Manfaat Berpikir Kritis & Pentingnya Diterapkan Dalam Kehidupan

manfaat berpikir kritis

Manfaat & Pentingnya Berpikir Kritis Menurut Ahli – Beberapa manfaat dari berpikir kritis disebutkan oleh Eliana Crespo (2012). Antara lain meningkatkan performa akademis, tempat kerja, dan kehidupan sehari-hari.

Keynes (2008) menyebutkan bahwa, tujuan dari berpikir kritis adalah mencoba mempertahankan posisi ‘objektif ’. Ketika berpikir kritis, maka akan menimbang semua sisi dari sebuah argumen dan mengevaluasi kekuatan dan kelemahan.

Jadi, keterampilan berpikir kritis memerlukan: keaktifan mencari semua sisi dari sebuah argumen, pengujian pernyataan dari klaim yang dibuat dari bukti yang digunakan untuk mendukung klaim.

Yang paling utama dari berpikir kritis ini adalah bagaimana argumen yang kita kemukakan benar-benar objektif.

Manfaat Berpikir Kritis

Berpikir kritis juga memiliki beberapa manfaat, Eliana Crespo (2012) menyebutkan beberapa manfaat dari berpikir kritis untuk berbagai aspek seperti manfaat untuk performa akademis, tempat kerja, dan kehidupan sehari-hari.

1. Performa akademis

  • memahami argumen dan kepercayaan orang lain,
  • mengevaluasi secara kritis argumen dan kepercayaan itu,
  • mengembangkan dan mempertahankan argumen dengan kepercayaan sendiri

2.Tempat kerja

  • membantu kita untuk menggambarkan dan mendapat pemahaman yang lebih dalam dari keputusan orang lain dan kita sendiri,
  • mendorong keterbukaan pikiran untuk berubah,
  • membantu kita menjadi lebih analisis dalam memecahkan masalah.

3. Kehidupan sehari-hari

  • membantu kita terhindar dari membuat keputusan personal yang bodoh,
  • mempromosikan masyarakat yang berpengetahuan dan peduli yang mampu membuat keputusan yang baik di masalah sosial, politis, dan ekonomis yang penting,
  • membantu dalam pengembangan pemikir otonom yang dapat memeriksa asumsi, dogma, dan prasangka mereka sendiri.

Pentingkah?

Pada zaman modern dan teknologi canggih yang memudahkan segala informasi maka berpikir kritis sangatlah penting  bagi setiap orang.

Baca Juga:  60 Soal Analogi Verbal Contoh Tes Padanan Hubungan Kata & Jawaban

Keyness (2008) mengatakan bahwa, berpikir kritis memungkinkan pembaca untuk menilai bukti terhadap apa yang dibaca dan dapat mengidentifikasi penalaran palsu atau tidak logis.

Berpikir kritis juga akan membantu untuk membuat argumen yang kuat (misalnya, dalam penugasan). Ini berarti akan melihat dan membenarkan setiap klaim yang dibuat berdasarkan bukti yang telah di evaluasi.

Pentingnya Berpikir Kritis Menurut H.A.R. Tilaar (2011)

Selain untuk membuat argumen, berpikir kritis merupakan suatu yang penting di dalam pendidikan menurut H.A.R. Tilaar (2011) , karena beberapa pertimbangan antara lain:

  1. Mengembangkan berpikir kritis di dalam pendidikan berarti kita memberikan penghargaan kepada peserta didik sebagai pribadi (respect a person).

Hal ini akan memberikan kesempatan kepada per-kembangan pribadi peserta didik sepenuhnya karena mereka merasa diberikan kesempatan dan dihormati akan hak-haknya dalam perkembangan.

2. Berpikir kritis merupakan tujuan yang ideal di dalam pendidikan karena mempersiapkan peserta didik untuk kehidupan

3. Perkembangan berpikir kritis dalam proses pendidikan merupakan suatu cita-cita tradisional seperti apa yang ingin dicapai melalui pelajaran ilmu-ilmu eksakta dan kealaman serta mata pelajaran lainnya yang secara tradisional dianggap dapat mengembangkan berpikir kritis.

  1. Berpikir kritis merupakan suatu hal yang sangat dibutuhkan di dalam kehidupan demokratis. Demokrasi hanya dapat berkembang apabila warga negaranya dapat berpikir kritis di dalam masalah-masalah politik, sosial.

Pentingnya Berpikir Kritis Menurut Potter (2010)

Pentingnya berpikir kritis juga dikemukakan oleh Potter (2010), yang menguraikan alasan keterampilan berpikir kritis diperlukan yaitu sebagai berikut:

  1. Pertama, adanya ledakan informasi. Saat ini terjadi ledakan informasi yang datangnya dari puluhan ribu web mesin pencari di internet.

Informasi dari berbagai sumber tersebut bisa jadi banyak yang ketinggalan zaman, tidak lengkap, atau tidak terpercaya. Untuk dapat menggunakan informasi ini dengan baik, perlu dilakukan evaluasi terhadap data dan sumber informasi tersebut.

Baca Juga:  Tes Bakat Skolastik untuk Guru PPPK 2021 (Penalaran) & Jawabannya

Kemampuan untuk mengevaluasi dan kemudian memutuskan untuk menggunakan informasi yang benar memerlukan keterampilan berpikir kritis. Oleh karena itu, maka keterampilan berpikir kritis sangat perlu dikembangkan pada siswa.

2. Kedua, adanya tantangan global. Saat ini terjadi krisis global yang serius, terjadi kemiskinan dan kelaparan di mana-mana.

Untuk mengatasi kondisi yang krisis ini diperlukan penelitian dan pengembangan keterampilan-keterampilan berpikir kritis.

3. Ketiga, adanya perbedaan pengetahuan warga negara. Sejauh ini mayoritas orang di bawah 25 tahun sudah bisa meng-online-kan berita mereka.

Beberapa informasi yang tidak dapat diandalkan dan bahkan mungkin sengaja menyesatkan, termuat di internet. Supaya siswa tidak tersesat dalam mengambil informasi yang tersedia begitu banyak, maka perlu dilakukan antisipasi.

Siswa perlu dilatih untuk mengevaluasi keandalan sumber website sehingga tidak akan menjadi korban informasi yang salah atau bias.

Pentingnya Berpikir Kritis Menurut Johnson E (2006)

Pentingnya berpikir kritis juga dikemukakan  oleh  Johnson E, yang merupakan pelopor pembelajaran Contextual Teaching Learning.

Johnson E (2006) berpendapat bahwa siswa yang memiliki kemampuan berpikir kritis yang memadai memiliki kemungkinan besar untuk dapat mempelajari masalah secara sistematis, menghadapi berjuta tantangan dengan cara terorganisir, merumuskan pertanyaan inovatif, dan merancang penyelesaian yang dipandang relatif baru.

Seseorang perlu memiliki kemampuan berpikir kritis dan perlu mempelajari, karena keterampilan tersebut sangat berguna dan sebagai bekal dalam menghadapi kehidupan sekarang dan dimasa yang akan datang.

Dengan kemampuan berpikir kritis, seseorang mampu berpikir secara rasional dan logis dalam menerima informasi dan sistematis dalam memecahkan permasalahan.

Sumber rujukan: Zakiah & Lestari. 2019. Berpikir Kritis dalam Konteks Pembelajaran. Bogor: Erzatama Karya Abadi

You May Also Like

About the Author: Ageng Triyono

Curriculum Researcher & Developer | Guru Kampung | Penulis Lepas

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *