Contoh Kalimat Conditional Sentence Type 0 & Artinya Lengkap

Conditional Sentence Type 0

Contoh Kalimat Conditional Sentence Type 0 – Conditional sentence, atau kalimat pengandaian, adalah salah satu struktur dasar dalam bahasa yang digunakan untuk menyatakan hubungan antara sebuah peristiwa atau kondisi dengan hasil atau konsekuensi yang mungkin terjadi akibatnya. Conditional sentence dapat dibagi menjadi beberapa jenis berdasarkan tingkat probabilitas atau kemungkinan terjadinya suatu peristiwa.

Salah satunya adalah Conditional Sentence Type 0, yang digunakan untuk menyatakan situasi yang umum atau kejadian yang pasti terjadi jika kondisi tertentu terpenuhi.

Read More

Apa itu Conditional Sentence Type 0?

Conditional Sentence Type 0, juga dikenal sebagai Zero Conditional, digunakan untuk menyatakan hubungan antara kondisi dan hasil yang selalu benar atau pasti terjadi. Dalam jenis kondisional ini, kita berbicara tentang situasi yang merupakan kebenaran umum, fakta ilmiah, atau hukum alam yang selalu terjadi jika kondisi awal terpenuhi. Kita menggunakan Zero Conditional ketika kita ingin menyampaikan sesuatu yang selalu benar dalam situasi tertentu.

Struktur umum dari Conditional Sentence Type 0 adalah sebagai berikut:

If + Present Simple (Simple Present), + Present Simple (Simple Present).

Contoh:

If you heat water to 100 degrees Celsius, it boils. (Jika Anda memanaskan air hingga 100 derajat Celsius, air mendidih.)

Struktur Kalimat Conditional Sentence Type 0

Sebelum kita membahas contoh-contoh kalimat Conditional Sentence Type 0, mari kita pahami struktur dasarnya. Kalimat Conditional Sentence Type 0 terdiri dari dua bagian utama: klausa pengandaian (if-clause) dan klausa hasil (main clause). Berikut adalah struktur dasar dari kalimat tersebut:

If-Clause (Klausa Pengandaian):

Gunakan kata “if” untuk memulai klausa pengandaian.
Ikuti “if” dengan bentuk sederhana dari kata kerja (simple present tense).

Contoh: If it rains (Jika hujan).

Main Clause (Klausa Hasil):

Klausa hasil menggambarkan apa yang terjadi ketika kondisi di klausa pengandaian terpenuhi.
Gunakan kata kerja dalam bentuk sederhana (simple present tense) atau imperative (perintah) untuk menyatakan tindakan yang terjadi sebagai hasil dari kondisi.

Contoh: I stay at home. (Saya tinggal di rumah).

Contoh Conditional Sentence Type 0 dalam Bahasa Inggris dan Artinya

Sekarang, mari kita lihat 50 contoh Conditional Sentence Type 0 dalam bahasa Inggris beserta artinya agar lebih paham:

If you heat water to 100 degrees Celsius, it boils. (Jika Anda memanaskan air hingga 100 derajat Celsius, air mendidih.)

If the sun sets, it gets dark. (Jika matahari terbenam, menjadi gelap.)

If you mix blue and yellow, you get green. (Jika Anda mencampurkan biru dan kuning, Anda mendapatkan hijau.)

If you touch fire, it burns. (Jika Anda menyentuh api, itu membakar.)

If you drop an object, it falls. (Jika Anda menjatuhkan sebuah benda, itu jatuh.)

If you add sugar to coffee, it becomes sweeter. (Jika Anda menambahkan gula ke dalam kopi, kopi menjadi lebih manis.)

If you turn on the light, the room becomes brighter. (Jika Anda menyalakan lampu, ruangan menjadi lebih terang.)

If you press the button, the machine starts. (Jika Anda menekan tombol, mesin akan menyala.)

If you water the plants regularly, they grow well. (Jika Anda menyiram tanaman secara teratur, tanaman tumbuh dengan baik.)

If you exercise daily, you stay healthy. (Jika Anda berolahraga setiap hari, Anda tetap sehat.)

If you eat too much junk food, you gain weight. (Jika Anda makan terlalu banyak makanan cepat saji, Anda akan naik berat badan.)

If you study hard, you get good grades. (Jika Anda belajar dengan giat, Anda akan mendapatkan nilai yang bagus.)

If you save money, you have financial security. (Jika Anda menabung uang, Anda memiliki keamanan finansial.)

If you take a taxi, you reach your destination faster. (Jika Anda naik taksi, Anda akan mencapai tujuan lebih cepat.)

If you mix red and blue, you create purple. (Jika Anda mencampurkan merah dan biru, Anda menciptakan warna ungu.)

If you open the window, fresh air comes in. (Jika Anda membuka jendela, udara segar masuk.)

If you smile, people usually smile back. (Jika Anda tersenyum, orang biasanya tersenyum balik.)

If you follow the recipe, the dish turns out delicious. (Jika Anda mengikuti resepnya, masakan menjadi lezat.)

If you pay your bills on time, you avoid late fees. (Jika Anda membayar tagihan tepat waktu, Anda menghindari denda keterlambatan.)

If you mix oil and water, they don’t blend. (Jika Anda mencampurkan minyak dan air, mereka tidak bercampur.)

If you add 2 and 2, the result is 4. (Jika Anda menambahkan 2 dan 2, hasilnya adalah 4.)

If you touch a hot stove, it hurts. (Jika Anda menyentuh kompor panas, itu sakit.)

If you close your eyes, you can’t see anything. (Jika Anda menutup mata, Anda tidak dapat melihat apa-apa.)

If you mix salt with water, it dissolves. (Jika Anda mencampurkan garam dengan air, garam itu larut.)

If you drive too fast, you risk getting a ticket. (Jika Anda mengemudi terlalu cepat, Anda berisiko mendapatkan tilang.)

If you plant seeds, they eventually grow into plants. (Jika Anda menanam biji, akhirnya mereka tumbuh menjadi tanaman.)

If you put ice in the sun, it melts. (Jika Anda meletakkan es di bawah sinar matahari, es itu mencair.)

If you turn off the TV, the noise stops. (Jika Anda mematikan televisi, kebisingan berhenti.)

If you mix vinegar and baking soda, it creates a chemical reaction. (Jika Anda mencampurkan cuka dan baking soda, itu menciptakan reaksi kimia.)

If you water a flower, it thrives. (Jika Anda menyiram bunga, bunga itu tumbuh subur.)

If you touch a cactus, it pricks you. (Jika Anda menyentuh kaktus, kaktus itu mencakar Anda.)

If you shake a soda can and open it, it fizzes. (Jika Anda mengguncang kaleng soda dan membukanya, soda itu berbuih.)

If you eat before bedtime, you may have trouble sleeping. (Jika Anda makan sebelum tidur, Anda mungkin kesulitan tidur.)

If you jump into water, you get wet. (Jika Anda melompat ke dalam air, Anda basah.)

If you mix red and green, you get brown. (Jika Anda mencampurkan merah dan hijau, Anda mendapatkan coklat.)

If you touch a magnet to a metal object, it sticks. (Jika Anda menyentuh magnet ke objek logam, itu menempel.)

If you open an umbrella, you stay dry in the rain. (Jika Anda membuka payung, Anda tetap kering saat hujan.)

If you turn on the heater, the room becomes warm. (Jika Anda menyalakan pemanas, ruangan menjadi hangat.)

If you drop a glass, it breaks. (Jika Anda menjatuhkan gelas, gelas itu pecah.)

If you mix orange and yellow, you get a bright color. (Jika Anda mencampurkan oranye dan kuning, Anda mendapatkan warna cerah.)

If you plug in an appliance, it works. (Jika Anda mencolokkan perangkat, perangkat itu berfungsi.)

If you touch a hot iron, it burns your skin. (Jika Anda menyentuh setrika yang panas, itu membakar kulit Anda.)

If you open the freezer, cold air comes out. (Jika Anda membuka freezer, udara dingin keluar.)

If you mix flour and water, you make a paste. (Jika Anda mencampurkan tepung dan air, Anda membuat pasta.)

If you turn the key, the car starts. (Jika Anda memutar kunci, mobil mulai berjalan.)

If you pour water on paper, it becomes soggy. (Jika Anda menuangkan air ke kertas, kertas menjadi lembab.)

If you touch a feather, it feels soft. (Jika Anda menyentuh bulu, rasanya lembut.)

If you add ice to a drink, it becomes cold. (Jika Anda menambahkan es ke minuman, minuman menjadi dingin.)

If you light a match, it produces fire. (Jika Anda menghidupkan korek api, itu menghasilkan api.)

If you turn on the computer, it boots up. (Jika Anda menyalakan komputer, komputer akan menyala.)

Kesimpulan

Conditional Sentence Type 0 digunakan untuk menyatakan hubungan antara kondisi dan hasil yang pasti terjadi. Jenis kalimat ini berguna untuk mengungkapkan fakta-fakta, hukum alam, atau kebenaran umum dalam bahasa Inggris. Struktur dasarnya terdiri dari klausa pengandaian (if-clause) yang diikuti oleh klausa hasil (main clause) dengan menggunakan simple present tense.

Itulah ulasan saya seputar conditional sentence type 0, semoga semakin menambah wawasan kalian semua ya, dan pastinya semoga bermanfaat.

About Author

Baca Juga:  Perbedaan Zooplankton dan Fitoplankton, Berikut Penjelasannya!

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *