak oleh peternak, karena mudah dalam perawatan, kecepatan dalam berkembang biak juga merupakan faktor utama para peternak suka dengan domba ini. Domba Ekor Gemuk juga domba lokal yang banyak diternak di daerah Madura, Sulawesi, Jatim dan Lombok.

Dalam hal qurban keduanya dapat menjadi pilihan untuk dijadikan hewan qurban karena kemudahan mendapatkannya.

Domba Garut

Kriteria Hewan Qurban Menurut Quran dan Hadist
Domba Garut dengan tanduk besar melengkung

Seperti namanya, domba ini berasal dari Garut. Domba ini adalah hasil campuran antara domba lokal dengan domba Capstaad dari Afrika. Ciri khas domba jantan Garut adalah tanduknya yang besar dan melengkung memutar.

Hal itulah yang menjadikannya unik dan nilai juga jualnya tinggi dan tak sedikit juga orang yang ingin berqurban dengan domba Garut.

Domba Merino

Kriteria Hewan Qurban Menurut Quran dan Hadist
Domba Marino yang berbulu lebat

Domba Merino lebih dikenal karena bulunya yang tebal. Saking tebalnya bulu domba ini, biasa wajah dari domba Merino tertutup oleh bulu dombanya sendiri. Beberapa shohibul qurban ada yang tertarik untuk berqurban dengan domba ini karena unik yaitu mempunyai bulu yang tebal. Untuk harga domba Merino dewasa sendiri berkisar antara 3-5 juta rupiah.

Itu tadi penjelasan ringkas tentang hewan-hewan ternak dan jenisnya yang biasa dijadikan hewan qurban.

Jantan atau Betina?

Hewan ternak yang banyak dijual untuk qurban biasanya adalah yang jantan. Kenapa harus jantan? karena postur dan berat hewan ternak jantan lebih besar sehingga akan meningkatkan nilai jualnya.

Tapi apakah sebenarnya boleh berqurban dengan hewan ternak betina?

Imam An Nawawi Rahimahullah dalam dalam kitab “ Al Majmu’ ” (364/8) berkata: “Adapun syarat yang diperbolehkan dalam berkurban adalah ; apabila hewan yang disembelih termasuk binatang ternak yaitu onta, sapi dan kambing, dalam hal ini onta dan semua jenisnya, sapi dan semua jenisnya, kambing dan semua jenisnya baik jenis domba atau jenis kacang, semuanya adalah  sama tidak ada bedanya, akan tetapi tidak diperbolehkan selain binatang ternak ; seperti sapi liar atau banteng dan himar yang liar, yang dalam hal pelarangan ini tidak ada perselisihan ulama’, sebagaimana tidak ada perselisihan antara jantan dan betina dari semua jenis binatang ternak tersebut, ini menurut kami ”

Jawabannya adalah boleh keduanya, jantan ataupun betina.

Syarat Hewan Qurban

Di musim Idhul Adha banyak sekali penjual yang menawarkan hewan ternak yang dijualnya dengan embel-embel sehat lengkap dan lain sebagainya. Namun kita tetap harus mengetahui kriteria hewan qurban menurut quran dan hadist sendiri agar hewan yang kita beli tidak sia-sia.

Apa sajakah syarat seekor hewan untuk dapat jadi hewan qurban, mari kita simak yaa

Usia Hewan

Ada batas-batas minimal untuk seekor hewan qurban. Cukup umur dari tiap hewan qurban ini bisa dilihat dengan tumbuhnya gigi tetap. Apabila kesulitan untuk mengecek ada tidaknya gigi tersebut bisa dengan catatan awal kelahiran masing-masing hewan.

Batas minimal umur masing-masing hewan adalah sebagai berikut

  1. Domba berusia satu tahun (apabila agak sulit menemukan domba berusia 1 tahun maka boleh domba berusia 6 bulan), hal ini berdasar pada penjelasan nabi tentang jadza’ (الجذع)
  2. Kambing minimal berusia satu tahun dan telah menginjak tahun kedua
  3. Sapi minimal berusia dua tahun dan telah memasuki tahun ketiga
  4. Unta minimal berusia lima tahun dan telah memasuki tahun keenam

Kondisi Hewan

syarat selanjutnya adalah kondisi yang sehat. Sehat disini mempunyai 4 kriteria yaitu:

  1. Hewan ternak yang tidak buta, bisa melihat dengan jelas.
  2. Sehat fisiknya, tidak lemah atau lesu.
  3. Kakinya berfungsi dengan baik, tidak pincang.
  4. Gemuk berisi, banyak daging dan lemaknya, bukan hewan ternak yang kurus kering.

Namun ada beberapa kondisi lain yang membuat hewan ternak menjadi makruh untuk qurban tetapi masih boleh untuk dijadikan qurban, yaitu hewan qurban yang tidak memiliki ekor, telinga putus atau robek, bokong dan ambing susunya putus, tidak mempunyai tanduk dan hewan ternak yang kondisinya kurang sempurnya.

Kepemilikan Hewan

Kepemilikan atas hewan qurban merupakan syarat wajib selanjutnya. Dilarang bagi seseorang untuk mengorbankan hewan ternak selain yang dimilikinya, seperti hewan curian atau hewan rampokan.

Hewan yang statusnya sebagai warisan juga tidak boleh diqurbankan apabila ada hak waris orang lain terdapat di dalamnya dan perlu dibagi hak warisnya.

Waktu Penyembelihan

Waktu yang disyaratkan untuk menyembelih hewan qurban adalah dari setelah sholat Idhul Adha atau tanggal 10 Dzulhijjah sampai tenggelamnya matahari pada tanggal 13 Dzulhijjah. Oleh karena itu dimanapun biasanya kamu muslim saling gotong royong untuk menyelesaikan pemotongan hewan qurban.

Rekomendasi Hewan Qurban

Banyak masyarakat yang masih bingung memilih dimana mereka harus beli hewan qurban yang sesuai syariat. Karena biasa pada musim qurban banyak sekali kandang sementara untuk display hewan ternak yang dijual untuk qurban.

Sebenarnya semua itu sah-sah saja dibeli, namun kita sebagai pembeli tetap harus memperhatikan kriteria hewan qurban menurut quran dan hadist seperti yang telah dijelaskan di atas. Haidunia merekomendasikan untuk membeli hewan qurban di peternak tradisional dan peternak modern.

Peternak Tradisional

Domba ternak yang dilepas ke padang rumput

Pada peternak tradisional, biasanya pembeli mendapatkan harga lebih murah karena pembeli memilihnya langsung di kandang peternakan. Tapi syarat-syarat hewan qurban tetap harus diperhatikan ulang untuk menjaga syarat sahnya hewan qurban.

Peternak Modern

Kriteria Hewan Qurban Menurut Quran dan Hadist
Ternak Desa – Spesial Domba Qurban Cukuran

Peternak modern biasanya menjual hewan ternaknya lebih sistematis dan lebih efisien dari segi waktu dan tenaga.

Pembeli dapat membeli tanpa harus datang ke kandang, cukup memilih lewat gambar atau video, memilih ingin diantar atau disembelih di RPH peternak modern dan dikirimkan sebagian daging sembelihannya.

Setiap hewan ternak sudah memasuki tahapan syarat-syarat hewan qurban yang sah, jadi bisa dipastikan hewan ternak yang dijual lolos kualifikasi hewan qurban.

Haidunia merekomendasikan tempat pembelian hewan ternak qurban yaitu di Ternak Desa Al Kautsar, disini kalian bisa dapatkan hewan qurban yang sesuai dengan budget karena banyak sekali pilihannya. kalau tertarik bisa chat disini yaa

Demikian artikel tentang kriteria hewan qurban menurut quran dan hadist, selamat belanja hewan qurban yaa

Related posts