30 Contoh Soal SKB Guru PAI PPPK (P3K) 2021 dan Jawabannya

Contoh soal SKB guru PAI PPPK 2021

Contoh Soal SKB Guru PAI PPPK (P3K) 2021 dan Jawabannya – Contoh soal SKB guru PAI (Pendidikan Agama Islam) ini kami tujukan bagi para guru honorer sebagai persiapan menghadapi  seleksi tes PPPK (P3K) di Kementrian Agama.

Contoh soal SKB guru PAI pada halaman ini telah dilengkapi dengan pembahasan, sehingga memudahkan siapapun yang hendak dalam mempelajarinya.

Contoh soal SKB guru PAI yang kami sajikan ini pastinya akan lebih lengkap jika juga mempelajari contoh soal PPPK guru yang kami sampaikan pada halaman sebelumnya.

Formasi PPPK Guru Agama 2021

Formasi PPPK guru agama tahun 2021 telah direlease. Bagi Anda yang telah mengabdi sebagai guru honorer di lingkungan sekolah Kementrian Agama, tentunya hal ini adalah kabar yang baik.

Formasi PPPK guru agama tahun 2021 telah disepakati kuotanya sebanyak 27.303.  Semoga Anda adalah salah satu dai 27.303 pegawai honorer Kemenag tersebut.

Dijelaskan oleh Direktur Pendidikan Agama Islam (PAI), Rohmat Mulyana di Jakarta, Jumat (19/3/2021), bahwa sejumlah 27.303 guru agama yang akan ikut seleksi tes PPPK tersebut sudah terdata dalam sistem Dapodik Kemendikbud.

Dan tugas Kemenag selanjutnya adalah mempersiapkan soal ujian untuk seleksi calon PPPK Guru agama, lanjut Rohmat.

Maka kami berharap contoh soal SKB Guru PAI yang kami bawakan bisa menjadi sarana Anda berlatih dan mempersiapkan diri menghadapi seleksi tes PPPK guru PAI.

Contoh Soal SKB Guru PAI PPPK (P3K) 2021

Contoh soal SKB guru PAI kami susun berdasarkan kisi-kisi materi yang keluar dalam soal tes CPNS tahun-tahun sebelumnya.

Beberapa materi yang bisa dijadikan acuan atau prediksi dalam soal SKB guru PAI diantaranya;

(1) Sejarah dan Keorganisasian Kementrian Agama

(2) Materi bahasa Arab dasar

(3) Pemahaman Al-Quran

(4) Pemahaman hadits

(5) Fiqih Ibadah dan fiqih muamalah

(6) Kemampuan baca dan tulis Al-Quran (BTQ)

(7) Pengetahuan mengenai kitab klasik

(8) Sejarah dan Kebudayaan Islam

Berikut kami sajikan contoh-contoh soal SKB guru PAI berdasarkan materi-materi di atas.

Soal SKB Materi Sejarah dan Keorganisasian Kemenag

Soal SKB guru PAI pada bagian ini ditujukan untuk mengukur sejauh mana para calon peserta tes seleksi PPPK guru PAI mengenali induk lembaga dari unit kerjanya.

PETUNJUK:

Soal SKB guru PAI materi  dan keorganisasian Kemenag terdiri dari soal nomor 1-5. Tugas Anda adalah memilih jawaban yang paling tepat sebelum melihat kunci jawaban!

1. Pada masa awal kemerdekaan pastinya pengelolaan pendidikan keagamaan belum seperti dewasa ini.

Lembaga yang bertugas untuk mengatur secara operasional, serta berwenang menentukan materi pengajaran agama Islam di sekolah umum pada waktu itu adalah ….

A. Departemen Agama
B. Departemen P dan K
C. Majelis Pertimbangan Pengajaran Agama Islam
D. Unit masing-masing lembaga pendidikan
E. Badan Pekerja Komite Nasional Pusat (BPKNP)

Jawaban: C

Pembahasan:

Pemerintahan Presiden Soekarno pada waktu itu membentuk Majelis Pertimbangan Pengajaran Agama Islam pada tahun 1947, yang dipimpin oleh Ki Hajar Dewantara dari Departemen P & K dan Prof. Drs. Abdullah Sigit dari Departemen Agama.

Tugasnya ikut mengatur pelaksanaan dan materi pengajaran agama yang diberikan di sekolah umum.

2. Surat Keputusan Bersama (SKB) mengenai libur nasional dan cuti bersama tahun 2021 ditandatangani oleh 3 menteri.

Selain ditandatangani oleh menteri agama SKB tersebut ditandatangani oleh ….

A. Menteri Tenaga Kerja dan Menteri PAN-RB

B. Menteri Pendidikan & Kebudayaan dan Menteri PAN-RB

C. Menteri Tenaga Kerja dan Menteri Pendidikan & Kebudayaan

D. Menteri Dalam Negeri dan Menteri Pendidikan & Kebudayaan

E. Menteri Dalam Negeri dan Menteri PAN-RB

Jawaban: A

Pembahasan:

SKB tersebut ditandatangani oleh 3 menteri yaitu; Menteri Agama, Menteri Tenaga Kerja dan Menteri PAN-RB.

Diantara isi SKB tersebut adalah menghapus cuti bersama hari Isra’ Mikraj tanggal 12 Maret 2021, dan cuti hari raya Idul Fitri tanggal 17, 18 & 19 Mei 2021.

3. Secara konstitusional kehidupan beragama di Indonesia dijamin dan dicantumkan dalam UUD 45 pasal ….

A. Pasal 28
B. Pasal 27 ayat 1
C. Pasal 27 ayat 2
D. Pasal 29
E. Pasal 30

Jawaban: D.

Pembahasan:

Pasal 29 UUD 1945 yang menyatakan bahwa negara berdasar atas Ketuhanan Yang Maha Esa dan Negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya masing-masing dan untuk beribadat menurut agamanya dan kepercayaannya itu.

4. Menteri Agama Republik Indonesia yang pertama adalah ….

A. H M Rasjidi
B. KHA. Wachid Hasjim
C. Harun Nasution
D. Saefuddin Zuhri
E. M. Natsir

Jawaban: A

Pembahasan:

Awal pendirian Kementrian Agama dipublikasikan melalui RRI. Dalam kesempatan itu Presiden Soekarno mengangkat Haji Mohammad Rasjidi sebagai Menteri Agama RI.

Baca Juga:  Materi Pedagogik Guru PPPK (P3K) 2021 Tes Kompetensi Teknis

Beliau adalah tokoh Muhammadiyah yang berlatar pendidikan modern.

5. Dalam rangka mempercepat pelaksanaan serta monitoring proses reformasi birokrasi,  Kementrian Agama membentuk 8 (delapan) kelompok kerja atau Pokja.

Pokja yang bertugas melaksanakan evaluasi pengukuran jenjang organisasi dan kemungkinan duplikasi fungsi adalah ….

A. Pokja Manajemen Perubahan

B. Pokja Penguatan Peraturan Perundang-undangan

C. Pokja Penguatan Kelembagaan

D. Pokja Penguatan Tata Laksana

E. Pokja Penguatan Sistem Pengawasan

Jawaban: C

Pembahasan:

Untuk mempercepat proses reformasi birokrasi dibentuk 8 kelompok kerja (Pokja) di lingkungan Kementrian Agama. Pokja yang bertugas mengevaluasi pengukuran jenjang organisasi dan kemungkinan duplikasi fungsi adalah Pokja Penguatan Kelembagaan.

Soal SKB Guru PAI Materi Bahasa Arab Dasar

Soal SKB Guru PAI ini bertujuan untuk mengukur kemampuan bahasa Arab calon guru PPPK, utamanya dalam perbendaharaan kosakata populer yang sering dibawakan di dalam pembelajaran sehari-hari pada jenjang SD/MI sampai SMA/MAN.

PETUNJUK:

Soal SKB Guru PAI materi Bahasa Arab dasar ini terdiri dari soal nomor 6 -10. Tugas Anda adalah memilih salah satu jawaban yang paling tepat sebelum melihat kunci jawaban.

6. Secara etimologis, hukum dikatakan sebagai itsbatu syai’in ‘ala syai’in. Hal tersebut mengandung pengertian ….

A. memutuskan suatu perkara berdasarkan suatu aturan.
B. memutuskan suatu perkara berdasarkan suatu kesepakatan
C. memutuskan suatu perkara berdasarkan suatu kasus
D. memutuskan suatu perkara berdasarkan suatu keinginan

Jawaban: A

Penjelasan:

Cukup jelas, arti dari itsbatu syai’in ‘ala syai’in adalah memutuskan suatu perkara berdasarkan suatu aturan.

7. Salah satu fungsi hadits terhadap Al-Qur’an ialah “bayan taudhih”. Bayan taudhih artinya …

A. Melengkapi keterangan Al-Qur’an
B. Merinci ayat-ayat Al-Qur’an
C. Menerangkan maksud dan tujuan Al-Qur’an
D. Memperkuat pernyataan Al-Qur’an
E. Menerangkan ayat-ayat yang umum

Jawaban: C.

Pembahasan:

Cukup jelas. Arti dari bayan taudhih adalah menerangkan maksud dan tujuan Al-Qur’an

8. Salah satu sifat Alloh adalah Al Matin. Artinya adalah ….

A. Pemberi Keamanan
B. Mulia
C. Adil
D. Akhir
E. Kokoh

Jawaban: E

Pembahasan:

Cukup jelas, Al Matin berarti kokoh.

9. Allah Maha Mengumpulkan merupakan arti dari….

A. Al Jami’
B. Al ‘Adl
C. Al Akhir
D. Al ‘Azim
E. Al ‘Aziz

Jawaban: A

Pembahasan:

Al Jami’ artinya Allah Maha Mengumpulkan.

10. Al-Qur’an sering disebut berfungsi sebagai hudan. Kata hudan yang dimaksud berarti ….

A. hiasan
B. petunjuk
C. penerang
D. penyempurna
E. ketetapan

Jawaban: B

Pembahasan:

Cukup jelas, hudan artinya petunjuk.

Soal SKB Guru PAI Materi Pemahaman Alquran

Soal SKB guru PAI pada bagian ini bertujuan untuk mengukur pengetahuan calon peserta tes seleksi guru PPPK dalam memahami Alquran dari hal yang paling mendasar.

PETUNJUK:

Contoh soal SKB guru PAI materi pemahaman Alquran pada bagian ini terdiri dari soal nomor 11-20. Tugas Anda adalah memilih satu jawaban yang tepat sebelum melihat pembahasan!

11. Metode penafsiran dengan membatasi pemahaman ayat disebut dengan istilah ….

A. Tafsili
B. Tahlili
C. Maudhu’i
D. Takriri
E. Ta’wili

Jawaban: C. Maudhu’i

Pembahasan:

Metode tafsir maudhu’i merupakan metode tafsir yang berusaha mencari jawaban al-Qur’an dengan cara mengumpulkan ayat-ayat al-Qur’an yang mempunyai kesamaan tujuan,

bersama-sama membahas topik/judul tertentu dan menertibkannya sesuai dengan masa turunnya, serta selaras dengan sebab-sebab turunnya.

12. Anda akan mengajar materi puasa ramadhan. Maka ayat yang akan Anda bawakan adalah ….

A. Surat Maryam ayat 26
B. Surat Ali Imran ayat 97
C. Surat At-Taubah ayat 60
D. Surat Al-Baqarah ayat 183
E. Surat Al-Baqarah ayat 177

Jawaban : D. Surat Al-Baqarah ayat 183

Pembahasan:

Cukup jelas, QS Al-Baqarah ayat 183;

“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa,…”

13. Anda akan mengajarkan materi proses penciptaan alam semesta, maka ayat yang akan Anda bawakan adalah ….

A. QS. Al-Mu’minun: 12:16
B. QS. Al-Mu’minin: 2-5
C. QS. Yunus: 24
D. QS. Yunus: 3
E. QS. Al-Nahl: 12

Jawaban: D. QS. Yunus: 24

Pembahasan:

Cukup jelas, QS. Yunus: 24;

“Sesungguhnya Tuhan kamu ialah Allah Yang menciptakan langit dan bumi dalam enam masa, kemudian Dia bersemayam di atas “Arsy untuk mengatur segala urusan…” (QS. Yunus: 24)

14. Menurut Anda, makna makkiyyah dalam ulmumul qur’an adalah….

A. Ayat yang turun di Makkah
B. Surat yang turun di Makkah
C. Ayat atau surat yang turun sebelum hijrah Nabi SAW
D. Ayat atau surat yang turun di Makkah selama perjalanan hijrah
E. Ayat atau surat yang turun setelah hijrah ke Madinah

Jawaban: C. Ayat atau surat yang turun sebelum hijrah Nabi SAW

Pembahasan:

Terdapat tiga perbedaan ulama dalam memaknai pengertian kata makkiyah dan madaniyah, namun yang terkuat adalah pendapat yang memberikan pengertian bahwa Makkiyah adalah ayat yang diturunkan sebelum hijrah meskipun bukan di mekkah.

Sedangkan madaniah adalah yang turun setelah hijrah meskipun bukan di madinah ayat tersebut diturunkan.

Baca Juga:  40 Contoh Soal P3K Honorer dan Jawabannya 2021 Tes Kompetensi Manajerial

15. Istilah untuk ayat-ayat pembuka pada Al-Qur’an disebut…

A. Awwalus-Suwar
B. Fawatihus-Suwar
C. Amamus-Suwar
D. Jami’us-Suwar
E. Kalimatus-Suwar

Jawaban : B. Fawatihus-Suwar

Pembahasan:

Cukup jelas, disebut asraaru fawatih as-suwar atau rahasia ayat pembuka surat.

16. Urutan surat dan ayat Al-qur’an dijelaskan oleh Nabi Muhammad SAW berdasarkan perintah Allah SWT. Hal ini dikenal dengan istilah ….

A. Itsbaty
B. Taugify
C. Asbabun Nuzul
D. Isyraqi
E. Pjazy

Jawaban: B.Tauqify

Pembahasan:

Ayat yang diterima oleh Rasulullah tidak seperti susunan mushaf yang dijumpai sekarang. Mengenai urutan ayatnya, para ulama bersepakat bahwa urutan tersebut bersifat tauqify.

Bersifat tauqify maksudnya bersumber dari keterangan Rasulullah. Namun berkaitan dengan urutan surah, para ulama tidak satu pendapat.

17. Nabi Muhammad SAW menerima wahyu dalam beberapa ragam. Beliau menjelaskan bahwasanya wahyu yang sangat berat diterimanya adalah dalam bentuk ….

A. Suara di balik tabir
B. Suara seperti gemerincing lonceng
C. Suara langsung dari Malaikat Jibril
D. Suara dalam mimpi
E. Suara yang menggema

Jawaban : B. Suara seperti gemerincing lonceng

Pembahasan:

Ada beberapa ragam bentuk saat Nabi Muhammad menerima wahyu. Bentuk yang pertama adalah beliau seperti mendengar suara gemerincing lonceng.

Beliau menjelaskan, bahwa cara ini lah yang paling berat beliau rasakan.

18. Hikmah diturunkannya Al-qur’an secara berangsur-angsur adalah sebagai berikut, kecuali ….

A. Di antara ayat-ayat itu ada yang nasikh dan mansukh

B. Untuk memudahkan menghafal ayat-ayat

C. Untuk meringankan beban Nabi Muhammad dalam menghafal ayat

D. Turunnya ayat sesuai dengan peristiwa yang terjadi

E. Agar lebih mudah dimengerti dan dilaksanakan

Jawaban: A

A. Di antara ayat-ayat itu ada yang nasikh dan mansukh

Allah Swt menurunkan Al-Qur’an kepada Nabi Muhammad secara bertahap atau berangsur-angsur. Keterangan mengenai ini bisa dibaca pada Surah al-Isra (17): 106 dan Surah al-Furqon (25): 32.

Hikmahnya adalah sebagaimana dijelaskan dalam option di atas kecuali A.

19. Sampai saat ini kita masih mengenal istilah “Al-Quran Gundul”, yaitu yang ditulis atau dicetak tanpa menyertakan tanda baca.

Orang yang pertama berinisiatif memberi tanda baca dalam Al-Qur’an adalah ….

A. Al-Khalil
B. Muawiyah
C. Abui Aswad Ad-Duali
D. Abu Hasan Al-Asy’ari
E. Abui Mansyur Al-Maturidi

Jawaban: C. Abui Aswad Ad-Duali

Pembahasan:

Abu al-Aswad-ad-Duali adalah orang yang pertama kali merumuskan tanda baca pada al-Quran atas perintah Ziyad ibn Abihi (Gubernur Basrah).

Hal itu terlaksana di bawah kepemimpinan Muawiyah ibn Abi Sufyan.

20. Al-Qur’an berfungsi sebagai mauizah. Hal ini terdapat dalam surah ….

A. QS. Al Jasiyah: 20
B. QS Yunus: 57
C. QS. Al Jasiyah: 45
D. QS. Ali Imran: 13
E.  QS. Al Baqarah: 2

Jawaban: B.

Pembahasan:

Dalam QS Yunus: 57 Alloh berfirman; “Wahai manusia! Sungguh telah datang kepada kamu mau‘izhah (pengajaran dan peringatan) dari Tuhan kamu, syifa’ (obat) bagi apa-apa yang ada dalam hati, huda (petunjuk) dan rahmah (kasih sayang) bagi orang-orang yang beriman.”

Maka dari ayat di atas, kita bisa ketahui empat fungsi Alquran, yakni mau‘izhah (nasehat), syifa’ (obat), huda (petunjuk) dan rahmah (kasih sayang).

Soal SKB Materi Pemahaman Hadits

Contoh soal SKB guru PAI pada bagian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan calon guru PPPK dalam memahami ilmu hadits dari yang paling mendasar.

PETUNJUK:

Contoh soal SKB guru PAI materi pemahaman hadits ini terdiri dari soal nomor 21-25. Tugas Anda adalah memilih salah satu jawaban yang paling tepat sebelum melihat kunci jawaban!

21. Al-Hadits yang tidak terdapat kecacatan dalam sanad dan matannya disebut dengan hadits ….

A. Marfu’
B. Shahih
C. Mutawatir
D. Ahad
E. Maudlu

Jawaban: B. Shahih

Pembahasan:

Shahih bisa diartikan sehat, atau lawan dari kata as-saqim, artinya orang yang sakit.
Jadi yang dimaksud hadits shahih adalah hadits yang sehat dan benar tidak terdapat penyakit dan cacat.
Kemudian didefinisikan oleh Imam Al-Suyuti, bahwa yang dimaksud dengan hadits shahih adalah;
“Hadits yang bersambung sanadnya, diriwayatkan oleh perowi yang adil dan dhobit (kuat hafalan), tidak syadz (asing) dan tidak ber’ilat (cacat)”.

22. Cabang ilmu hadits yang mendalami seluk beluk perawi hadits disebut ….

A. Hadits Dirayah
B. Hadits Riwayah
C. Hadits Hammiyah
D. Sunnah Hammiyyah
E. Sunnah Aqliyyah

Jawaban : A. Hadits Dirayah

Pembahasan:

Ilmu hadis dirayah disebut dengan ilmu Musthalahul Hadits, atau undang-undang (kaidah-kaidah) untuk mengetahui hal ihwal sanad, matan, cara-cara menerima dan menyampaikan al-Hadits, sifat-sifat rawi dan lain sebagainya.

Adapun obyek atau sasaran Ilmu Hadits Dirayah adalah sanad dan matan hadits, sehubungan dengan keshahihan, hasan, dan dha’ifnya.

Berbeda halnya dengan ilmu hadits riwayah yang lebih fokus untuk mengetahui cara-cara penukilan, pemeliharaan dan pembukuan apa-apa yang disandarkan kepada Nabi Muhammad SAW, baik berupa perkataan, perbuatan, taqrir maupun lain sebagainya.

23. Hadits yang disepakati kebenarannya oleh Imam Bukhari dan Muslim disebut dengan ….

A. Shahih
B. Mutafaq alaih
C. Mutawatir
D. Bukhari Muslim
E. Hadits Marfu

Baca Juga:  25 Contoh Soal TKP CPNS 2021 Tes karakteristik Pribadi dan Jawabannya

Jawaban: B. Mutafaq alaih

Pembahasan:

Muttafaq  alaih artinya adalah hadits yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Imam Muslim dari shahabat yang sama.

24. Rangkaian hubungan orang-orang yang meriwayatkan atau menjadi sandaran suatu hadits atau sunah disebut dengan istilah ….

A. Rawi
B. Sanad
C. Matan
D. Rijalul Hadits wa Sunnah
E. Wurudul Hadits wa Sunnah

Jawaban: A. Rawi

Pembahasan:

Rawi berarti orang yang meriwayatkan hadis. Ada pula yang mengartikan bahwa rawi adalah orang yang memindahkan hadis dari seorang guru kepada orang lain, atau membukukannya ke dalam suatu kitab hadis.

25. Di dalam Al-Qur’an terdapat ayat hukum. Kemudian ayat tersebut diperkuat kembali oleh Al-Hadits. Kedudukan Al-Hadits sebagai ….

A. Bayan Tafsir
B. Bayan Mujmal
C. Bayan Taqrir
D. Bayan Tafsir
E. Bayan Taudlih

Jawaban : C. Bayan Taqrir

Pembahasan:

Bayan al-taqrir disebut juga bayan al-ta’qid atau bayan al-isbat. Al-hadits berperan sebagai bayan taqrir adalah apabila sunnah/hadis sesuaisesuai dengan dan atau menetapkan, serta memperkuat apa yang telah diterangkan dalam Al-Qur’an.

Soal SKB Guru PAI Materi Fiqih Ibadah & Muamalah

Soal SKB guru PAI pada bagian ini adalah untuk mengukur kemampuan calon guru PPPK dalam memahami bidang fiqih sehari-hari.

PETUNJUK:
Contoh soal SKB guru PAI materi fiqih ibadah dan muamalah terdiri dari soal nomor 26-30. Tugas Anda adalah memilih satu jawaban yang paling benar tanpa melihat pembahasan yang kami sajikan!

26. Salah satu rukun Islam adalah berzakat. Kewajiban menunaikan zakat terdapat dalam Al-Qur’an surat ….

A. Al-Maidah: 183
B. Al-Baqarah: 193
C. Ali Imran: 73
D. At-Taubah: 103
E. An-Nisa:15

Jawaban: D. At-Taubah: 103

Pembahasan:

Cukup jelas. At-Taubah: 103;

“Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka dan mendoalah untuk mereka…”

27. Ada beberapa hukum mengenai barang temuan. Hukum mengambil barang temuan menjadi sunnah apabila ….

A. Diperkirakan akan mubadzir jika dibiarkan
B. Diperkirakan akan baik jika dimanfaatkan
C. Khawatir akan diambil dan dimiliki orang lain
D. Bermaksud menyelamatkan karena berada di tempat yang berbahaya
E. Ragu akan kemampuan untuk bisa merawatnya

Jawaban: D. Bermaksud menyelamatkan karena berada di tempat yang berbahaya

Pembahasan:

Hukum terhadap barang temuan:

(1) Wajib diambil jika dibiarkan akan sia-sia

(2) Sunnah apabila Sang Penemu sanggup merawat dan sanggup mengumumkan kepada masyarakat selama satu tahun.

3) Makruh jika Sang Penemu tidak yakin dapat merawatnya dan tidak yakin dapat mengumumkannya.

Jawaban yang paling sesuai adalah D.

28. Dunia revolusi industri 4.0 telah membawa kita pada digitalisasi kehidupan. Salah satu dampak positifnya adalah meningkatkan jual-beli secara online.

Jika seseorang membeli barang secara online dengan jalan melakukan pembayaran terlebih dahulu, dan barang dikirim kemudian menggunakan jasa ekspedisi,

maka transaksi tersebut menggunakan akad ….

A. Salam
B. Murabahah
C. Ju’alah
D. Muzara’ah
E. Mukhabarah

Jawaban: A. Salam

Pembahasan:

Jual beli dengan cara pemesanan, di mana pembeli memberikan uang terlebih dahulu terhadap barang yang telah disebutkan spesifikasinya, dan barang dikirim kemudian dikenal dengan istilah salam.

Salam umumnya dipergunakan untuk produk-produk pertanian jangka pendek. Namun saat ini telah berkembang mengikuti perkembangan revolusi digital.

29. Ada beberapa keringanan atau rukshah dalam kehidupan sehari-hari kaum muslimin. Berikut merupakan contoh dari rukhsah khilaf al-aulā yang tepat adalah ….

A. boleh melakukan qoshor shalat
B. boleh melakukan jama’ shalat
C. boleh bertayamum apabila tidak ada air
D. membatalkan puasa bagi musafir
E. memberi nafkah sesuai dengan kemampuan

Jawaban: D. Membatalkan puasa bagi musafir

Pembahasan:

Rukhsah khilaf al-aulā adalah rukhsah yang lebih utama ditinggalkan. Salah satu contohnya adalah kebolehan membatalkan puasa bagi musafir, meskipun dirinya merasa mampu untuk berpuasa (tidak berbahaya bagi dirinya).

30. Dalam pelaksanaan ibadah haji, yang dimaksud dengan miqot zamani adalah ….

A. Batas tempat
B. Batas ruang
C. Batas waktu
D. Batas suci kota Mekah
E. Batas suci kota Madinah

Jawaban: C. Batas waktu

Pembahasan:

Miqat zamani adalah batas yang ditentukan berdasarkan waktu. Bagi yang berhaji miqat bermula pada bulan Syawal sampai terbit fajar tanggal 10 Zulhijah yaitu ketika ibadah haji dilaksanakan.

Demikian pembahasan kita mengenai contoh soal SKB guru PAI untuk seleksi guru PPPK 2021. Khusus sub materi kemampuan baca & tulis Al-quran, pengetahuan kitab klasik dan sejarah kebudayaan Islam akan kami sajikan dalam bagian terpisah.

Semoga 30 contoh soal SKB guru PAI yang sudah kami sajikan berdampak positif pada keberhasilan Anda menjadi seorang aparatur sipil negara (ASN).

You May Also Like

About the Author: Ageng Triyono

Curriculum Researcher & Developer | Guru Kampung | Penulis Lepas

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *