Contoh Soal Psikotes Aritmatika Terbaru!

  • Whatsapp
CONTOH SOAL PSIKOTES ARITMATIKA
CONTOH SOAL PSIKOTES ARITMATIKA

Contoh Soal Psikotes Aritmatika – Hallo para calon pencari kerja! Anda yang akan mengikuti tes seleksi masuk kerja, baik itu tes seleksi CPNS, BUMN, sekolah kedinasan, perusahaan ternama dan juga yang mau tes seleksi UTBK SBMPTN, pastinya sangat membutuhkan contoh-contoh soal psikotes yang akan kami bawakan berikut ini.

Contoh Soal Psikotes Aritmatika yang kami bawakan pada laman haidunia.com ini telah dilengkapi dengan pembahasan. Sehingga Anda tidak perlu repot-repot untuk mencari jawabannya. Dengan begitu Anda juga akan lebih efektif dalam mempelajari materi kisi-kisi soal psikotes yang kami sajikan.

Read More

Bagi kalian yang umpamanya baru lulus sekolah dan belum pernah mengikuti tes psikotes, tidak usah khawatir. Karena kami akan mengawali pembahasan dengan pengertian psikotes, jenis-jenis psikotes, serta trik dan trik mengerjakannya. Setelahnya baru kita bahas contoh soal psikotes aritmatika dan jawabannya.

Mengenal Psikotes

Saat ini, hampir semua perusahaan dan universitas menggunakan tes psikologi atau psikotes sebagai salah satu tahapan dalam proses penerimaan calon pegawai maupun calon mahasiswa, baik jenjang S1, S2, dan S3. Psikotes adalah salah satu tahap seleksi pada “babak penyisihan” yang dilakukan untuk melihat potensi dan kecocokan
antara keadaan psikologi dari calon pegawai ataupun calon mahasiswa dengan posisi penempatan maupun jurusan yang mereka pilih.

Jadi dalam psikotes, kemampuan yang diukur tidak hanya potensi IQ seseorang, tetapi ada hal lain yang juga tak kalah penting, seperti kecenderungan cara kerja atau gambaran kepribadiannya. Faktanya, para pelamar kerja maupun calon mahasiswa yang pernah mengikuti atau setidaknya berlatih mengerjakan soal-soal psikotes, ternyata mempunyai skor yang lebih tinggi dibanding pelamar kerja atau calon mahasiswa lain yang tidak pernah mengikuti atau belum berlatih soal-soal psikotes sama sekali. Ini berarti, kemampuan mengerjakan soal-soal psikotes bisa dilatih, asal secara tekun dan berkelanjutan.

“Psikotes merupakan tes yang digunakan untuk mengukur aspek intelegensi serta kepribadian seseorang dalam situasi yang standar. Situasi standar yang dimaksud adalah kondisi yang sama bagi semua orang yang dites. Tes ini dapat berbentuk tertulis, visual, atau evaluasi secara verbal, untuk mengukur kemampuan kognitif dan emosional.”

Tujuan Tes Psikotes

Tujuan dari tes psikotes adalah untuk mengukur gambaran utuh mengenai kondisi calon pegawai atau mahasiswa dari sisi keunggulan diri maupun kelemahan yang dimilikinya. Sehingga memudahkan pihak instansi atau perusahaan atau pihak kampus untuk memilih orang yang paling tepat di posisi atau jurusan yang dibutuhkan.

Contoh sederhananya adalah orang yang dibutuhkan untuk menempati posisi dosen harus memiliki kemampuan dasar dalam membina hubungan dengan orang lain, kemampuan verbalisasi yang bagus, serta pengelolaan emosi yang baik ketika berhadapan dengan mahasiswa dan segenap kompetensi lainnya.

Namun kebutuhan kompetensi seseorang  akan berbeda jika yang dibutuhkan adalah seorang web designer umpamanya. Untuk posisi ini tentu yang lebih diutamakan adalah kemampuan teknis komputerisasi dan jiwa seni agar karya digital yang dihasilkan indah dan penuh dengan unsur kreativitas.

Begitu juga dengan jabatan yang lain, pastinya membutuhkan kompetensi yang berbeda pula. Misalnya jabatan di bidang penjualan produk tertentu. Tentu hal ini berbeda dengan kompetensi seseorang yang akan direkrut menjadi seorang auditor.

Materi Tes Psikotes

Materi tes psikotes di antaranya adalah; (1) Tes kemampuan verbal; (2) Tes kemampuan kuantitatif; (3) Tes kemampuan penalaran. Ada pun rincian materi tes nya seperti dalam tabel berikut:

Jenis Tes Psikotes

Materi

Tes Kemampuan Verbal
  1. tes persamaan kata
  2. tes lawan kata
  3. tes persamaan dan lawan kata
  4. tes analogi
  5. tes informasi
  6. tes peribahasa
Tes Kemampuan Kuantitatif
  1. tes deret angka
  2. tes hitung cepat atau tes koran
  3. tes aritmatika
Tes Kemampuan Penalaran
  1. tes kemampuan penalaran analitik
  2. tes logika
  3. tes wawasan
  4. tes ketelitian
  5. tes irama/pola gambar

Sebagaimana rencana kami di awal, dalam pembahasan di laman ini kami akan fokus memberikan contoh soal psikotes aritmatika. Adapun untuk jenis tes psikotes lainnya akan kami bahas pada kesempatan yang berbeda.

Soal Tes Psikotes Aritmatika

Melalui tes psikotes aritmatika yang Anda ikuti, maka Anda sedang diukur kemampuan memecahkan masalah secara cepat dan tepat, mengikuti sebuah alur berpikir yang logis. Selain itu juga untuk mengukur kontrol emosi serta ketahanan mental Anda saat mendapati hal yang rumit dalam bekerja.

Sehingga orang yang sehari-harinya belum terbiasa dengan berpikir pemecahan masalah secara matematis akan sulit melewati subtes psikotes aritmatika ini. Selain itu tes aritmatika ini juga sangat memerlukan ketelitian dan kemampuan berpikir secara detail. Maka gunakan kecermatan dan ketenangan Anda saat mengerjakan subtes psiotes aritmatika ini.

Okey, sebelum kita bahas mengenai contoh soal psikotes aritmatika dan jawabannya. Anda kami ajak terlebih dahulu untuk mempelajari tips dan trik dalam mengerjakan soal psikotes.

Persiapan Sebelum Tes Psikotes

(1) Pahami setiap petunjuk subtes yang dipaparkan sebelum naskah soal. Setiap subtes ada tujuannya, semisal untuk mengukur ketelitian, daya tahan, motivasi, kecerdasan dan sebagainya.

(2) Biasanya soal yang disajikan dalam tes psikotes beraneka ragam, bisa berupa kalimat, hitungan, dan sebagainya. Maka Anda tidak perlu khawatir dalam mengerjakan soal-soal yang masih tampak asing bagi Anda, karena semua paket soal pasti dapat dikerjakan dengan mengikuti petunjuk nya.

Tips mengerjakan contoh soal psikotes aritmatika
Tips mengerjakan contoh soal psikotes aritmatika

(3) Sebaiknya Anda harus mempersiapkan diri dengan mengenali sebanyak mungkin tipe-tipe soal yang biasa keluar dalam tes psikotes. Tentunya saat ini telah banyak beredar buku-buku bank soal psikotes maupun try out psikotes secara on line.

(4) Ketika Anda ternyataa gagal dalam psikotes, pahamilah bukan berarti Anda tidak lulus. Melainkan kriteria Anda belum sesuai dengan klasifikasi yang dibutuhkan.

Contoh Soal Psikotes Aritmatika

Contoh soal psikotes aritmatika ini sudah kami lengkapi dengan jawabannya. Anda silahkan mempelajari nya dengan seksama. Tentunya masih banyak lagi tipe soal aritmatika. Harapan kami contoh soal psikotes aritmatika yang kami bawakan di laman ini bisa Anda jadikan pengayaan referensi soal-soal psikotes lebih lanjut. Selamat mempelajari!

Contoh Soal Psikotes Aritmatika (1)
Kelas A terdiri dari 35 murid sedangkan kelas B terdiri atas 40 murid. Nilai statistika rata-rata murid kelas B adalah 5 lebih baik rata-rata kelas A. Apabila nilai rata-rata gabungan kelas A dan B adalah 57 2⁄3  maka nilai rata-rata statistika untuk kelas A adalah ….

a. 50
b. 55
c. 60
d. 65
e. 75

Jawaban: B

Soal tentang statistika:

F2=40 dan nilai rata-rata x2= x1+5 \[\]

$$x=\frac{F_{1}.x_{1}+F_{2}.x_{2}}{F_{1}+F_{2}}$$

$$57 \frac{2}{3}=\frac{35.x_{1}+40.(x_{1}+5)}{35+40}$$

$$57 \frac{2}{3}=\frac{75.x_{1}+40.(x_{1}+5)}{35+40}$$

$$x_{1}=57\frac{2}{3}-\frac{8}{3}=55$$

Jadi rata-rata kelas A adalah 55

Contoh Soal Psikotes Aritmatika (2)
Dua buah mobil menempuh jarak 450 km. Kecepatan mobil kedua setiap jamnya 15 km lebih cepat daripada kecepatan mobil pertama, jika waktu perjalanan mobil kedua 1 jam lebih pendek dari waktu perjalanan mobil pertama, maka rata-rata kecepatan kedua mobil tersebut adalah ….

a. 97,5 km/jam
b. 92,5 km/jam
c. 87,5 km/jam
d. 85 km/jam
e. 82,5 km/jam

Jawaban: E
Pembahasan: Misalkan kecepatan  mobil pertama = V1 maka kecepatan mobil kedua adalah :
V2=V1+15
Dan waktu tempuh masing-masing adalah T1 dan T2
T1 = 450/V
T2 = 450/ (V1 + 15) = (450/V1)-1

450 V1 = (450 – V1) (V1 + 15)
450V1 = 450 V1 + 15.450 –V12 -15V1
V12 + 15V1 – 6750 = 0
(V1 + 90) (V1 – 75) = 0
V1 = 75 km/jam
V2 = 90 km/jam V = 82,5 km/jam

Contoh Soal Psikotes Aritmatika (3)
Untuk memproduksi x unit barang perhari diperlukan biaya (x3 – 2000x2 + 3.000.000x) rupiah. Jika barang itu harus diproduksi, maka biaya produksi per unit yang rendah tercapai apabila diproduksi perhari sejumlah ….

a. 1.000 unit
b. 1.500 unit
c. 2.000 unit
d. 3.000 unit
e. 4.000 unit

Jawaban: A
Biaya produksi x unit barang adalah
x.f (x) = x 3 – 200 x 2 + 3.000.000 x
jadi biaya produksi 1unit barang adalah
F (x) = x 2– 2000x + 3.000.000
Supaya biaya produksi per unit rendah
Maka; f (x) =  0
F (x)  =  2x – 2000 = 0  → x= 1000
Biaya produksi minimum jika setiap hari diproduksi 1000 unit

Contoh Soal Psikotes Aritmatika (4)
Jika 2x – 3 < 1 dan 2x < -1 maka ….
a. x < 3/2
b. 1 < x < 2
c. 3/2 < x < 2
d. 1 < x < 3/2
e. 3/2 < x < 5/2

Jawaban: d
12x – 3 < 11
-1 < 2x –3 < 1, tambah semua ruas dengan +3
-1 +3 < 2x –3 + 3 < 1 + 3
2 < 2x < 4   1 < x < 2
karena syarat lainnya harus dipenuhi 2x < 3 atau x < 3/2, maka harga yang memenuhi kedua pertidaksamaan itu adalah : 1 < x < 3/2

Contoh Soal Psikotes Aritmatika (5)
Empat kelompok siswa yang masing-masing terdiri dari 5,8,10 dan 17 orang menyumbang korban bencana alam. Rata-rata sumbangan masing-masing kelompok adalah Rp. 4.000,-; Rp. 2.500,-; Rp. 2.000,- dan Rp. 1.000,- maka rata-rata sumbangan tiap siswa seluruh kelompok adalah ….

a. Rp. 1.050,-
b. Rp. 1.225,-
c. Rp. 2.015,-
d. Rp. 2.275,-
e. Rp. 1.750,-

Jawaban: c
Jumlah siswa (n) = 5 + 8 + 10 + 17 = 40
Rata-rata sumbangan tiap siswa =
[(5.400 + 8.2500 + 10.2000 + 17.1000)/40]
= 100 + 1/5 . 25000 + 10 . 50 + 17.25
= 500 + 500 + 500 + 425
= 1925

Contoh Soal Psikotes Aritmatika (6)
Jika selisih akar-akar persamaan x2 – nx + 24 = 0 sama dengan lima, maka jumlah akar-akar persamaan tersebut adalah ….

a. 11 atau -11
b. 9 atau -9
c. 8 atau -8
d. 7 atau -7
e. 6 atau -6

Jawaban: a
Soal tentang persamaan kuadrat
Selisih akar-akar persamaan: x2 – nx + 24 = 0 adalah 5,
misalkan akar-akarnya x1 dan x2, maka
$$x_{1}-x_{2}=\sqrt{121}= ±11$$

Contoh Soal Psikotes Aritmatika (7)
Himpunan penyelesaian pertidaksamaan || x | + x | ≤ 2 adalah ….
a. {x| 0≤ x ≤ 1}
b. {x| x ≤ 1}
c. {x| x ≤ 2}
d. {x| ≤ x 0}
e. {x| x ≥ 0}

Jawaban: b
| x | + x ≤ 2
-2 ≤ | x | + x dan | x | ≤ 2 – x
– (2 + x) ≤ | x | dan | x | ≤ (2 – x)2
x  real dan (| x |)2 ≤ (2 – x)2
x  real dan x2 ≤ 4 – 2x + x2
x  real dan x ≤1
jadi himpunan penyelesaian adalah { x | x ≤ 1)

Contoh Soal Psikotes Aritmatika (8)
Pertidaksamaan a³ + 3ab² > 3a²b + b³ mempunyai sifat ….
a. a dan b positif
b. a dan b berlawanan tanda
c. a positif dan b negatif
d. a > b
e. a2>b2

Jawaban: d
a3 + 3ab2 – 3a2b + b + b3 > 0
a3 + 3ab2 – 3a2b + b + b3 > 0
(a – b)3 > 0
karena pangkatnya ganjil maka harus dipenuhi
a – b > 0 atau a > b

Contoh Soal Psikotes Aritmatika (9)
Nilai rata-rata ujian matematika dari 39 orang siswa adalah 45. Jika nilai Upik, seorang siswa lainnya digabungkan dengan kelompok tersebut, maka nilai rata-rata menjadi 46, ini berarti nilai ujian Upik adalah ….

a. 47
b. 51
c. 85
d. 90
e. 92

Jawaban: c
Pembahasan: misalkan nilai Upik adalah n, maka :
46 = [(49 x 45 + n)/ 40]
1840 = 1755 + n
n = 85

Contoh Soal Psikotes Aritmatika (10)
Penyelesaian persamaan 32x+1 = 9x-2 adalah ….
a. 0
b. 4
c. 2
d. 16
e. 9/2

Jawaban: e
32x+1=92x-4 
32x+1=34x-8 
2x+1=4x-8 → 2x = 9 → x = 9/2

Contoh Soal Psikotes Aritmatika (11)
Nilai x memenuhi pertidaksamaan
$$\sqrt[3]{\frac{1}{9^{2}x}}>\frac{(27)^{x})^{2}}{81^{x-2}}=….$$

a. x > -12/5
b. x < -12/5
c. x > 4/5
d. x > -4/5
e. x < -4/5

Jawaban: b
$$\sqrt[3]{\frac{1}{9^{2}x}}>\frac{(27)^{x})^{2}}{81^{x-2}}$$
$$3^{\frac{-4x}{3}}<\frac{3^{6x}}{3^{4x-8}}$$
$$\frac{-4x}{3}>2x+8$$
$$-4x>6x+24$$
$$-10x>24$$
$$x<\frac{24}{-10}$$
$$x<-\frac{12}{5}$$

Contoh Soal Psikotes Aritmatika (12)
Jika P  dan q akar-akar persamaan x2 + px + q = 0 adalah p dan q, maka p2 + q2 = ….
a. 2
b. 3
c. 4
d. 5
e. 6

Jawaban: D
Pembahasan: x2 – px + q = 0 berakar p dan q
x1 . x2= c/a → p.q = p → p = 1
x1 . x2= b/a → p + q = -p → -2p = q→ q =-2
Maka p2 + q2 = 1 + (-2)2 = 5

Contoh Soal Psikotes Aritmatika (13)
Jumlah 5 buah bilangan yang membentuk barisan aritmatika adalah 75. Jika hasil kali bilangan terkecil dan terbesar adalah 161, maka selisih dari bilangan terbesar dan terkecil adalah ….

a. 15
b. 4
c. 8
d. 16
e. 30

Jawaban: d
(a – 2b) + (a – b) + a (a + b) + (a + 2b) = 75
5a = 75 → a = 15
(a – 2b) (a + 2b) = 161
a2 – 4b2 = 161 →(15)a – 4b2 = 161 →225 – 4b2 = 161 →2b2 = 64
b2 = 16 →b = 4
jadi bilangan terbesar 15 – 2.4 = 23
bilangan terkecil 15 – 2.4 = 7
selisih bilangan terbesar dan terkecil 23 – 7 = 16

Contoh Soal Psikotes Aritmatika (14)
P, Q dan R memancing ikan, jika hasil Q lebih sedikit dari R, sedangkan jumlah P dan Q lebih banyak dari pada dua kali R, maka yang terbanyak mendapat iklan adalah ….

a. P dan R
b. P dan Q
c. P
d. Q
e. R

Jawaban: c
Dari soal diketahui
Q < R ………………………………….(1) dan
P + Q > 2R → Q > 2R – P ………….…(2)
Dari (1) dan (2) didapat
R > 2R – P → P > 2R – R → P > R ……(3)
Dari (1) dan (3) didapat
Q < R < P
Jadi yang paling banyak adalah P

Contoh Soal Psikotes Aritmatika (15)
Supaya kedua akar persamaan px2 + qx + 1 – p = 0 real dan yang satu kebalikan dari yang lain, maka haruslah ….
a. q = 0
b. p<0 atau p>1
c. q<1 atau q>1
d. q²-4p²-4p>0
e. p/(p-1) = 1

Jawaban : c
px2 + qx + 1 – p = 0
Akar yang satu kebalikan yang lain
Jika p = 1 –p → 2p = 1 → p = 1/2
q2 – 4. (1/2)[1-(1/2)] > 0
q2 – 2 (1/2) > 0
q2 – 1 > 0
misalkan q2 – 1 = 0
q2 = 1
q = 1 atau q = -1
jadi syarat agar persamaan tersebut, keduanya akarnya real dan yang satu kebalikan dari yang lain q < -1 atau q > 1.

Contoh soal psikotes aritmatika ini sebaiknya Anda lengkapi juga dengan contoh soal dari subtes lainnya. Silahkan Anda berkunjung ke laman Contoh Soal Psikotes Matematika Deret Angka dan Jawabannya,  Tes Deret Angka Psikotes, Contoh Soal Psikotes Sinonim dan Antonim dan Jawabannya, Contoh Soal CPNS Kemampuan Verbal, Tes Matematika Dasar Untuk Melamar Pekerjaan. Akhir kata, kami doakan Anda sukses meraih masa depan. Aamin.

Baca Juga:  Pengertian Berpikir Kreatif Menurut Ahli [Referensi Paper]

Related posts