Tugas Bahasa Indonesia Cerita tentang Orang Tua

Tugas Bahasa Indonesia Cerita Tentang Orang Tua

Tugas Bahasa Indonesia Cerita tentang Orang Tua – Ketika guru Bahasa Indonesia memberikan tugas untuk menulis cerita tentang Orang Tua, kira kira apakah yang akan kita ceritakan?

Tugas membuat cerita memang sangat mengasyikkan karena dalam tugas tersebut kita bebas menuliskan apa saja yang ada dalam hati kita, pengalaman yang kita alami berupa perbuatan dan perkataan dapat menjadi ingatan yang selalu membekas dalam pikiran kita.

Cerita tentang orang tua adalah salah satu dari sekian banyak pengalaman yang memorable dalam kisah hidup setiap orang, karena perjalanan dari kita masih kecil sampai dewasa selalu diiringi kehadiran orang tua kita.

berikut adalah contoh dari tugas pelajaran bahasa Indonesia yaitu cerita tentang orang tua. cerita berikut adalah contoh tugas dari santri Tazkia Islamic Internasional Boarding School (TAZKIA IIBS) yang bernama Naufal Abdillah Daffa’Andin.

Cerita tentang Orang Tua

Tugas Bahasa Indonesia Cerita tentang Orang Tua
Tugas Bahasa Indonesia Cerita tentang Orang Tua

Ayahku bernama Sigit Hadi Guritno, lahir pada tanggal 25 Januari 1965. Ibuku bernama Reni Juni Arsih, lahir pada tanggal 31 Mei 1968. Mereka Menikah pada tahun sekitar 1980-1990. Mulai mempunyai anak pada tahun sekitar 1989-1990.

Ayah dan ibuku bertemu saat bekerja. Zaman dahulu orang ‘pacaran’ itu memakai surat (surat-suratan). Dulu ayahku bekerja untuk memperbaiki mesin yang rusak di suatu pabrik, jadi kemungkinan hobi ayahku bermain dengan alat elektronik, memperbaiki sesuatu. Sedangkan ibuku mempunyai hobi memasak dan banyak lagi.

Ayahku bekerja di suatu pabrik sebagai orang yang memperbaiki alat-alat rusak dan ibuku dulu bekerja sebagai wirausahawan (membuka toko di rumah) selama beberapa tahun.

Ayahku seorang yang tegas, bijaksana dan pekerja keras, sifat tersebut patut dicontoh oleh keluarganya seperti aku dan kakakku.

Sifat ibuku hampir sama dengan ayahku yaitu seorang yang tegas dan pekerja keras. Sifat yang harus dimiliki oleh semua orang tua adalah mencintai dan menyayangi anaknya.

Ayahku ahli dalam alat-alat elektronik lebih tepatnya engineer teknik mesin sedangkan ibuku ahli dalam bekerja dan memasak, bisa dibilang makanan hasil masakan ibu enak.

Jangan pernah putus asa, tetap jalani, meskipun banyak halangan-halangan atau rintangan. Serta jangan lupa untuk berdoa dan bersyukur kepada Allah SWT.

Itulah nasehat yang pernah diberikan oleh Ayah dan Ibuku kepadaku.

Semoga kita menjadi anak yang berbakti kepada orang tua kita. Amiiinn

Baca Juga:  Landasan Filosofis Pendidikan: Pengertian, Tujuan, Jenis, dan Hakikatnya

You May Also Like

About the Author: Deany Januarta Putra

Menyelami dunia SEO dan bersahabat dengan alam

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *